<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878</id><updated>2012-02-16T18:42:22.808-08:00</updated><category term='Akuntansi'/><category term='Buku besar'/><category term='Prinsip akuntansi'/><category term='Myob'/><category term='Dasar-Dasar Akuntansi'/><category term='Akuntansi Komputer'/><category term='Sistim Akuntansi'/><category term='Standard Auditing'/><category term='Myob Accounting'/><category term='Pengolahan Data'/><category term='Akuntansi Perusahaan Dagang'/><category term='Silabus'/><category term='Akuntasni'/><title type='text'>Akuntansi Komputer</title><subtitle type='html'>Kumpulan Link Materi Kuliah Akuntansi Komputer dan Myob Accounting</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2153423105886766556</id><published>2012-01-01T11:33:00.001-08:00</published><updated>2012-01-01T11:33:58.230-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><title type='text'>myob accounting versi 17</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sekilas Tentang MYOB Accounting Versi 17   &lt;br /&gt;MYOB (Mine Your Own Businesses) Accounting merupakan Versi MYOB Accounting terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan MYOB Accounting Tecnology Pty Ltd. Didalam MYOB Accounting Plus 17 ini,terdapat beberapa penambahan fitur,salah satunya dalah fasilitas Undo Rekonciliation yang dapat digunakan untuk membatalkan rekonsiliasi bank. MYOB menyediakan berbagai macam Versi yang dapat dipilih sasuai dengan kebutuhan perusahaan. Berikut ini penjelasan singkat tentang Versi MYOB :    &lt;br /&gt;MYOB Accounting    &lt;br /&gt;Dapat digunakan oleh perusahaan yang administrasi pembukuannya hanya dilakukan oleh satu orang dan transaksi keuangan perusahaan hanya menggunakan satu jenis mata uang.    &lt;br /&gt;MYOB Accounting Plus    &lt;br /&gt;Pada dasarnya sama dengan MYOB Accounting,hanya terdapat penambahan modul Peyroll dan Time Billing.    &lt;br /&gt;MYOB Premiere Accounting    &lt;br /&gt;Dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan lebih dari satu mata uang (Multy Currency) untuk transaksinya,dapat juga digunakan secara Multy User.    &lt;br /&gt;MYOB Premiere Accounting Enterprise    &lt;br /&gt;Pada prinsipnya sama dengan MYOB Premiere. Pada Versi ini menggunakan terminal service,sehingga sangat mendukung kecepatan proses jaringan. Dapat digunakan untuk perusahaan yang menggunakan Workstation cukup banyak.    &lt;br /&gt;B. Membuat Data Perusahan    &lt;br /&gt;Sebelum anda memulai menggunakan MYOB,terlebih dahulu anda akan memasukkan data perushaan ke dalam MYOB. Langkah – langkahnya:    &lt;br /&gt;1. Klik tombol Start pada Taskbard    &lt;br /&gt;2. Klik All Program,pilih MYOB Accounting v17 ( + MYOB Accounting v17 + ). Selanjutnya akan tampil jendela “Welcome To MYOB Accounting” yang berisikan:    &lt;br /&gt;open your company file,digunakan untuk membuka file yang pernah disimpan. create a new company file,digunakan untuk membuat data perusahaan baru. explore the sample company,digunakan untuk membuka file contoh yang telah disediakan oleh MYOB.    &lt;br /&gt;What’s new in this version,digunakan untuk melihat fitur – fitur baru yang terdapat pada MYOB Versi ini.    &lt;br /&gt;exit MYOB Accounting,digunakan untuk mengakhiri program MYOB.    &lt;br /&gt;3. Klik create a new company file,maka akan tampil jendela informasi a new company file Assistant    &lt;br /&gt;4. Klik next,untuk lanjut ke tahap pengisian data perusahaan    &lt;br /&gt;5. Setelah selesai diklik next,anda akan mengisi periode akuntansi yang akan digunakan oleh perusahaan. Coba anda ikuti petunjuk berikut ini: Current financial year ((2008)) : isi tahun pembukuan.    &lt;br /&gt;Last mount of financiak year ((Desember)): isi akhir periode pembukuan. Conversion mount((Januari)) : isi awal periode pembukuan. Number of accounting periode ((Twelve)) : isi jumlah periode.Klik next.    &lt;br /&gt;6. Klik next,untuk menampilkan informasi periode akuntansi sesuai dengan peraturan yang telah dilakukan    &lt;br /&gt;7. pada kotakpilihan Build Your Account List,maka tentukan cara pembuatan daftar akun yang akan digunakan,yaitunya ada tiga pilihan:    &lt;br /&gt;I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting,Artinya anda akan menggunakan daftar akun yang telah disediakan oleh MYOB.    &lt;br /&gt;I would like to import to list of account provided by my accountant ofter I’m done creating my company file,Artinya anda akanmengimpor daftar akun dari file lain.    &lt;br /&gt;I would like to buil my accounts list one I begin using MYOB,Artinya anda akan membuat sendiri daftar akun secara langsung.    &lt;br /&gt;8. berikutnya akan tampil jendela informasi lokasi penyimpana file. Jika andaingin merubah lokasi penyimpanan file,maka Klik tombol “Change”,jika tidak langsung Klik next    &lt;br /&gt;9. selanjutnya MYOB akan memproses data perusahaan yang telah anda masukkan    &lt;br /&gt;10. setelah proses selesai akan tampil informasi “Congratulation !” artinya bahwa pembuatan file perusahaan sukses    &lt;br /&gt;11. untuk masuk ke menu utama MYOB,Klik Command Center    &lt;br /&gt;12. menu utama MYOB Accounting Plus17 ditampilkan.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2153423105886766556?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2153423105886766556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/myob-accounting-versi-17_01.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2153423105886766556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2153423105886766556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/myob-accounting-versi-17_01.html' title='myob accounting versi 17'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2012684731997573244</id><published>2012-01-01T11:25:00.001-08:00</published><updated>2012-01-01T11:25:55.579-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob'/><title type='text'>MYOB Accounting Versi 17</title><content type='html'>&lt;p&gt;A. Sekilas Tentang MYOB Accounting Versi 17   &lt;br /&gt;MYOB (Mine Your Own Businesses) Accounting merupakan Versi MYOB Accounting terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan MYOB Accounting Tecnology Pty Ltd. Didalam MYOB Accounting Plus 17 ini,terdapat beberapa penambahan fitur,salah satunya dalah fasilitas Undo Rekonciliation yang dapat digunakan untuk membatalkan rekonsiliasi bank. MYOB menyediakan berbagai macam Versi yang dapat dipilih sasuai dengan kebutuhan perusahaan. Berikut ini penjelasan singkat tentang Versi MYOB :    &lt;br /&gt; MYOB Accounting    &lt;br /&gt;Dapat digunakan oleh perusahaan yang administrasi pembukuannya hanya dilakukan oleh satu orang dan transaksi keuangan perusahaan hanya menggunakan satu jenis mata uang.    &lt;br /&gt; MYOB Accounting Plus    &lt;br /&gt;Pada dasarnya sama dengan MYOB Accounting,hanya terdapat penambahan modul Peyroll dan Time Billing.    &lt;br /&gt; MYOB Premiere Accounting    &lt;br /&gt;Dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan lebih dari satu mata uang (Multy Currency) untuk transaksinya,dapat juga digunakan secara Multy User.    &lt;br /&gt; MYOB Premiere Accounting Enterprise    &lt;br /&gt;Pada prinsipnya sama dengan MYOB Premiere. Pada Versi ini menggunakan terminal service,sehingga sangat mendukung kecepatan proses jaringan. Dapat digunakan untuk perusahaan yang menggunakan Workstation cukup banyak.    &lt;br /&gt;&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;    &lt;br /&gt;B. Membuat Data Perusahan    &lt;br /&gt;Sebelum anda memulai menggunakan MYOB,terlebih dahulu anda akan memasukkan data perushaan ke dalam MYOB. Langkah – langkahnya:    &lt;br /&gt;1. Klik tombol Start pada Taskbard    &lt;br /&gt;2. Klik All Program,pilih MYOB Accounting v17 ( + MYOB Accounting v17 + ). Selanjutnya akan tampil jendela “Welcome To MYOB Accounting” yang berisikan:    &lt;br /&gt; open your company file,digunakan untuk membuka file yang pernah disimpan.    &lt;br /&gt; create a new company file,digunakan untuk membuat data perusahaan baru.    &lt;br /&gt; explore the sample company,digunakan untuk membuka file contoh yang telah disediakan oleh MYOB.    &lt;br /&gt; What’s new in this version,digunakan untuk melihat fitur – fitur baru yang terdapat pada MYOB Versi ini.    &lt;br /&gt; exit MYOB Accounting,digunakan untuk mengakhiri program MYOB.    &lt;br /&gt;3. Klik create a new company file,maka akan tampil jendela informasi a new company file Assistant    &lt;br /&gt;4. Klik next,untuk lanjut ke tahap pengisian data perusahaan    &lt;br /&gt;5. Setelah selesai diklik next,anda akan mengisi periode akuntansi yang akan digunakan oleh perusahaan. Coba anda ikuti petunjuk berikut ini:    &lt;br /&gt; Current financial year ((2008)) : isi tahun pembukuan.    &lt;br /&gt; Last mount of financiak year ((Desember)): isi akhir periode pembukuan.    &lt;br /&gt; Conversion mount((Januari)) : isi awal periode pembukuan.    &lt;br /&gt; Number of accounting periode ((Twelve)) : isi jumlah periode.    &lt;br /&gt; Klik next.    &lt;br /&gt;6. Klik next,untuk menampilkan informasi periode akuntansi sesuai dengan peraturan yang telah dilakukan    &lt;br /&gt;7. pada kotakpilihan Build Your Account List,maka tentukan cara pembuatan daftar akun yang akan digunakan,yaitunya ada tiga pilihan:    &lt;br /&gt; I would like to start with one of the lists provided by MYOB Accounting,Artinya anda akan menggunakan daftar akun yang telah disediakan oleh MYOB.    &lt;br /&gt; I would like to import to list of account provided by my accountant ofter I’m done creating my company file,Artinya anda akanmengimpor daftar akun dari file lain.    &lt;br /&gt; I would like to buil my accounts list one I begin using MYOB,Artinya anda akan membuat sendiri daftar akun secara langsung.    &lt;br /&gt;8. berikutnya akan tampil jendela informasi lokasi penyimpana file. Jika andaingin merubah lokasi penyimpanan file,maka Klik tombol “Change”,jika tidak langsung Klik next    &lt;br /&gt;9. selanjutnya MYOB akan memproses data perusahaan yang telah anda masukkan    &lt;br /&gt;10. setelah proses selesai akan tampil informasi “Congratulation !” artinya bahwa pembuatan file perusahaan sukses    &lt;br /&gt;11. untuk masuk ke menu utama MYOB,Klik Command Center    &lt;br /&gt;12. menu utama MYOB Accounting Plus17 ditampilkan.    &lt;br /&gt;C. Backup dan Restore    &lt;br /&gt;1. Backup    &lt;br /&gt;Sebelum anda melanjutkan ke tahap berikutnya,terlebih dahulu mempelajari pembuatan file cadangan atau biasa disebut “Back Up”. Back Up harus dilakukan sacara rutin minimal satu atau dua minggu sekali. Simpanlah file Back Up ditempat yang berbeda di tempat utama,misalnya di Hardisk eksternal,CD,DVD. Langkah – langkah melakukan Back Up adalah sebagai berikut:    &lt;br /&gt;a) Terlebih dahulu anda melakukan verifikasi data,untuk memastikan bahwa data yang akan disimpan tidak mengalami kesalahan. Caranya,darimen utama MYOB Accounting Klik menu file,lalu pilih Variey company file.    &lt;br /&gt;b) Ketikkotak konfirmasi MYOB Accountingtampil kemudian klik Oke    &lt;br /&gt;c) Proses verifikasi data dilakukan setelah akan tampil informasi yang memberitahukan tidak terdapat kesalahan dalam file data anda    &lt;br /&gt;d) Klik Oke untuk kembali kemenu utama MYOB,selanjutnya klik file lalu pilih Back Up    &lt;br /&gt;e) Pada MYOB company file Back Up,klik pilihan Back Up All data dan Not Check company file for error,lalu klik continue    &lt;br /&gt;f) Secara default MYOB menyimpan file Back Up dengan naa : MYOB diikuti bulan dan tanggal hari ini (myob1210). Tetapi anda dapat mengubahnya sesuai dengan keinginan. Missal : Yeti3011,lalu klik Save    &lt;br /&gt;File Back Up disimpan dalam format Zip     &lt;br /&gt;g) Proses Back Up dalakukan. Setelah selesai anda akan dibawa kemenu utama MYOB Accounting. Tutu program MYOB anda,ketika jendela konfirmasi MYOB Accounting tampil,klik NO.    &lt;br /&gt;2. Restore    &lt;br /&gt;Restore adalah pembuka file Back Up,langkah – langkahnya adalah:    &lt;br /&gt;a. Buka kembali program MYOB Accounting,klik open your company file    &lt;br /&gt;b. Kotak dialog open ditampilkan,pilih tempat penyimpanan file,pada kolom files op tipe pilih all files (*.*),lalu klik nama filekemudian klik open    &lt;br /&gt;c. Selanjutnya anda diminta untuk menyimpan ulang file Back Up tersebut dalam format MYOB    &lt;br /&gt;d. Berikutnya MYOB akan memberikan informasi nama file yang di Restore dan lokasi penyimpanan,setelah itu klik OKE.    &lt;br /&gt;e. Selanjutnya proses membuka Back Up dilakukan    &lt;br /&gt;f. Setelah proses selesai,pada kotak dialog Sign-On klik lalu OKE.    &lt;br /&gt;g. Jika anda menggunakan program MYOB Versi trial,maka akan tampil jendela company file activation,pilih I want to activatemy company file later,untuk menunda proses pengaktifan,lalu klik continue    &lt;br /&gt;h. MYOB akan memberitahukan sisa masa aktif file,lalu klik OKE    &lt;br /&gt;i. Menu utama MYOB Accounting di tampilkan,anda dapat menggunakan file tersebut untuk memperbaiki atau menambah data    &lt;br /&gt;j. Setelah selesai tutup kembali program MYOB tersebut.    &lt;br /&gt;D. User ID dan Pasword    &lt;br /&gt;MYOB Accounting Plus Versi 17 menyediakan fasilitas User ID dan Pasword untuk melindungi data dari pihak – pihak yang tidak berkepentingan.    &lt;br /&gt;1. user ID dan Pasword Master    &lt;br /&gt;Berikut ini akan membuat User ID dan Pasword yang akan menjadikan master atau kunci untuk membuka dan menggunakan semua fungsi yang tersedia pada MYOB.    &lt;br /&gt;Langkah – langkah:    &lt;br /&gt;• Aktifkan program MYOB pada jendela welcome to MYOB Accounting,klik tombol open your company file,pilih file prima rent Car dan Travel MYOB,lalu klik Open    &lt;br /&gt;• Tampilkotak konfirmasi Sign-On,biarkan nama User ID tetap administrator (sesuai dengan nama User Account pada computer yang anda gunakan,klik tombol Change Passsword    &lt;br /&gt;• Kosongkan kolom isian Existing password karena sebelumnya tidak ada password.    &lt;br /&gt;• MYOB akan memberikan informasi bahwa pembuatan password sukses, klik OK    &lt;br /&gt;• Ketika jendela jendela Company File Activation tampil,pilih I wont to activate my company file later,lalu klik continue. Padajendela berikutnya klik OK    &lt;br /&gt;• Menu utama MYOB Accounting ditampilkan.    &lt;br /&gt;2. Sub User ID    &lt;br /&gt;Adalah pengguna atau User yang hanya dapat membuka dan menggunakan fungsi MYOB tertentu saja,langkah – langkahnya sebagai berikut :    &lt;br /&gt; Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif,pilih menu setuplalupilih preferences    &lt;br /&gt; Pada jendelapreferences,pilih tab security lalu klik tombol user ID    &lt;br /&gt; Klik tombol new untuk membuat user ID baru    &lt;br /&gt; Kotak isian new user details ditampilkan. Isi user ID dan password yang diiinginkan,mis:     &lt;br /&gt;User ID: sub user    &lt;br /&gt;Password: sales, ketik ulang pada kolom confirm password    &lt;br /&gt;Lalu klik OK    &lt;br /&gt; Kembali ke kotak dialog user access. Pada kolom not allowed beri tanda silang untuk modul yang tidak boleh dibuka. Caranya pada kolom available function, kllik seluruh modul satu persatu. Kecuali modul sales and receivables.    &lt;br /&gt; KLik ok. Pada jendela preferences klik Ok kembali.    &lt;br /&gt; Untuk mencoba menggunakan sub user yang baru saja dibuat tutup program Myob    &lt;br /&gt; BUka kembali program Myob, pilih file prima rancor dan travel. Myob pada kotak dialog Sign-on, masukkan :    &lt;br /&gt;User ID: Sub user    &lt;br /&gt;Kode password: Sales    &lt;br /&gt;Klik OK    &lt;br /&gt;o Ketika jendela activation tampil, pilih I want to activate my company file letter, klik continue pada jendela konfirmasi berikutnya. Klik Ok.    &lt;br /&gt; Menu utama Myob accounting ditampilkan, pilih modul accounts lalu klik account list,maka akantampil kotak informasi,yang artinya bahwa User ID anda tidak dapat mengakses jendela ini.    &lt;br /&gt; Lanjutkan ada modul yang lain,maka akan tampil informasi yang sama,kecuali modul sales,anda dapat menggunakan dan membuka seperti biasa. Hal tersebut sesuai dengan peraturan pada saat membuka Sub User ID.    &lt;br /&gt;3. menonaktifkan Sub User ID    &lt;br /&gt;Langkah – langkahnya:    &lt;br /&gt;1) Pastikan membuka program MYOB dengan User ID master. Ketika jendela company file activation tampil,pilih I want to activate my company file later,lalu klik continue pada jendela konfirmasi klik OK    &lt;br /&gt;2) Setelah mnu utama MYOb tampil,klik setup lalu ilih references . pada jendela references,aktifkan Tab security kemudian klik tombol User ID.    &lt;br /&gt;3) Pilih Sub User ID yang akan di nonaktifkan,lalu klik tombol edit    &lt;br /&gt;4) Kotak dialog edit User details ditampilkan,tandai kotak pilihan inactive User lalu OK    &lt;br /&gt;5) Untuk kembali ke menu utama MYOB,klik OK pada kotak dialog User accars,lalu klik OK    &lt;br /&gt;6) Tutup program MYOB Accounting anda.    &lt;br /&gt;E. Persiapan Data Awal    &lt;br /&gt;1. persiapan data menggunakan Excel    &lt;br /&gt;menggunakan program aplikasi Ms. Excel 2007 atau juga dapat menggunakan Versi sebelumnya. Kolom atau fields yang diperlukan untuk membuat daftar akun antrara lain:    &lt;br /&gt;o Account number,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan    &lt;br /&gt;o Account name,yaitu kolom yang berisi nomor perkiraan    &lt;br /&gt;o Header,yaitu kolom yang berisi huruf H untuk perkiraa header account dan kosong untuk detail account    &lt;br /&gt;o Balance, yaitu kolom yang berisi saldo awal akun dapat dikosongkan jika ingin memasukkan saldo awal secara manual    &lt;br /&gt;o Account type,yaitu kolom berisi tipe masing – masing rekening.    &lt;br /&gt;Ikuti langkah – langkah berikut ini:    &lt;br /&gt;1. buat fie daftar akun excel dari folder    &lt;br /&gt;2. simpan ulang file tersebut dalam format taxt (tab delimeted) caranya untuk excel 2007:    &lt;br /&gt;klik Icon office button    &lt;br /&gt;lalu pilih save As.    &lt;br /&gt;Untuk excel 2003:    &lt;br /&gt;Klik file lalu pilih save As    &lt;br /&gt;3. tentukan lokasi penyimpanan file yang di inginkan,kemudian pilih save As type taxt (tab dilimeted) lalu klik save    &lt;br /&gt;4. ketika kotak konfirmasi Ms.excel tampil,klik Ok. Apabila ingin menyimpan file dalam format – format klik Yes.    &lt;br /&gt;5. setelah selesai tutup excel anda,ketika kotak informasi penyimpanan file tampil klik No.    &lt;br /&gt;2. Impor Daftar Akun    &lt;br /&gt;Langkah –langkah:    &lt;br /&gt; aktifkan program MYOB Accounting Plus v 17,lalu buka kembali file prima rent car dan travel MYOB    &lt;br /&gt; dari menu utama MYOB Accounting Klik file-&amp;gt; import data-&amp;gt;account-&amp;gt;account information    &lt;br /&gt; kotak dialog import file ditampilkan    &lt;br /&gt; pada kotak dialog open,pilih file daftar akun yang telah disimpan dalam format taxt dilokasi penyimpanan yang telah ditentukan sebelumnya lalu klik Open    &lt;br /&gt; pindahkan semua fields pada kolomimport fields ke kilom matching import fields    &lt;br /&gt;Caranya: klik mana fields,lalu klik dikolom matching import field,lakukan satu persatu untuk semua fields    &lt;br /&gt;Hasilnya nam fields akan tampil didalam kolom matching import fields    &lt;br /&gt; klik tombol import,proses import file dilakukan    &lt;br /&gt; setelah selesai akan tampil informasi pada baris record skipped harus terisi angka 0. jika tidak berarti ada akun yang gagal di import dan harus diperbaiki lakukan perbaikan setelah selesai import kembali.klik Ok    &lt;br /&gt; untuk melihat daftar akun yang telah di import,pilih modul account list.    &lt;br /&gt;3. Linked Akun    &lt;br /&gt;Berfungsi untuk mengotomatisasi system kerja MYOB.    &lt;br /&gt;1. Accounts dan banking linked accounts.    &lt;br /&gt;Membuat link untuk perkiraan buku besar dank as / bank.    &lt;br /&gt;a. Dari menu utama MYOB,klik menu setup &amp;gt; linked account &amp;gt; accounts and banking accounts    &lt;br /&gt;b. Kotak dialog account dan banking linked accounts ditampilkan    &lt;br /&gt;Keterangan:    &lt;br /&gt;• Equity account for current earnings = perkiraan modal untuk periode berjalan    &lt;br /&gt;• Equity account for retained earnings = perkiraan modal untuk laba ditahan    &lt;br /&gt;• Equity account for historical balancing = perkiraan modal untuk selisih pembukuan    &lt;br /&gt;• Bank account for electronic payment = akun bank untuk pembayaran elektronik    &lt;br /&gt;• Bank account for undeposite funds = akun untuk enampung penerimaan sementara    &lt;br /&gt;c. Ganti nama akun historical balancing menjadi selisih pembukuan.    &lt;br /&gt;Caranya:    &lt;br /&gt;Klik tanda panah :kotak equity account for historical balancing    &lt;br /&gt;d. Pada kotak dialog edit account pilih tab profile. Ketik : selisih pembukuan didalam kolom account nama, lalu klik OK    &lt;br /&gt;e. Berikutnya klik tombol panah kotak electronic clearing account    &lt;br /&gt;f. Tampil kotak dialog select from list, pilih akun bank delta. Lalu use account    &lt;br /&gt;g. Ketik myob menampilkan informasi yang menanyakan apakah anda akan mengubah akun untuk pembayaran elektronik, klik yes    &lt;br /&gt;h. Ulangi langkah no. 5 s/d 7 untuk menggantikan akun underposited funds menjadi kas    &lt;br /&gt;i. Setelah selesai hasil akan tampil, klik OK. Untuk menutup kotak dialog account dan banking linked accounts.    &lt;br /&gt;1.2. Linked sales accounts    &lt;br /&gt;Langkah-langkahya :    &lt;br /&gt;1.Pastikan menu utama MYOB Accounting masih aktif. Klik menu setup &amp;gt; linked accounts &amp;gt; sales accounts.    &lt;br /&gt;2. kotak dialog sales linked accounts ditampilkan :    &lt;br /&gt;a. Asset account for tracking receivables = perkiraan aktiva untuk menampung piutang     &lt;br /&gt;b. Bank account for costumer receipts = perkiraan bank untuk perkiraan piutang    &lt;br /&gt;c. I charge freigt on sales = perkiraan untuk menampung biaya penjualan    &lt;br /&gt;d. I track deposits collected from customers = perkiraan penerimaan uang muka pelanggan    &lt;br /&gt;e. I give discounts for late payment = perkiraan untuk menampung potongan penjualan     &lt;br /&gt;f. I access charges for late payment = perkiraan untuk denda keterlambatan pembayaran     &lt;br /&gt;3. klik tombol drop down pada kotak asset account for tracking receivables     &lt;br /&gt;4. pilih akun piutang usaha lalu klik use account     &lt;br /&gt;5. pada kotak bank account for customer receipts, ganti menjadi akun bank delta    &lt;br /&gt;6. setelah itu klik kotak pilihan I track deposits collected from customers    &lt;br /&gt;7. klik tombol drop down pada kotak liability for customer deposits    &lt;br /&gt;8. kotak pilihan select from list ditampilkan. Pilih akun pendapatan diterima dimuka, lalu klik tombol use account    &lt;br /&gt;9. setelah selesai hasilnya akan tampil, lalu kilk OK. Untuk menutup dialog sales linked account.    &lt;br /&gt;1.3. Purchases linked account     &lt;br /&gt;langkah-langkahnya sebagai berikut :    &lt;br /&gt;1) Dari menu utama MYOB accounting klik setup &amp;gt; link accounts &amp;gt; purchase accounts     &lt;br /&gt;2) Kotak dialog purchase linked accounts ditampilkan     &lt;br /&gt;3) Klik tombol drop down liability account for tracking payables, pilh akun hutang usaha lalu klik tombol use account for tracking payables,,pilih akun hutang usaha lalu klik tombol use account    &lt;br /&gt;o Liability account for tracking payables = perkiraankewajiban untuk hutang    &lt;br /&gt;o Bank account for paying bills = perkiraan untuk pembayaran hutang    &lt;br /&gt;o I can receive atems without a supplier bill = perkiraan untuk pembayaran tanpa tagihan    &lt;br /&gt;o I pay freight on purchases = perkiraan untuk biaya angkut pembelian    &lt;br /&gt;o I track deficits paid to suppliers = perkiraan untuk uang muka pembelian    &lt;br /&gt;o I take discount for early payment = perkiraan untuk potongan pembelian    &lt;br /&gt;o I pay chargers for late payment = perkiran untuk denda keterlambatan pembayaran    &lt;br /&gt;4) ulangi langkah no.3 untuk mengubah link akun bank account for paying bills menjadi akun bank sejati    &lt;br /&gt;5) setelah selesai hasilnya akan tampil,lalu klik Ok. Untuk menutup kotak dialog purchase linked account.    &lt;br /&gt;1.4. Payrooll Linked Account    &lt;br /&gt;terakhir anda akan membuat link untuk akun yang berhubungan dengan pembayaran gaji,ikuti langkah berikut ini:    &lt;br /&gt;1. masih dari menu utama MYOB Accounting, klik setup &amp;gt; payroll accounting     &lt;br /&gt;2. kotak dialog payroll linked account ditampilkan     &lt;br /&gt;Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;a. bank account for cash payments = perkiraan bank untuk pembayaran secara tunai    &lt;br /&gt;b. Bank account for cheque payments = perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek.    &lt;br /&gt;c. Bank account for electronic payment = perkiraan untuk pembayaran elektronik.    &lt;br /&gt;d. Default employes expense account = perkiraan untuk beban gaji lainnya.    &lt;br /&gt;e. Default wages expense account = perkiraan untuk pembebanan gaji    &lt;br /&gt;f. Default tax / deducation payable account = perkiraan untuk pajak penghasilan.    &lt;br /&gt;3. sama pada langkah-langkah sebelumnya. Ganti akun-akun tersebut seperti :    &lt;br /&gt;• Bank account for cash payments kas    &lt;br /&gt;• Bank account for cheque payments bank delta.    &lt;br /&gt;4. klik OK.    &lt;br /&gt;4. Menghapus linked akun    &lt;br /&gt;Langkah-langkah berikut ini :    &lt;br /&gt;1. Pastikan jendela account list masih aktif, pilih tab expense.    &lt;br /&gt;2. Pada kotak dialog edit account, pilih tab details, sebelum anda menghapus akun tersebut menjadi akun beban gaji.    &lt;br /&gt;Caranya klik tanda panah linked account for wages expense    &lt;br /&gt;3. Tampil kotak dialog payroll linked accounts. Klik tanda panah, wages dan salaries.    &lt;br /&gt;4. Pilih akun beban gaji lalu klik use account.    &lt;br /&gt;5. Klik OK untuk kembali ke kotak dialog edit account, pada keterangan linked account for telah berubah menjadi unliked.    &lt;br /&gt;6. Pilih tab profile lalu klik menu edit &amp;gt; delete account.    &lt;br /&gt;7. Beralih ke tab equity, anda ganti nama akun retained earnings menjadi akun laba ditahan. Caranya klik tanda panah akun retained earnings.    &lt;br /&gt;8. Pada dialog edit account, ganti account number menjadi 3 – 2000, tekan tab, ketik laba ditahan, OK.    &lt;br /&gt;9. Dengan cara yang sama ganti akun current year earnings. Dengan laba periode berjalan.    &lt;br /&gt;10. Klik tombol close untuk menutup jendela account list.    &lt;br /&gt;5. Membuat kode pajak.    &lt;br /&gt;1. klik menu list &amp;gt; tax codes.    &lt;br /&gt;2. Untuk menghapus kode pajak caranya, klik pajak yang akan dihapus, pilih edit &amp;gt; delete tax code.    &lt;br /&gt;3. Ulangi langkah yang sama untuk menghapus kode pajak yang lain.    &lt;br /&gt;4. Klik kode GST, klik tombol edit, pada baris tax code ketik PPN, tab, klik OK.    &lt;br /&gt;5. Klik new untuk membuat kode pajak baru.    &lt;br /&gt;6. Setelah selesai klik tombol close untuk menutup jendela tax code.    &lt;br /&gt;6. Daftar relasi dan produk.    &lt;br /&gt;Daftar relasi atau card file merupakan kumpulan data yang berisi seperti data-data customer ( pelanggan ), supplier ( pemasok ), employee ( karyawan ) dan personal (individu ).    &lt;br /&gt;1.1 Membuat daftar customer    &lt;br /&gt;1) Klik modul card file, cards list.    &lt;br /&gt;2) Pilih tab customer, klik new untuk membuat data customer baru.    &lt;br /&gt;3) Di dalam jendela card infortion tab profile, isi data customer.    &lt;br /&gt;4) Klik tab selling detains untuk mengisi detail penjualan.    &lt;br /&gt;5) Ulangi langkah 2 s/d 4 untuk memasukkan data customer.    &lt;br /&gt;1.2 Membuat daftar supplier    &lt;br /&gt;1) Masih dalam jendela card list, pilih tab supplier, klik new.    &lt;br /&gt;2) Didalam tab profile, input data supplier    &lt;br /&gt;3) Klik tab buying details untuk mengisi detail pembelian    &lt;br /&gt;4) Ulangi langkah no. 1 s/d 3 untuk mendaftarkan supplier lain    &lt;br /&gt;1.3 Membuat daftar karyawan    &lt;br /&gt;a. Masih dalam jendela cards list, pilih tab employee lalu klik tombol new    &lt;br /&gt;b. Isi data karyawan satu persatu    &lt;br /&gt;c. Klik tombol new kembali untuk mengisi data karyawan berikutnya    &lt;br /&gt;d. Klik close untuk menutup jendela card list.    &lt;br /&gt;F. DAFTAR MENU PROGRAM MYOB VERSI 17    &lt;br /&gt;Adapun menu program yang terdapat pada myob versi 17 adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;a. Menu Account    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Menu account adalah menu yang digunakan untuk menginput, mengubah, menambah dan menghapus nama-nama perkiraan yang digunakan dalam suatu perusahaan ( dagang, jasa, dan manufaktur ).    &lt;br /&gt; Fungsi     &lt;br /&gt;Fungsi dari menu account adalah untuk :    &lt;br /&gt;• Untuk membuka jendela Account List yang memuat informasi account yang sudah disediakan myob17.    &lt;br /&gt;• Membuka jendela Record Journal Entry, di mana dapat memasukkan transaksi-transaksi sesuai dengan pembacaan jurnal umum.    &lt;br /&gt;• Untuk membuka jendela Transaction Journal, di mana dapat melihat informasi atas seluruh transaksi sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan.    &lt;br /&gt;• Untuk menampilkan jendela Baslink, di mana kita dapat menetapkan bussines account statement ( Pernyataan jenis bisnis ).    &lt;br /&gt;• Untuk menampilkan jendela Send To Myob Account Office, dimana kita dapat menyimpan laporan keuangan perusahaan atau mengirim selalu e-mail.    &lt;br /&gt;b. Menu Banking    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Banking adalah model yang digunakan untuk menulis cek yang dikeluarkan ataupun diterima perusahaan.    &lt;br /&gt; Fungsi     &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada banking adalah :    &lt;br /&gt;• Spend money    &lt;br /&gt;Dapat digunakan untuk mencatat atau memasukkan beberapa penarikan cek dari akun-akun cek.    &lt;br /&gt;• Reconcile account    &lt;br /&gt;Dapat merekonsiliasi / mencocokkan catatan bank dengan catatan perusahaan.    &lt;br /&gt;• Receive money    &lt;br /&gt;Dapat mencatat atau memasukkan penerimaan dana yang melalui cek.    &lt;br /&gt;• Print cheques    &lt;br /&gt;Dapat mencetak cek-cek yang anda buat dari jendela spend money    &lt;br /&gt;• Transaction journal     &lt;br /&gt;Dapat melihat semua pengeluaran kas yang telah anda lakukan    &lt;br /&gt;• Prepare electronic payments    &lt;br /&gt;Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan payments    &lt;br /&gt;• Prepare bank deposit    &lt;br /&gt;Dapat menyimpan transaksi yang berhubungan dengan penerimaan dana melalui cek.    &lt;br /&gt;c. Menu sales    &lt;br /&gt; Sales adalah seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penjualan dan piutang dagang.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada sales adalah :    &lt;br /&gt;• Sales register    &lt;br /&gt;Dapat melihat daftar-daftar penjualan, penerimaan dari penjualan, retur penjualan, dan daftar lain yang berhubungan dengan penjualan.    &lt;br /&gt;• Enter sales    &lt;br /&gt;Dapat mencatat transaksi penjualan yang sedang berlangsung baik secara tunai maupun kredit.    &lt;br /&gt;• Receive payments    &lt;br /&gt;Dapat mencatat penerimaan dari penjualan dan piutang usaha dari konsumen yang dibayar kepada perusahaan.    &lt;br /&gt;• Print statements    &lt;br /&gt;Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang belum terbayar    &lt;br /&gt;• Print invoices    &lt;br /&gt;Dapat mencetak faktur-faktur penjualan yang anda catat di sales – new service.    &lt;br /&gt;• Transaction journal    &lt;br /&gt;Dapat melihat rincian jurnal pada tabulasi sales.    &lt;br /&gt;d. Menu Time Billing    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Time billing adalah modul yang digunakan untuk menvatat informasi aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan penagihan untuk pegawai, pemasok, atau pelanggan.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada Time Billing adalah :    &lt;br /&gt;• Activities list    &lt;br /&gt;Dapat membuat informasi yang dilakukan perusahaan    &lt;br /&gt;• Enter activity slip    &lt;br /&gt;Dapat mencatat slip aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan sebagai catatan atau arsip    &lt;br /&gt;• Activity log    &lt;br /&gt;Dapat menampilkan dan meninjau informasi aktivitas yang telah dicatat oleh perusahaan    &lt;br /&gt;• Prepare time billing invoice    &lt;br /&gt;Dapat mencetak faktur-faktur penagihan untuk pelanggan    &lt;br /&gt;• Transaction journal    &lt;br /&gt;Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi sales.    &lt;br /&gt;e. Menu Purchase    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Purchase adalah modul yang dapat memasukkan pembelian, mencatat pembelian berulang, menyiapkan pemesanan pembelian, menerima barang dagang yang telah dipesan, memeriksa barang-barang yang dibeli agar sesuai spensifikasi yang dipesan, melakukan pembayaran yang tepat waktu kepada pemasok dan mengelola utang dagang secara rinci dan akurat.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada purchase adalah :    &lt;br /&gt;• Preapare electronic payment    &lt;br /&gt;Dapat memproses pembayaran atas pembelian    &lt;br /&gt;• Enter purchase    &lt;br /&gt;Dapat mencatat transaksi pembelian yang sedang berlansung baik secara tunai maupu kredit    &lt;br /&gt;• Paybills    &lt;br /&gt;Dapat mencatat pembayaran-pembayaran dari pembelian yang belum terbayar (utang usaha) kepada pemasok    &lt;br /&gt;• Print Purchase Orders    &lt;br /&gt;Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar    &lt;br /&gt;• Print Cheque    &lt;br /&gt;Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan pembelian, pembayaran utang, serta retur pembelian    &lt;br /&gt;• Purchase register    &lt;br /&gt;Dapat melihat hasil pencatatan pembayaran pembelian, dan retur pembelian    &lt;br /&gt;• Transaction journal    &lt;br /&gt;Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi purchase.    &lt;br /&gt;f. Menu Payroll    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Payroll adalah modul yang digunakan untuk mengatur daftar penggajian karyawan dan transaksi-transaksi lain yang berkaitan dengan penggajian.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada payroll adalah :    &lt;br /&gt;• Payroll categeories    &lt;br /&gt;Dapat membuat dan mengedit kategori-kategori gaji    &lt;br /&gt;• Pay employee    &lt;br /&gt;Dapat mencatat dan mengedit gaji karyawan    &lt;br /&gt;• Print paycheque    &lt;br /&gt;Dapat mencetak cek yang berhubungan dengan penggajian    &lt;br /&gt;• Print payment summaries    &lt;br /&gt;Dapat mencetak faktur-faktur pembelian yang belum terbayar    &lt;br /&gt;• Prepare electric payments    &lt;br /&gt;Dapat memproses pembayaran karyawan, uatang, dan pembayaran lain yang melalui cek    &lt;br /&gt;• Transaction journal    &lt;br /&gt;Dapat melihat rincian jurnal pembayaran atau penagihan dari pelanggan pada tabulasi disbursement    &lt;br /&gt;g. Menu Inventory    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Merupakan menu program yang digunakan untuk mengelola persediaan secara tepat dan akurat di mana dapat mengecek barang-barang yang dijual dan dengan pengaturan menajemen persediaan yang baik, mengelola jumlah persediaan, nilai nominal suatu barang dagang serat penyusunannya, menetapkan harga jual dan harag beli dan menyediakan atau merakit barang dagangan menjadi satu satuan yang kompleks beserta harga yang ditetapkan.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada inventory adalah :    &lt;br /&gt;• Set item prices    &lt;br /&gt;Digunakan untuk menetapkan harga jual suatu barang persediaan ( termasuk keuntungan )    &lt;br /&gt;• Item list    &lt;br /&gt;Digunakan untuk melihat barang-barang persediaan    &lt;br /&gt;• Count inventory    &lt;br /&gt;Digunakan untuk memasukkan hasil perhitungan fisik persediaan atau untuk melakukan penyesuaian nilai dan kuantitas sejumlah item persediaan    &lt;br /&gt;• Adjust inventory    &lt;br /&gt;Digunakan untuk melakukan penyesuaian atas nilai dan kuantitas item-item persediaan    &lt;br /&gt;• Transfer inventory    &lt;br /&gt;Digunakan untuk melakukan transfer kuantitas dan nilai antar item-item persediaan    &lt;br /&gt;• Auto-build inventory    &lt;br /&gt;Digunakan untuk merakit item akhir dari sejumlah komponen    &lt;br /&gt;• Transaction journal    &lt;br /&gt;Digunakan untuk melihat perkiraan-perkiraan yang berhubungan dengan keluar masuknya persediaan    &lt;br /&gt;• Item register     &lt;br /&gt;Digunakan untuk menampilkan item-item persediaan barang baik keseluruhan maupun per item.    &lt;br /&gt;h. Menu Card File    &lt;br /&gt; Pengertian    &lt;br /&gt;Adalah menu yang digunakan uantuk melihat daftar orang, karyawan, ataupun perusahaan lain yang berhubungan dengan perusahaan anda. Selain itu juga dapat menambah isi daftar anda bilamana pihak-pihak yang berhubungan dengan bisnis anda bertambah.    &lt;br /&gt; Fungsi    &lt;br /&gt;Fungsi menu-menu pada card file adalah :    &lt;br /&gt;• Card list    &lt;br /&gt;Digunakan untuk membuat daftar nama orang atau perusahaan yang sering berhubungan dengan bisnis anda dan dapat melihat daftar rincian kartu yang pernah anda buat    &lt;br /&gt;• Contac log    &lt;br /&gt;Dapat melihat ringkasan dari seluruh kontak yang anda lakukan    &lt;br /&gt;• Print mailing labels    &lt;br /&gt;Dapat menetapkan dan mencetak file mailaing labels untuk individu atau perusahaan awal yang terdapat pada file kartu    &lt;br /&gt;• Create personalized letters    &lt;br /&gt;Dapat membuat file mail marge yang berisi informasi tentang orang atau perusahaan pada file kartu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sumber : &lt;a href="http://sytisahdina.blogspot.com/2010/06/myob-accounting-versi-17.html" target="_blank"&gt;sytisahdina&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2012684731997573244?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2012684731997573244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/myob-accounting-versi-17.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2012684731997573244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2012684731997573244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/myob-accounting-versi-17.html' title='MYOB Accounting Versi 17'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-8160229978543788038</id><published>2012-01-01T11:24:00.001-08:00</published><updated>2012-01-01T11:24:43.115-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob'/><title type='text'>MENJALANKAN MYOB ACCOUNTING ( versi 13-17 )</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;A. Pengertian MYOB Accounting&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 13 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, laba rugi dan sebagainya.   &lt;br /&gt;Follow up:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;B. Membuat Data Perusahaan pada MYOB     &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;Langkah – langkah yang harus dilakukan :&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1. Klik tombol start   &lt;br /&gt;2. Pilih all program&amp;gt; MYOB Accounting v13&amp;gt; MYOB Accounting v13    &lt;br /&gt;3. Didalam kotak dialog yang terbuka terdapat 5 tombol akses    &lt;br /&gt;a. Open, untukmembuka data MYOB yang telah ada    &lt;br /&gt;b. Create, untuk membuat data perusahaan baru    &lt;br /&gt;c. Explore, untuk menampilkan data contoh yang telah disediakan    &lt;br /&gt;d. What’s New, untuk menampilkan file.html yang terhubung dengan internet, yang berisi berita terbaru dalam versi 12 ini    &lt;br /&gt;e. Exit, untuk mengakhiri program MYOB    &lt;br /&gt;4. Klik tombol create new company file, klik next    &lt;br /&gt;5. Klik company information lalu masukkan data perusahaan. Setelah itu klik next    &lt;br /&gt;6. Lalu masukkan periode akuntansi, dan klik next bila sudah selesai    &lt;br /&gt;7. Klik tombol save. Klik next    &lt;br /&gt;8. Selanjutnya akan tampil informasi proses telah selesai&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;C. Mengenal Area Kerja MYOB Accounting v 13&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;Setelah anda membuat data perusahaan pada MYOB, Anda perlu mengenal area kerja pada MYOB Accounting v15 sebelum anda memindahkan data perusahaan ke dalam MYOB Accounting.    &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Mengakhiri Program MYOB Accounting v 13&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;Untuk mengakhiri anda ikuti langkah sebagai berikut:    &lt;br /&gt;1. Klik file &amp;gt; Exit    &lt;br /&gt;2. Kotak dialog konfirmasi akan tmapil, klik tombol yes    &lt;br /&gt;3. MYOB akan menampilkan kotak informasi lagi, kemudian tandai option backup all data dan check company file for errors, klik tombol continue    &lt;br /&gt;4. Kotak konfirmasi MYOB accounting ditampilkan, yang memberitahukan bahwa tidak terjadi kesalahan dalam data anda. Klik ok    &lt;br /&gt;5. Kotak dialog backup ditampilkan, ketik nama file absolute pada kotak file name, klik save    &lt;br /&gt;6. Proses backup dilakukan setelah selesai aplikasi MYOB accounting akan langsung tertutup.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MEMINDAHKAN DATA PADA MYOB     &lt;br /&gt;A. Membuka File      &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Buka program MYOB Accounting v13    &lt;br /&gt;2. Pada kotak informasi klik tombol open your company file    &lt;br /&gt;3. Pada bagian look ini pilih drive di mana file disimpan    &lt;br /&gt;4. Pilih file dokumen dan klik tombol open    &lt;br /&gt;5. Akan tampil kotak dialog sign-on,kemudian klik ok    &lt;br /&gt;6. Klik pilihan enter later untuk menunda pengisian nomor registrasi selanjutnya klik tombol ok    &lt;br /&gt;7. Selanjutnya pada kotak dialog konfirmasi akan menunjukkan perifikasi data, klik tombol no    &lt;br /&gt;8. Selanjutnya file akan tampil.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Follow up:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;B. Persiapan Data Akuntansi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Daftar Saldo Rekening   &lt;br /&gt;Data Pelanggan    &lt;br /&gt;Data Pemasok    &lt;br /&gt;Data Barang Dagangan    &lt;br /&gt;C. Daftar Perkiraan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengganti Nama Perkiraan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1. Klik modul perkiraan (account), kemudian pilih account list   &lt;br /&gt;2. Pastikan tab asset dalam keadaan terpilih kemudian klik ganda pada perkiran assets, muncul kotak dialog edit account, ganti account name menjadi aktiva kemusian klik ok    &lt;br /&gt;3. Dengan mengulangi langkah diatas untuk hasil penggantian nama perkiraan lakukan untuk perkiraan lainnya.    &lt;br /&gt;4. Langkah terakhir adalah tutup jendela account list dengan tombol close    &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membuat Nama Perkiraan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Buka jendela account list dengan klik modul perkiraan kemudian pilih naccount list    &lt;br /&gt;2. Ada klik tombol new bawah layar    &lt;br /&gt;3. Pastikan kelompok perkiraan anda adalah asset, kemudian kerikkan nomor perkiraan pada account number, selanjutnya tekan tombol tab, isi account name dengan nama perkiraan yang baru    &lt;br /&gt;4. Selesai klik tomol ok    &lt;br /&gt;5. Utnuk membuat nama perkiraan yang lain ikuti langkah diatas tadi    &lt;br /&gt;6. Langkah terakhir klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menghapus Perkiraan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik modul perkiraan, kemudian pilih account list    &lt;br /&gt;2. Setelah Setelah itu klik tanda panah yang terletak sebelah kiri nama perkiraan misal perkiraan undeposit Funds    &lt;br /&gt;3. Kemudian akan tampil kotak edit account, karena perkiraan yang dicontohkan perkiraan linked atau terhubung maka kita harus menggantikan posisi untuk perkiraan ini. Untuk itu klik tanda panah linked accounts for    &lt;br /&gt;4. Ubah nomor dan nama perkiraan dengan mengkil kolom isian tersebut    &lt;br /&gt;5. Kemudian kotal dialog tampil dan nama perkiraan tampil misalkan kita ingin menganti dengan perkiraan bank solo (1-1130), kemudian klik tombol use account    &lt;br /&gt;6. Selanjutnya klik yes pada kotak informasi    &lt;br /&gt;7. Klik Ok    &lt;br /&gt;8. Untuk menghapus klik menu edit dan klik delete account    &lt;br /&gt;9. Untuk menghapus nama perkiraan lain ikuti langkah diatas.    &lt;br /&gt;10. Klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;D. Link Transaksi&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;Link transaksi merupakan hubungan otomatis antar perkiraan satu dengan perkiraan lain. Contoh perkiraan piutang dan kas&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link Transaksi Perkiraan Buku Besar dan Kas/Bank&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik setup, linked account, account &amp;amp; Banking accoaunts    &lt;br /&gt;2. Selanjutnya tampil kotak dialog yang mana anda akan mnegiisi nomor perkiraan yang menghubungkan perkiraan dan kas    &lt;br /&gt;3. Contoh kita akan mengganti nama perkiraan untuk perkiraan link pembayaran elektronik    &lt;br /&gt;4. Selanjutnya tampil kotak dialog pilih perkiraan Bank Permata, terakhir klik tombol use account    &lt;br /&gt;5. Pilih Yes    &lt;br /&gt;6. Lakukaan langkah diatas selanjutnya untuk mengganti perkiraan yang lain    &lt;br /&gt;7. Klik ok&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link Transaksi Perkiraan Penjualan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik setup, linked accounts, sales account    &lt;br /&gt;2. Sales linked accounts akan tampil    &lt;br /&gt;3. Isilah transaksi perkiraan penjualan untuk akun perkiraan untuk penerimaan piutang dengan bank permata    &lt;br /&gt;4. terakhir Klik Ok&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link Transaksi Perkiraan Pembelian&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik menu setup, linked account, purchase account    &lt;br /&gt;2. Selanjutnya kotak dialog purchases linked accounts akan tampil    &lt;br /&gt;3. Selanjutnya ganti perkiraan untuk pembayaran hutnag ke link Bank Solo (1-1130)    &lt;br /&gt;4. Terakhir klik Ok&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;E. Kode Pajak&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;Menghapus Kode Pajak    &lt;br /&gt;1. Klik list, tax code    &lt;br /&gt;2. Tax Code akan tampil    &lt;br /&gt;3. Pilih nama kode pajak yang akan dihapus, setelah itu kotak dialog akan tmapil, kemudian baris menu anda pilih menu edit delete tax code    &lt;br /&gt;4. Klik Ok    &lt;br /&gt;5. Klik close untuk menutup kotak dialog tax code list    &lt;br /&gt;6. Klik close untuk menutup&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Membuat Kode Pajak&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik menu list, tax code    &lt;br /&gt;2. Klik tombol new    &lt;br /&gt;3. Kemedian isi kode pajak PPn padakolom isian tax kode    &lt;br /&gt;4. Kemudian klik tab, isi pajak pertambahan nilai pada description    &lt;br /&gt;5. Lalu pilih tipe pajak good &amp;amp; service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type    &lt;br /&gt;6. Klik 10%    &lt;br /&gt;7. Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop down pilih 2-1310 (PPN Keluaran) pada kotak dialog select from list klik tombol use account dan 2-1320 (PPN Masukkan) pada kolom isisan linked account for tax paid    &lt;br /&gt;8. Pada linked card for tax authority masukkan nomor pajak yang tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat anda kosongkan    &lt;br /&gt;9. Klik ok    &lt;br /&gt;10. Klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;F. Membuat Card File     &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Pada jendela command center klik card file    &lt;br /&gt;2. Klik card list    &lt;br /&gt;3. klik tombol new    &lt;br /&gt;4. Pastikan check box inactive card dalam keadaan uncheck, kemudian isi kolom dalam tab profile dengan data sebelumnya    &lt;br /&gt;5. Untuk melihat hasil klik Profile    &lt;br /&gt;6. Klik card details untuk masuk step berikutnya    &lt;br /&gt;7. Untuk menyisipkan gambar pelanggan dapat dilakukan dnegan klik ganda picture information    &lt;br /&gt;8. Klik tombol link    &lt;br /&gt;9. Lalu klik file bitmap, open    &lt;br /&gt;10. Selanjutnya klik ok    &lt;br /&gt;11. Isi informasi tambahan untuk kartu pelanggan    &lt;br /&gt;12. Klik tab selling details    &lt;br /&gt;13. Dalam tab ini anda mengisi informasi detail penjualan yang berlaku untuk pelanggan    &lt;br /&gt;14. Klik tab payment details untuk tab berikutnya, dan isi seluruh informasi yang tampil    &lt;br /&gt;15. Lalu klik tab contag log untuk masuk ke tampilan berikutnya, kotak ini menampilkan jadwal kegiatan pelanggan    &lt;br /&gt;16. Klik tab jobs, kotak dialog akan tmapil anda diminta untuk mengisi daftar jobs dengan pelanggan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;17. Klik tab history untuk menampilkan total penjualan bulanan tahun terdahulu dan tahun yang sedang berjalan   &lt;br /&gt;18. Klik ok&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G. Mengubah Kartu File     &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Pastikan jendela card list dalam modul card file    &lt;br /&gt;2. Pilih dan klik ganda kartu file yang akan diubah    &lt;br /&gt;3. Lalu lakukan perubahn jika layar tampilan telah nampak.    &lt;br /&gt;4. Klik Ok&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;H. Daftar Persediaan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Modul Inventory, aktifkan kotak dialog item list    &lt;br /&gt;2. Klik tombol new    &lt;br /&gt;3. Kemudian isi A-001 pada kolom isian item number, klik tab isi stop map pada name    &lt;br /&gt;4. Aktifkan kotak periksa I buy this item, klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost, untuk menampilan kotak select from list tekan tombol new    &lt;br /&gt;5. Kotak dialog edit account akan ditampilkan, pastikan kolom account classification berisi cost of sales, jika tidak klik tombol drop down disebelahnya pilih cost of sales, isi nomor perkiraan 1000 pada kolom account number, tekan tab kemudian isi harga pokok penjualan pada kotak isian account name kemudian klik ok    &lt;br /&gt;6. Kemudian tampil kotak information klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost pilih harga pokok penjualn dari kotak dialog select from list klik use account    &lt;br /&gt;7. Aktifkan kotak a sell this item, masukkan nomor perkiraan 4-1000 untuk perkiraan penjualan    &lt;br /&gt;8. Aktifkan kotak inventory this item jika barang tersebut akan dicatat dalam perkiraan persediaan. Masukkan no. perkiraan 1-1400 untuk perkiraan persediaan barang dagang pada kotak asset account for item inventory    &lt;br /&gt;9. Kli buying details, kotak dialog item information dalam tab buying details    &lt;br /&gt;10. Isi pack dalam kotak isian buying unit of measure, klik tab 2 kali kemudian isi PPN    &lt;br /&gt;11. Klik tab selling details isi harga per satuan produk    &lt;br /&gt;12. Klik Ok    &lt;br /&gt;13. Klik Close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengisi Harga Jual dan Jumlah Persediaan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Dalam modul inventory, aktifkan kotak dialog adjust inventory dengan menekan tombol adjust inventory    &lt;br /&gt;2. Isi tanggal transaksi kemudian isi memo dengan persediaan awal barang    &lt;br /&gt;3. Klik tab 2 kali kemudian select from list    &lt;br /&gt;4. Pilih item misalnya StopMAp klik Use Item    &lt;br /&gt;5. Tekan tab kemudian isi jumlah persediaan yaitu 500 pack    &lt;br /&gt;6. Lalu masukkan item per unit    &lt;br /&gt;7. Terakhir tekan tab 2 kali untuk mengisi nama perkiraan pada kotak dialog select from list, pada kolom look for isi nomor perkiraan 1-4000. Kemudian klik use account, nama perkiraan persediaan barang dagang    &lt;br /&gt;8. Apabila telah terisi semua klik record    &lt;br /&gt;9. Klik cancel&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;I.&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; Mencatat Saldo Awal&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Saldo Awal Perkiraan&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik setup, balances, account opening balance    &lt;br /&gt;2. Ketik saldo untk perkiraan kas&amp;#160; (tanpa Rp, tanpa titik)    &lt;br /&gt;3. Tekan enter isi saldo awal berikutnya    &lt;br /&gt;4. Klik Ok    &lt;br /&gt;5. Klik modul account klik account list untuk mengaktifkan kotak dialog, maka tampil keseluruhan saldo awal.    &lt;br /&gt;6. Klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Saldo Awal Piutang Dagang&lt;/strong&gt;    &lt;br /&gt;1. Klik menu setup, balances, customer opening balance    &lt;br /&gt;2. Kemudian pilih dan klik satu pelanggan, lalu klik tombol add sale    &lt;br /&gt;3. Selanjutnya tekan tab untuk sampai pada kolom date dan totalincluding tax isilah bagian kolom tersebut    &lt;br /&gt;4. Pastikan kode pajak adalah N-T, jika tidak klik drop down select from list pilih N-T use tax code    &lt;br /&gt;5. Klik record    &lt;br /&gt;6. Lalu kita berada pada kotak customer opening balance klik option customer summary    &lt;br /&gt;7. Lakukan langkah tasi untuk pelanggan lainnya.    &lt;br /&gt;8. Klik Ok    &lt;br /&gt;9. Klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Saldo Awal Hutang Dagang     &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Pada jendela command center. Klik menu setup, balance, supplier opening balance    &lt;br /&gt;2. Kemudian pilih dan klik salah satu pemasok, klik tombol add purchase    &lt;br /&gt;3. Selanjutnya klik tab untuk sampai pada kolom date dan tab totalincluding tas, maka masukkan data sesuai dengan informasi    &lt;br /&gt;4. Pastikan tax code dalam keadaan N-T    &lt;br /&gt;5. Lalu klik tombol record    &lt;br /&gt;6. Selanjutnya semua data pemasok dimasukkan dengan cara tadi.    &lt;br /&gt;7. Apabila telah selesai klik OK    &lt;br /&gt;8. Klik close&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk melakukan impor data ke dalam file data MYOB, anda harus melakukannya dalam tahapan yang sesuai dan mempersiapkan file data sesuai dengan struktur data yang akan di impor.   &lt;br /&gt;Data yang harus diimpor pertama kali adalah data Daftar Perkiraan (CoA), karena beberapa data dasar bergantung pada keberadaan data CoA ini untuk menjalani proses impor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebelum melakukan proses impor, anda sebaiknya menghapus perkiraan-perkiraan yang ada pada daftar standar, sehingga daftar perkiraan yang diimpor tidak akan bercampur dengan perkiraan standar yang telah ada. Untuk menghapus beberapa perkiraan tertentu (yang memiliki link account) anda harus menghilangkan link account yang ada.   &lt;br /&gt;Menghilangkan Link Account    &lt;br /&gt;• Langkah pertama adalah dengan membuat 2 (dua) perkiraan baru pada nomor perkiraan yang tidak terpakai pada Daftar Perkiraan yang akan diimpor (Mis. 1-9998 dan 1-9999), pilih tipe ‘Detail Cheque Account’ untuk memberi cheque privilege pada nomor perkiraan tersebut.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Berikutnya Buka ‘Link Account : Account and Banking Account’, melalui menu Setup &amp;gt; Link Accounts &amp;gt; Account and Banking Account.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Ubah Link Account seperti gambar di atas.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Buka Link Account lainnya (Sales Account/ Purchases Account), dan ubah Link Account–nya ke perkiraan yang telah anda buat (mis. 1-9999).    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Buka Link Account terakhir pada daftar pajak dan ubah (dijelaskan pada Manual Implementasi selanjutnya).    &lt;br /&gt;Sekarang Daftar Perkiraan baru anda telah siap untuk di impor.    &lt;br /&gt;Follow up:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengimpor Data Perkiraan   &lt;br /&gt;• Gunakan menu File &amp;gt; Import Data &amp;gt; Account, dan anda akan mendapatkan layar Import Accounts, tentukan pilihan seperti pada contoh di bawah ini.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Tekan tombol ‘continue’ dan anda akan mendapat layar Import Data, seperti di bawah ini, pasangkan masing-masing field, pada daftar Import Field dan daftar MYOB Premier Field.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Tekan Tombol ‘Import’, dan data Daftar Perkiraan anda telah masuk ke File Data MYOB.    &lt;br /&gt;•    &lt;br /&gt;• Ubah Link Account kembali ke nomor perkiraan yang sesuai (dibahas kemudian).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengimpor Data Karyawan   &lt;br /&gt;Dalam melakukan impor data karyawan, hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah daftar filter, yang digunakan dalam daftar karyawan yang akan diimpor. Misalnya : filter yang akan digunakan adalah Departemen, Grup Penjualan dan Wilayah Pemasaran.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pertama buat nama ketiga filter tersebut melalui menu Lists &amp;gt; Custom List &amp;amp; Field Names &amp;gt; Employees dan masukkan data seperti pada contoh di bawah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sekarang anda telah memiliki nama filter yang diperlukan, untuk dapat mengimpor data secara benar anda harus membuat daftar untuk masing-masing filter sama persis dengan data pada masing-masing kolom filter dari data yang akan diimpor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Gunakan Menu Lists &amp;gt; Custom Lists &amp;gt; Employees, kemudian lengkapi masing-masing filter.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seluruh data filter yang digunakan dalam data yang akan diimpor harus diinput secara sama persis, termasuk penggunaan huruf kapital. Setelah seluruh data selesai diinput anda dapat melakukan impor. Perhatikan pesan yang diberikan MYOB setelah proses impor selesai.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengimpor Data Pelanggan / Supplier   &lt;br /&gt;Proses impor data pelanggan, terutama bila data pelanggan yang diimpor menyertakan data salesman per pelanggan, harus dilakukan setelah data karyawan (salesman) telah diimpor.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam mengimpor data pelanggan selain mempersiapkan nama dan data filter seperti yang dilakukan pada proses impor data karyawan di atas, anda harus memastikan bahwa nama salesman pada data pelanggan yang akan diimpor sama persis dengan nama salesman pada data karyawan, atau data pelanggan tersebut akan ditolak (reject).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada proses impor data supplier hanya data filter supplier yang harus anda persiapkan terlebih dahulu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengimpor Data Item / Persediaan   &lt;br /&gt;Tahapan yang sama anda lakukan dalam proses impor data persediaan, hanya tidak seluruh informasi pada data persediaan dapat anda impor. (untuk beberapa versi terakhir telah dapat dilakukan)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Data Bill of Material (BOM), tidak dapat diimpor, sehingga setelah data item selesai diimpor anda harus menginput data BOM satu per satu secara manual.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Masuk melalui tab Auto-build pada data item, dan lengkapi komponen produksi yang digunakan beserta jumlah item yang digunakan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;TAHAP PEMBUATAN DATA BARU&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1. Bukalah program MYOB Accounting Plus Versi 13   &lt;br /&gt;*Proses – Introduction    &lt;br /&gt;*Kliklah tombol Create New Company File    &lt;br /&gt;2. Masukkan nama dan identitas perusahaan    &lt;br /&gt;3. Tentukan periode akuntansinya    &lt;br /&gt;4. Pilihlah opsi yang menunjukkan bahwa anda hendak membuat daftar akun    &lt;br /&gt;(Cart of Account / Account List)    &lt;br /&gt;a. I would like to start with one of list provided by MYOB    &lt;br /&gt;Accounting.    &lt;br /&gt;( Keterangan ini untuk menampilkan beberapa jenis bagan akun sesuai dengan    &lt;br /&gt;jenis perusahaan. Saudara dapat memilih salah satu di antaranya.)    &lt;br /&gt;b. I would like to import a list of accounts provided by my    &lt;br /&gt;accountant after I’m done creating my company file    &lt;br /&gt;(mengimpor dari bagan akun yang pernah Saudara buat).    &lt;br /&gt;c. I would like to build my own accounts list one I begin    &lt;br /&gt;using MYOB    &lt;br /&gt;(Membuat sendiri bagan akun untuk laporan keuangan yang akan dibuat, Saudara    &lt;br /&gt;dapat menambahkan sendiri jenis akun sesuai dengan yang diperlukan.)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;5. Tetapkanlah nama file untuk data yang anda buat. Bila ingin mengubah nama dan lokasi   &lt;br /&gt;file ketikanlah CHANGE. Setelah selesai klik tombol next.    &lt;br /&gt;6. Kliklah Command Centre    &lt;br /&gt;7. Hilangkanlah tampilan mata uang rupiah untuk sementara waktu.    &lt;br /&gt;* Klik menu Setup – Preferences – Windows.    &lt;br /&gt;* Hilangkanlah tanda ceck list pada pilihan Show Currency Symbol in Windows dengan cara mengklik sekalli pada kotak yangberisi tanda centang.    &lt;br /&gt;* Hapuslah juga tanda ceck list Currency yang terdapat pada bagian Reports &amp;amp; Forms.    &lt;br /&gt;8. Buatlah daftar akun (Chart of Account / Account List ), dengan langkah berikut:    &lt;br /&gt;8.1 Klik tanda minus di pojok kanan atas jendela MYOB    &lt;br /&gt;8.2 Bukalah program Excel, kemudian ketikanlah “Daftar Akun”.    &lt;br /&gt;8.3 Setelah selesai, simpanlah dengan mengklik File Save As    &lt;br /&gt;8.4 Menyimpan hasil ketikan: simpanlah di Microsoft Office Excel Workbook dan    &lt;br /&gt;juga dalam bentuk Tex (Tab Delimited)    &lt;br /&gt;8.5 Setelah penyimpanan selesai anda harus keluar dari program excel (Exit)    &lt;br /&gt;LANGKAH IMPORT:    &lt;br /&gt;* Bukalah program MYOB, Lalu Klik menu File – Import Data – Accounts.    &lt;br /&gt;* Pilih dan Klik Update Existing Record – Klik Continue    &lt;br /&gt;* Lihat di Look In – pilih dan Klik File akun anda ( Akun LPK Griya……..), File of type ( Text File    &lt;br /&gt;( “TXT )    &lt;br /&gt;* Kemudian Klik Open , kemudian Match all , Kemudian Import    &lt;br /&gt;* Tunggu Prosesnya    &lt;br /&gt;* Keterangan:    &lt;br /&gt;PROSES IMPORT HARUS MENUNJUKKAN ANGKA “0” PADA BARIS RECORD SKIPPED. JIKA ADA ANGKA LAIN, BERARTI ADA AKUN IMPORT YANG GAGAL DAN HARUS DIPERBAIKI TERLEBIH DAHULU. BILA DEMIKIAN HALNYA, COBALAH UNTUK MENGIMPOR KEMBALI.    &lt;br /&gt;* Tampilan Daftar Akun (ACCOUNT LIST) yang kita import dapat dilihat dengan mengklik Account List&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sumber : &lt;a href="http://imansantoso5699.wordpress.com/2011/05/07/menjalankan-myob-accounting-versi-13-17/" target="_blank"&gt;Imansantoso5699.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-8160229978543788038?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/8160229978543788038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/menjalankan-myob-accounting-versi-13-17.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8160229978543788038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8160229978543788038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2012/01/menjalankan-myob-accounting-versi-13-17.html' title='MENJALANKAN MYOB ACCOUNTING ( versi 13-17 )'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-4336767511792385269</id><published>2011-04-13T08:52:00.001-07:00</published><updated>2011-04-13T08:52:05.119-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistim Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi Komputer'/><title type='text'>PERANAN AUDIT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dengan pengolahan transaksi yang sudah menggunakan komputer yaitu Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer, proses akuntansi yang dilakukan untuk pengolahan transaksi/data, cukup user/pemakai tersebut hanya dengan menginput data/transaksi, sehingga secara otomatis data tersebut akan terintegrasi dan bisa membuat informasi Financial Report yang up to date. Untuk menjaga agar sistem tersebut dapat diandalkan dan dapat dipercaya, maka perlu Audit Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer sehingga Financial Report menghasilkan informasi yang relevan, tepat waktu, akurat, lengkap dan merupakan rangkuman Finanncial report, up to date, relevan, audit.   &lt;br /&gt;Audit    &lt;br /&gt;“Suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.” ( Mulyadi, 2002)    &lt;br /&gt;Sistem Informasi Akuntansi    &lt;br /&gt;“Sekelompok dua atau lebih komponen-komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (common purpose).” (Hall, 2001).    &lt;br /&gt;PERANAN AUDIT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER    &lt;br /&gt;Uraian :    &lt;br /&gt;1. Hanya melibatkan proses dengan tangan manusia dalam kegiatan key in transaksi (mencatat dokumentasi bisnis) ke dalam media komputer.    &lt;br /&gt;2. Kecermatan dengan ketepatan waktu pencatatan dan informasi penyajian keuangan terjamin oleh komputer.    &lt;br /&gt;3. Unsur yang paling kritis adalah program komputer yang digunakan dalam memproses kegiatan akuntansi.    &lt;br /&gt;Financial Report    &lt;br /&gt;“Laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan, terutama pihak luar perusahaan, mengenai posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan.” (Sumarso, 1995).    &lt;br /&gt;Dalam bidang pemeriksaan akuntansi (auditing), akuntan tidak dapat lagi menerapkan metode pemeriksaan lama dalam lingkungan organisasi yang telah menggunakan komputer. Ada tiga pendekatan yang dapat dilakukan oleh akuntan dalam memeriksa Financial Report yang telah menggunakan Sistem Informasi Akuntansi adalah :    &lt;br /&gt;Auditing Around The Computer    &lt;br /&gt;Pendekatan ini merupakan pendekatan yang mula-mula ditempuh oleh akuntan. Asumsi yang digunakan dalam pendekatan ini adalah apabila sampel keluaran dari suatu sistem ternyata benar berdasarkan masukan sistem tadi, maka pemrosesannya tentunya dapat diandalkan. Dalam pemeriksaan dengan pendekatan ini akuntan melakukan pemeriksaan di sekitar komputer saja.    &lt;br /&gt;Auditing With The Computer    &lt;br /&gt;Dengan pendekatan ini, akuntan telah memanfaatkan komputer sebagai alat dalam melakukan pemeriksaan. Pada bentuk yang sederhana, komputer dilakukan sebagai alat untuk melakukan penulisan, perhitungan, perbandingan dan sebagainya. Bentuk yang lebih maju dalam pendekatan ini adalah digunakannya Generalized Audit Software yaitu program audit yang berlaku umum untuk berbagai klien.    &lt;br /&gt;Auditing Through The Computer    &lt;br /&gt;Dalam pendekatan ini, akuntan tidak lagi memperlakukan komputer sebagai black box. Di sini akuntan memasukkan data ke dalam komputer untuk diproses hasilnya, kemudian dianalisis untuk memeriksa keandalan dan kecermatan program komputer tersebut.    &lt;br /&gt;HASIL DAN PEMBAHASAN    &lt;br /&gt;Penelitian dengan Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis Komputer harus ada masukan/input data dalam suatu sistem. Kemudian untuk memeriksa Financial Report dilakukan dengan cara terbalik di mana dilakukan pada Financial Report kemudian dilakukan periksaan terhadap aplikasi sampai dengan data/inputan data.    &lt;br /&gt;Uraian proses akuntansi di atas :    &lt;br /&gt;1. Data/voucher, merupakan catatan pertama dari setiap transaksi yang akan digunakan sebagai dasar menginput.    &lt;br /&gt;2. Data/voucher diproses dalam sistem.    &lt;br /&gt;3. Setelah diproses, sistem mengoutput data menjadi informasi.    &lt;br /&gt;4. Output tersebut adalah Jurnal, Neraca, Laba/Rugi, Arus Kas, Laporan Audit dan lain-lain.    &lt;br /&gt;5. Di mana data/voucher yang diinput jumlahnya harus sama dengan hasil outputJurnal.    &lt;br /&gt;6. Hasil proses disimpan.    &lt;br /&gt;7. Input/voucher pada waktu input data harus sama (jumlahnya) dengan output (Jurnal).    &lt;br /&gt;KESIMPULAN    &lt;br /&gt;Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer merupakan suatu pemeriksaan mulai dari input sampai dengan output. Dengan pemeriksaan sebagai berikut: Output diperiksa apakah Financial Report/output lainnya sesuai dengan standar yang ada. Proses pada Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer diperiksa apakah pemrograman menjamin kecepatan, ketelitian dan relevansi suatu informasi. Pemeriksaan dilakukan pada input yang dimasukkan tersebut valid atau tidak dan sesuai dengan ouput atau tidak. Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer mempunyai peranan dalam Penyajian Financial Report. Sehingga Financial Report dapat dijadikan informasi bagi pihak intern maupun ekstern dan juga merupakan dasar pengambilan keputusan.    &lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://danipratami.blogspot.com/2011/03/peranan-audit-sistem-informasi.html" target="_blank"&gt;danipratami.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-4336767511792385269?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/4336767511792385269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2011/04/peranan-audit-sistem-informasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/4336767511792385269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/4336767511792385269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2011/04/peranan-audit-sistem-informasi.html' title='PERANAN AUDIT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-977073180235328450</id><published>2011-04-13T08:49:00.001-07:00</published><updated>2011-04-13T08:49:58.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistim Akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi Komputer'/><title type='text'>Sistem Komputer Akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dewasa ini sistem komputer Akuntansi sangat berkembang pesat, dan bahkan setiap perusahaan harusnya mengembangkan sistemnya sesuai dengan kompleksitas, perkembangan perusahaan, juga untuk mengikuti perkembangan jaman. Dengan adanya software komputer, maka pekerjaan yang manual dan memakan banyak waktu dan tenaga seperti paper work akan semakin berkurang. Selain itu, komputer juga dapat memproses lebih banyak data dalam waktu yang relatif cepat, sehingga efisiensi pun akan didapatkan. Data yang diolah dalam komputer akan menjadi output berupa informasi finansial ataupun non finansial. Proses pengolahan data ini dapat dilakukan secara terdistribusi maupun terpusat. Terdistribusi berarti data diolah secara terpisah (misalnya dalam tiap komputer tanpa terhubung ke jaringan), sedangkan pengolahan terpusat berarti data diolah secara terpusat, dengan satu database sebagai wadah untuk menampung semua data perusahaan (misalnya: komputer terhubung ke jaringan perusahaan untuk pengolahan data).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan menggunakan komputer, laporan yang terlambat ataupun informasi yang non struktural bisa dapat diminimalisasi berkat pengendalian dan penerapan akuntansi untuk menghasilkan informasi yang layak dan berguna dan memenuhi prinsip akuntansi bagi perusahaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dokumen Dasar Akuntansi&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dokumen dasar atau data yang digunakan umumnya berupa bukti transaksi. Ini merupakan input yang sangat penting karena menentukan tujuan yang ingin dicapai dalam akuntansi. Kendala yang sering dialami adalah kurangnya kualitas bukti transaksi, atau bahkan kelebihan input transaksi sehingga sistem yang seharusnya simpel dan mudah digunakan menjadi semakin kompleks dan ruwet. Dokumen dasar yang berkualitas dapat ditransformasi menjadi informasi yang tepat. Adanya standardisasi dalam input ini penting untuk memastikan data masuk ke dalam sistem komputer akuntansi secara tepat dan benar. Perubahan dokumen dasar berdampak pada berubahnya keseluruhan sistem akuntansi dan pengolahan data. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada dasarnya, cara yang sama digunakan oleh setiap perusahaan dalam mengolah dokumen ini, tapi karena adanya perbedaan dalam skala perusahaan (besar kecilnya), jenis usaha, teknologi yang dipakai, ataupun sumber daya yang dipakai, maka sistem akuntansi perusahaan dapat berbeda satu sama lain. Ini yang menyebabkan sistem yang digunakan oleh satu perusahaan bisa jadi tidak bisa digunakan oleh perusahaan lain. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kategori dalam Akuntansi&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Akuntansi dapat dikategorikan menjadi beberapa golongan menurut jenis kegiatannya, yang saling berhubungan satu sama lain sebagai berikut: &lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Akuntansi financial (Financial accounting)      &lt;ul&gt;       &lt;li&gt;Akuntansi Biaya (Cost Accounting)&lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting) &lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Akuntansi Pajak (tax accounting)&lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Pemeriksaan Akuntansi (auditing) &lt;/li&gt;     &lt;/ul&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;Akuntansi manajemen      &lt;ul&gt;       &lt;li&gt;Akuntansi Strategis (planning) &lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Akuntansi Pemerintahan dan Lembaga&lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Sistem Akuntansi &lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Sistem Distribusi&lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Sistem Inventori &lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Sistem Penjualan&lt;/li&gt;        &lt;li&gt;Sistem Komputer Akuntansi &lt;/li&gt;     &lt;/ul&gt;   &lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Sistem Akuntansi Komputer&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;Sistem akuntansi komputer&lt;/i&gt; merupakan sistem akuntansi yang mengalami transformasi karena adanya penggunaan komputer. Sistem ini memberikan banyak keuntungan dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam akuntansi dengan memenuhi prinsip akuntansi. Walau demikian, sistem akuntansi komputer dapat pula menyebabkan masalah baru dalam perusahaan bila perkembangan sistem tidak diikuti dengan training yang memadai bagi sumber daya manusianya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aplikasi Akuntansi Komputer&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Perkembangan teknologi khususnya dalam informasi dan komunikasi memacu perkembangan dalam dunia akuntansi. Salah satu yang berkembang dan telah umum diimplementasikan di dunia adalah aplikasi akuntansi komputer. Beberapa jenis aplikasi akuntansi komputer yang telah banyak dipakai di seluruh penjuru dunia adalah MYOB, Payroll, DacEasy, Simply Accounting, General Ledger, Acc Pac, Peachtree, dll. Manfaat aplikasi akuntansi komputer adalah menghasilkan kemudahan untuk menyusun laporan keuangan perusahaan dengan akurat, efisien dan cepat. Keuntungan dalam penggunaan aplikasi komputer adalah kecepatan dalam mendapatkan laporan keuangan, yang seringkali dilakukan secara otomatis oleh komputer bila dibandingkan dengan cara manual. Penggunaan komputer juga memiliki tingkat ketepatan tinggi. Aplikasi komputer akuntansi juga mampu menghasilkan dan menampilkan data dengan mudah dan cepat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;Aplikasi akuntansi komputer&lt;/i&gt; dapat digunakan oleh semua pemakai yang bisa mengoperasikan komputer serta memahami prosedur standar pembukuan. Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya ditujukan pada pakar akuntansi atau orang yang ahli di bidang komputer yang sudah mengetahui cara menginstal komputer.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-977073180235328450?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/977073180235328450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2011/04/sistem-komputer-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/977073180235328450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/977073180235328450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2011/04/sistem-komputer-akuntansi.html' title='Sistem Komputer Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-5546211171184839888</id><published>2010-10-14T21:49:00.001-07:00</published><updated>2010-10-14T21:49:04.912-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Cara Belajar Akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Oleh Daljono   &lt;br /&gt;Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam melakukan kegiatan belajar.&amp;#160; Ada orang yang cukup dengan memperhatikan secara saksama ketika dijelaskan, mereka sudah langsung menguasai materi yang disajikan tanpa harus belajar lagi.&amp;#160; Ada pula mahasiswa yang belajar dengan cara membaca buku berkali-kali, namun tidak menguasai materi.&amp;#160; Ada juga yang dalam membaca buku harus mencoret dengan starbilo warna.&amp;#160; Sampai – sampai buku yang semula putih bersih menjadi&amp;#160; &lt;em&gt;full color&lt;/em&gt;. Ada juga yang menggaris bawahi setiap kata penting yang ia temukan di textbook.&amp;#160; Seolah-olah ia tidak percaya kalau seluruh baris tulisan kalimat di buku itu sudah lurus.&amp;#160; Karena semua kalimat dalam buku yang dibaca adalah penting, maka dari awal sampai akhir buku menjadi bergaris.&amp;#160; Yang lebih heboh lagi, adalah….. jurus baca mantra.&amp;#160; Dengan jurus baca mantra ini mereka membaca catatan kecil secara berkali-kali.&amp;#160; Definisi – definisi, rumus –rumus, dsb akan dibaca (diucapkan) berkali –kali dimanapun, kapanpun, …. nah, persis orang baca mantra kan!.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bagi siswa (mahasiswa) yang masih duduk di bangku sekolah (kuliah) mau tidak mau harus belajar.&amp;#160; Bahkan bagi siapapun yang ingin menambah ilmunya, menambah pengetahuannya, akan melakukan kegiatan belajar.&amp;#160; Belajar adalah kegiatan utama, kegiatan penting, (meski sebagian ada yang menganggap sebagai kegiatan sampingan).&amp;#160; Bagi siswa/mahasiswa, tentu secara lisan akan mengatakan bahwa belajar adalah kegiatan utamanya.&amp;#160; Tetapi kenyataannya ada diantara mereka yang mengatakan demikian itu, kegiatan belajarnya lebih banyak ketinggal dibanding dengan kegiatan lainnya.&amp;#160; Ya… tentu kegiatan lainnya lebih mengasyikkan dibanding dengan belajar.&amp;#160; Belajar satu jam serasa sudah belajar semalam suntuk, bermain selama 5 jam terasa baru lima menit saja.&amp;#160; Banyak pula mahasiswa yang menyibukkan diri ke dalam berbagai aktivitas demi untuk mendapatkan pengalaman, sampai-sampai lupa akan tugas belajarnya.&amp;#160; Bagi mahasiswa yang sambil kerja (apa kerja sambil kuliah?), mereka kesulitan untuk mengalokasikan waktu belajarnya.&amp;#160; Mereka takut pekerjaannya berantakan, akan tetapi takut pula jika nilai kuliahnya jelek.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Harapan terbaik adalah, pekerjaan kantor beres tetapi nilai kuliah juga dapat A.&amp;#160; Semua aktivitas lancar dan dapat pengalaman banyak, tetapi juga nilai yang tercantum di KHS adalah A semua.&amp;#160; Memang menyenangkan jika semua mata kuliah dapat nilai A, serta materi kuliah dapat dikuasai secara sempurna, dan semua itu diperoleh dengan usaha belajar secara santai.&amp;#160; Nah, semua itu dapat Anda capai (berusaha) jika Anda menerapkan strategi belajar secara efektif dan efisien.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di atas dikatakan bahwa setiap orang memiliki gaya cara belajar sendiri-sendiri.&amp;#160; Tetapi, metode belajar yang efektif dan efisien akan memiliki pola yang sama.&amp;#160; Metode belajar yang dibahas di sini adalah belajar khusus untuk Mata kuliah Akuntansi di tingkat dasar.&amp;#160; Karena tujuan mata kuliah tingkat dasar berbeda dengan mata kuliah tingkat akhir, maka cara belajarpun juga berbeda.&amp;#160; Pada tingkat dasar, seperti mata kuliah Pengantar Akuntansi, Akuntansi Biaya, Akuntansi Keuangan Menengah, Akuntansi Keuangan Lanjutan, dan Akuntansi Manajemen, mahasiswa dituntut selain memahami pengetahuan (materi kuliah) mahasiswa juga dituntut terampil melakukan penghitungan, pencatatan, atau bahkan melakukan pemecahan masalah.&amp;#160; Jadi pada mata kuliah tersebut, tahu saja tidak cukup.&amp;#160; Anda harus terampil melakukan/mengerjakan sesuatu.&amp;#160; Terampil, berarti Anda harus dapat mengerjakan pekerjaan secara cepat dan benar.&amp;#160; Karena tujuan yang seperti ini maka dalam ujian jarang ditemui soal yang menanyakan definisi, nama metode, ataupun menanyakan cara /prosedur sesuatu.&amp;#160; Kebanyakan soal ujian untuk mata kuliah tersebut adalah kasus.&amp;#160; Mahasiswa diminta melakukan penghitungan, pencatatan (proses akuntansi), pembuatan laporan, atau bahkan pembuatan keputusan.   &lt;br /&gt;Agar Anda berhasil dalam belajar Akuntansi, Anda harus punya strategi dalam belajar.&amp;#160; strategi tersebut meliputi: strategi ketika baca buku, strategi ketika sedang kuliah, strategi ketika menyelesaikan latihan.    &lt;br /&gt;Berikut ini TIP singkat untuk belajar Akuntansi    &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Strategi Baca Buku Akuntansi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1.&amp;#160; Baca buku secara saksama.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yakinkanlah diri Anda telah membaca dan memahami isi buku tersebut.&amp;#160; Membaca buku tidak perlu berulang-ulang, sekali saja cukup (asal paham).&amp;#160; Baca sekali dan langsung paham.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2.&amp;#160; Baca secara urut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam membaca buku akuntansi, Anda harus membaca secara urut dari bab paling depan, kemudian bab demi bab dibelakangnya (khususnya buku Akuntansi Dasar dan Akuntansi Biaya).&amp;#160; Jika Anda tidak paham isi bab 3, tentu akan jauh kesulitan untuk memahami bab 4.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3.&amp;#160; Jangan tergesa-gesa dalam membaca.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pastikan bahwa Anda memahami isi materi yang Anda baca. Biar membaca secara lambat, asal Anda memahami isinya, itu jauh lebih baik daripada Anda membaca cepat tetapi tidak memahami isinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;4.&amp;#160; Beri tanda pada istilah atau kalimat yang menurut Anda paling penting.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;5.&amp;#160; Membaca bukan sekedar mengeja huruf ataupun angka.&amp;#160; Pahami makna setiap kalimat yang Anda baca.&amp;#160; Cari tahu asal usul angka hitungan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;6.&amp;#160; Hitung ulang angka2 yang ada pada buku itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Telusuri asal usul angka itu.&amp;#160; Hal ini bukan berarti Anda tidak percaya pada buku itu, akan tetapi jika penelusuran Anda benar, berarti pemahaman Anda juga benar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;7.&amp;#160; Buat ringkasan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Agar Anda tidak perlu membaca bab itu berkali-kali, buatlah ringkasan.&amp;#160; Ringkasan singkat akan mengingatkan diri Anda pada isi secara keseluruhan.&amp;#160; Ringkasan tidak harus berupa kalimat singkat yang ditulis secara kecil-kecil, akan tetapi bisa berupa gambar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Saat kuliah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1.&amp;#160; Pastikan Anda telah mengetahui topik yang akan dibahas dalam pertemuan kuliah.&amp;#160; Anda telah membaca materi yang akan dibahas dalam perkuliahan.&amp;#160; Jika Anda telah membaca materi tersebut, Anda akan lebih mudah mengikuti materi yang disampaikan dosen.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2.&amp;#160;&amp;#160; Datang beberapa menit sebelum kuliah dimulai.&amp;#160; Dengan datang lebih awal, Anda akan jauh lebih tenang dan siap untuk mengikuti kuliah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3.&amp;#160;&amp;#160; Pilih tempat duduk di depan.&amp;#160; Tempat duduk akan membantu dalam konsentrasi Anda.&amp;#160; Jika Anda pilih di belakang, biasanya akan banyak gangguan.&amp;#160; Umumnya mereka yang tidak siap mengikuti perkuliahan akan memilih duduk di belakang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;4.&amp;#160;&amp;#160; Matikan HP Anda.&amp;#160; Ingat “matikan” bukan &lt;em&gt;silence&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;quiet mode.&lt;/em&gt; HP tidak hanya mengganggu kanan kiri, kelas, tetapi pasti akan mengganggu diri Anda sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;5.&amp;#160;&amp;#160; Konsentrasikan pikiran Anda pada kuliah.&amp;#160; Buang jauh-jauh pikiran Anda yang sering melayang-layang kemana-mana.&amp;#160; Selama mengikuti perkuliahan, lupakan aktivitas yang Anda lakukan sebelum kuliah maupun rencana aktivitas setelah kuliah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;6.&amp;#160;&amp;#160; Jangan sibuk mencatat&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Memahami materi itu jauh lebih penting dibandingkan dengan hanya memiliki catatan lengkap.&amp;#160; Catatan kuliah dapat Anda peroleh dari ringkasan baca buku, copy transparasi (slide PowerPoint), copy handouts, ataupun copy catatan punya teman.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;7.&amp;#160;&amp;#160; Ajukan pertanyaan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ikuti jalan pikir dosen.&amp;#160; Jika Anda tidak setuju atau Anda tidak paham apa yang disampaikan dosen, ajukan pertanyaan secara sopan.&amp;#160; Jika Anda punya pendapat lain, sampaikan secara jelas.&amp;#160; Jangan takut bertanya.&amp;#160; Umumnya mereka yang sudah belajar sebelum kuliah, mereka punya banyak pertanyaan.&amp;#160; Sedangkan mereka yang kuliah tanpa persiapan, mereka tidak punya pertanyaan.&amp;#160; Tidak bertanya bukan berarti sudah paham, bisa jadi memang tidak tahu apa yang harus ditanyakan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;8.&amp;#160;&amp;#160; Jawab pertanyaan&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sering dosen mengajukan pertanyaan dalam menjelaskan suatu materi.&amp;#160; Dosen sering mengajak diskusi bersama.&amp;#160; Jangan takut salah untuk menjawab pertanyaan tersebut.&amp;#160; Jawablah dengan serius.&amp;#160; Umumnya dosen tidak akan marah jika jawaban Anda salah, asal Anda tidak menjawab secara sembrono.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;9.&amp;#160;&amp;#160; Tunjukkan kemampuan Anda&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kuliah Akuntansi, sudah pasti akan banyak PR.&amp;#160; PR kadang dibahas di kelas.&amp;#160; Atau kadang ada soal di kelas yang harus dikerjakan di kelas.&amp;#160; Dalam pembahasan soal tersebut sering dosen menyuruh maju mahasiswa baik secara sukarela maupun penunjukan.&amp;#160; Jangan takut salah, maju saja. (tentu tidak BoNek lho ya).&amp;#160; Dengan Anda mengerjakan di depan kelas, Anda akan merasa yakin bahwa Anda bisa mengerjakannya.&amp;#160; Jika pekerjaan Anda ternyata salah, Anda akan terkesan dan Anda tidak akan mengulangi kesalahan tersebut saat ujian nanti.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;10.&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Jangan tunda, segera lengkapi pemahaman Anda dengan membaca ulang materi yang sudah dibahas di kelas tadi, begitu kuliah selesai.   &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Latihan soal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Anda akan menjadi terampil mengerjakan pekerjaan akuntansi jika Anda sering melakukan latihan.&amp;#160; Jika Anda terampil, maka dalam mengerjakan soal ujian Anda akan dapat mengerjakan dalam waktu yang lebih singkat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1.&amp;#160;&amp;#160; Cobalah untuk setiap materi, Anda mengerjakan soal latihan.&amp;#160; Carilah soal latihan yang ada pada setiap bab pembahasan.&amp;#160; Jangan hanya mengerjakan soal jika ada tugas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2.&amp;#160;&amp;#160; Untuk latihan tahap awal, Anda bisa lihat soal jawab pada buku.&amp;#160; Cobalah terlebih dahulu mengerjakan soal tersebut dan jangan melihat jawabannya.&amp;#160; Jika Anda telah selesai mengerjakannya, cocokkan dengan jawaban yang ada.&amp;#160; Jangan langsung percaya bahwa jawabanmu salah.&amp;#160; Mungkin saja jawaban buku itu yang salah.&amp;#160; Diskusikan dengan teman.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3.&amp;#160;&amp;#160; Kerjakan soal-soal yang memang tidak ada jawabannya.&amp;#160; Jika kesulitan, Anda bisa buka buku.&amp;#160; Jika tetap sulit, diskusikan dengan teman.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;4.&amp;#160;&amp;#160; Jika Anda telah yakin jawaban benar, cobalah kerjakan lagi soal tersebut.&amp;#160; Tetapi kali ini jangan buka buku dan hitung berapa menit yang Anda perlukan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;5.&amp;#160;&amp;#160; Jika Anda mengerjakan tugas PR, jangan sekali-kali hanya copy-paste pekerjaan teman.&amp;#160; Dengan copy-paste Anda hanya menyelesaikan tugas, tetapi Anda tidak belajar.&amp;#160; Tujuan dosen memberi tugas adalah agar Anda belajar.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;6.&amp;#160;&amp;#160; Jika Anda terpaksa harus minta bantuan teman untuk mengerjakan PR, cobalah jangan asal copy-paste.&amp;#160; Tanyalah mengapa jawabannya demikian. Tanyalah asal usul angka jawabannya.&amp;#160; Jika Anda yang ditanya, jawablah sejelas mungkin.&amp;#160; Dengan menjawab pertanyaan teman, ilmu Anda tidak akan hilang, justru malah semakin memperbaiki pemahaman Anda.   &lt;br /&gt;Itu tadi baru sekedar tip untuk belajar secara singkat.&amp;#160; Agar kuliah Anda dapat sukses, tentu masih banyak strategi yang harus Anda persiapkan.&amp;#160; Seperti halnya dengan strategi mengerjakan ujian, dll.&amp;#160; Begitu juga agar Anda bisa membaca secara nyaman, Anda harus punya buku sendiri.&amp;#160; Jika Anda punya buku sendiri, maka Anda akan bebas mencoret, menandai, ataupun menggambari.&amp;#160; Jangan mencoret-coret buku perpustakaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;disalin dari : &lt;a href="http://getarkanilmu.wordpress.com/2009/12/03/cara-belajar-akuntansi/" target="_blank"&gt;getarkanilmu.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-5546211171184839888?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/5546211171184839888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2010/10/cara-belajar-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5546211171184839888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5546211171184839888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2010/10/cara-belajar-akuntansi.html' title='Cara Belajar Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-9094878154810115083</id><published>2009-10-25T22:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T22:04:39.415-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi Perusahaan Dagang'/><title type='text'>Akuntansi Perusahaan Dagang</title><content type='html'>KEGIATAN PERUSAHAAN DAGANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan maupun prosedur akuntansi perusahaan dagang tidak berbeda dengan perusahaan jasa. Sesuai dengan konsep penanding (matching principle) laba bersih (Rugi) suatu perusahan dagang dihitung dengan cara mengurangkan biaya untuk memperoleh pendapatan dari hasil penjualan pada periode yang bersangkutan. Biaya-biaya tersebut meliputi harga pokok (cost) barang yang terjual dan biaya-biaya operasi yang terjadi selama periode yang bersangkutan. Harga pokok barang yang laku dijual disebut dengan harga pokok penjualan. Misalkan dalam suatu toko elektronik, yang disebut harga pokok penjualan meliputi semua biaya yang dikeluarkan untuk membeli televisi, radio, kulkas, mesin cuci dan lainnya yang telah laku dijual dalam satu periode.&lt;br /&gt;Biaya Operasi suatu toko elektronik meliputi semua biaya yang berhubungan dengan kegiatan penjualan dan administrasi toko seperti biaya sewa, gaji pegawai, biaya advertensi, biaya listrik dan biaya telpon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan kegiatan perusahaan jasa dan perusahaan dagangan adalah perusahaan pertama menjual jasa sedangkan perusahaan yang kedua menjual barang dagangan. Karena adanya barang secara fisik yang dibeli dan dijual, biasanya perusahaan dagang mempunyai gudang untuk menyimpan barang dagangan. yang disebut dengan persediaan barang dagangan. Perusahaan membeli barang dagangan dari pemasok dan menjualanya kembali kepada pelanggan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKUNTANSI UNTUK PENJULAN BARANG DAGANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan barang dagangan juga dicatat dengan mendebet rekening kas atau piutang dagang dan mengkredit rekening pendapatan. Nama rekening pendapatan yang biasanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan adalah penjualan.&lt;br /&gt;Penjualan barang dagangan dapat dilakukan secara tunai atau dapat dilakukan secara kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENJUALAN TUNAI&lt;br /&gt;Penjualan tunai biasanya dicatat pada Register Kas dan pada akhir hari kerja dijumlah. Penjualan tunai seperti ini dapat dicatat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kas                 Rp 10.000.000&lt;br /&gt;      -Penjualan               Rp 10.000.000&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;           (untuk mencatat transaksi penjualan tunai)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Penjualan kepada pelanggan yang membayar dengan kartu kredit bank misalkan (Master Card, Visa Card) biasanya dianggap sebagai penjualan tunai. Kartu kredit yang diterima oleh sipenjual disetor ke bank bersama dengan diterima uang kontan dan cek yang diterima dari pelanggan. Secara berkala bank membebankan ongkos jasa pengurusan penjualan dengan kartu kredit tersebut. Ongkos jasa ini didebet ke perkiraan beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENJUALAN KREDIT&lt;br /&gt;Suatu perusahaan sering juga menjual barang dagangan secara kredit yaitu bilamana pembayaran baru diterima bebarapa waktu kemudian. Penjualan semacam ini dibukukan debet pada rekening Piutang dagang dan kredit rekening penjualan, jurnalnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Piutang Dagang (account Receivable)    Rp 10.000.000&lt;br /&gt;         -Penjualan (sales)                           Rp 10.000.000&lt;br /&gt;     (Untuk mencatat transaksi penjualan kredit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekening penjulan hanya digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan. Apabila sebuah perusahaan dagangan menjual peralatan kantor (bukan barang dagangan), maka yang dikredit adalah rekening Peralatan Kantor, bukan rekening Penjualan.&lt;br /&gt;Penjualan dengan kartu kredit yang bukan dikeluarkan oleh bank misalnya American Express umumnya harus dilaporkan secara berkala kepada perusahaan yang mengelolah kartu kredit tersebut sebelum dapat dicairkan menjadi uang tunai.Penjualan seperti ini menimbulkan piutang pada perusahaan pengelolah kartu kredit tersebut. Pengelolah kartu kredit akan memungut ongkos jasa pengurusan sebelum mengirimkan uang tunai pencairan kartu kredit tersebut. Misalkan penjualan dengan menggunakan kartu kredit bukan bank Rp 5.000.000 dan dilaporkan kepada perusahaan pengelolah kartu kredit pada tanggal 10 Januari. Pada Tanggal 15 Januari perusahaan pengelolah kartu kredit memotong ongkos sebesar Rp 125.000 dan mengirim uang sebesar Rp 4.875.000. Transaksi tersebut dapat dicatat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Januari     Piutang Dagang           Rp 5.000.000&lt;br /&gt;                     -Penjualan                       Rp 5.000.000&lt;br /&gt;                     ( Penjualan dgn menggunakan American Express)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Janauri     Kas                           Rp 4.875.000&lt;br /&gt;              Beban Penagihan Kartu Kredit  Rp   125.000&lt;br /&gt;                 -Piutang dagang                       Rp 5.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   ( Penerimaan kas dari American Express untuk penjualan&lt;br /&gt;        yang dilaporkan tanggal 10 Januari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RETUR DAN POTONGAN PENJUALAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang dagangan yang telah terjual mungkin saja dikembalikan oleh pelanggan (retur penjualan) atau karena barangnya cacat atau karena alasan lain sehingga pembeli tidak puas. Kepada pelanggan diberikan potongan dari harga semula barang yang dijual tersebut (potongan penjualan). Bila retur penjualan atau potongan penjualan menyangkut penjualan kredit, biasanya penjual menyampaikan nota kredit (Credit Memorandum) kepada pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nota kredit itu menunjukkan jumlah yang dikreditkan pada pelanggan serta alasan pengkreditan tersebut.&lt;br /&gt;Retur penjualan pada hakikatnya merupakan pembatalan atas penjualan yang telah dilakukan perusahaan (baik sebagian ataupun seluruhnya). Pengaruh Retur ataupun potongan penjualan adalah berkurangnya pendapatan penjualan dan berkurangnya kas atau piutang dagang.&lt;br /&gt;Bila perkiraan penjualan didebet, maka saldo perkiraan penjualan ini pada akhir periode akan menunjukkan penjualan bersih (net Sales), dan jumlah retur dan potongan penjualan tidak akan diungkapkan lagi. Karena berkurangnya pendapatan disebabkan oleh potongan penjualan, dan berbagai beban yang berkaitan dengan pengembalikan barang (angkutan, pengepakan, perbaikan, penjualan kembali dan sebagainya), disarankan agar jumlah transaksi seperti ini diketahui oleh manajemen. Kebijakan semacam ini akan memungkinkan manajemen menentukan sebab-sebab retur dan potongan tersebut, seandainya jumlahnya sangat besar, dan untuk mengambil tindakan perbaikan. Kerena alasan inilah kita cendrung mendebet perkiraan yang disebut Retur dan potongan penjualan ( Sales Return and Allowances ). Bila penjualan semula dilakukan secara kredit, maka sisa transaksi tersebut dicatat sebagai kredit ke piutang dagang. Misalnya diterima pengembalian barang karena rusak dari salah seorang pelanggan senilai Rp 250.000 yang berasal dari transaksi penjualan kredit. maka pencatatn yang dilakukan untuk pengembalian barang tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Retur dan Potongan Penjualan     Rp 250.000&lt;br /&gt;    Piutang Dagang                        Rp 250.000&lt;br /&gt;           ( Berdasarkan nota kredit no. 234)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika uang tunai yang dikembalikan karena barang yang dikembalikan ataupun karena potongan harga, maka retur dan potongan penjualan didebet dank as dikredit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POTONGAN PENJUALAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika penjualan dilakukan secara kredit, maka syarat pembayaran dimasa akan datang harus ditetapkan dengan jelas, sehingga kedua pihak mengetahui berapa jumlah yang harus dibayar dan kapan pembayaran dilakukan. Syarat penjualan biasanya dicantumkan dalam faktur penjualan dan merupakan bagian dari perjanjian penjualan. Syarat perjanjian disebut juga dengan termin yang biasa ditulis 2/10, n/30, artinya adalah akan diberikan potongan 2% jika pembayaran dilakukan 10 hari sesudah tanggal faktur, tapi tidak melewati 30 hari sejak tanggal faktur.&lt;br /&gt;Syarat penjualan kadang kala juga ditulis dengan symbol n/30 (n adalah singkatan dari netto) yang artinya harga faktur neto atau keseluruhan harga faktur harus dibayar dalam waktu 30 hari sesudah tanggal faktur, cara lain menyatakan syarat penjualan adalah misal n,10/EOM (End of Month) atau akhir bulan. Ini berarti faktur harus dibayar dalam waktu 10 hari sesudah akhir bulan, dihitung dari bulan yang tertulis pada faktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat transaksi penjualan penjual belum mengetahui apakah pembeli akan memanfaatkan potongan atau tidak. Biasanya perusahaan mencatat penjualan sebesar harga faktur bruto.&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 Januari perusahaan Amazon menjual barang dagangan kepada seorang pembeli seharga Rp 10.000.000 secara kredit, dengan syarat 2/10,n/30. Jurnal untuk mencatat transaksi penjualan ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Januari       Piutang dagang      Rp10.000.000&lt;br /&gt;                      -Penjualan                 Rp 10.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 (Pencatatan penjualan barang dagangan dengan&lt;br /&gt;                          syarat 2/10,n/30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat penjualan diatas mempunyai arti bahwa perusahaan Amazon akan memberikan potongan 2% ( 2% x 10.000.000 = 200.000) jika pembeli melakukan pembayaran tidak melewati tanggal 30 Januari atau jika melewati tanggal 30 Januari tapi tidak lebih dari tanggal 19 Februari pembeli harus membayar penuh yaitu 10.000.000. Jurnal pencatatan transaksi tanggal 30 Januari adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 Januari        Kas                Rp 9.800.000&lt;br /&gt;                 Potongan penjualan Rp   200.000&lt;br /&gt;                       Piutang Dagang         Rp 10.000.000&lt;br /&gt;          ( Pencatatan penerimaan piutang dikurangi potongan 2%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya pembeli melakukan pengembalian barang (retur) sebelum pembayaran dilakukan, maka potongan hanya dikenakan pada harga barang yang jadi dijual (tidak dikembalikan). Sebagai contoh seandainya konsumen yang melakukan pembelian pada tanggal 10 Januari seharga Rp 10.000.000 dengan syarat 2/10,n/30, pada tanggal 15 Januari mengembalikan barang yang rusak seharga Rp 2.000.000, maka harga faktur brutoatas barang yang jadi dibeli adalah Rp 8.000.000 (Rp 10.000.000 – Rp 2.000.000). Dengan demikian potongan tunai harus dihitung atas dasar harga Rp 8.000.000. Misalkan pembeli melakukan pembayaran tanggal 19 Januari maka ia akan mendapat potongan sebesar Rp 160.000 (2% x Rp 8.000.000). Jurnal yang dicatat adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Januari      Kas                       Rp 7.840.000&lt;br /&gt;               Potongan tunai penjualan  Rp    160.000&lt;br /&gt;                     -Piutang dagang                    Rp 8.000.000&lt;br /&gt;                (untuk mencatat penerimaan piutang potongan 2%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya pembayaran piutang diterima tanggal 21 Januari, maka perusahaan, maka pembeli tidak memanfaatkan potongan, maka ia harus membayar penuh sebesar Rp 8.000.000. Jurnal yang dilakukan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Januari       Kas                Rp 8.000.000&lt;br /&gt;                     -Piutang Dagang             Rp 8.000.000&lt;br /&gt;                (Untuk mencatat penerimaan piutang dagang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh penyajian rekening-rekening tersebut dalam laporan rugi laba adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Amazon&lt;br /&gt;Laporan Rugi-Laba (sebagian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan ……………………………………………………                    Rp  10.000.000&lt;br /&gt;Kurangi : &lt;br /&gt;Retur dan Potongan penjualan  Rp 250.000&lt;br /&gt;Potongan Penjualan            Rp 160.000&lt;br /&gt;jumlah                                            Rp     410.000&lt;br /&gt;Penjualan bersih ………………………………………….                Rp   9.590.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARGA POKOK PENJUALAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga pokok barang yang telah laku dijual biasa disebut juga Harga Pokok Penjualan (HPP). Untuk mendapat memahami cara menentukan harga pokok penjualan pada suatu periode, kita harus memahami dahulu pengertian persediaan dagangan dan harga pembelian bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSEDIAAN BARANG DAGANG (INVENTORY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persediaan barang dagangan adalah barang-barang yang disediakan untuk dijual kepada para konsumen selama periode normal kegiatan perusahaan.&lt;br /&gt;Persediaan yang dimiliki perusahaan pada awal periode akuntansi, disebut persediaan awal. Persediaan yang dimiliki oleh perusahaan pada akhir periode akuntansi disebut dengan persediaan akhir dan akan dilaporkan dalam neraca sebagai aktiva lancar yaitu pada rekening persediaan dan dipihak lain dicantumkan dalam laporan rugi-laba sebagai salah satu elemen yang akan berpengaruh pada penentuan laba bersih perusahaan.&lt;br /&gt;Ada dua system pencatatan persediaan yakni metode persediaan periodik dan metode persediaan perpetual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Persediaan Periodik&lt;br /&gt;Dalam metode periodik, adanya transaksi peembelian tidak didebet pada rekening persediaan tapi didebet pada rekening pembelian begitu juga dengan transaksi penjualan tidak dikredit pada reeking persediaan tapi pada reeking penjualan.&lt;br /&gt;Informasi mengenai persediaan yang ada pada suatu saat tertentu, tidak didapat dari rekening persediaan tapi melalui perhitungan fisik atas persediaan yang ada digudang. Perhitungan fisik biasa dilakukan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan. Dalam metode ini perhitungan fisik mempunyai peranan penting, karena tanpa perhitungan fisik laporan keuangan tidak dapat disusun. Dalam pembahasan ini kita akan menggunakan metode pisik atau periodik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Persediaan Perpetual&lt;br /&gt;Dalam metode perpetual, baik jumlah penjualan maupun harga pokok penjualan dan dicatat pada setiap saat barang dijual. Dengan cara ini catatan akuntansi akan secara terus menerus mengungkapkan besarnya persediaan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh perhitungan Harga Pokok Penjualan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Pokok Penjualan :&lt;br /&gt;Persediaan  barang, 1 Januari             Rp    10.000&lt;br /&gt;Pembelian                    Rp  530.000&lt;br /&gt;Dikurangi :&lt;br /&gt;Retur dan Potongan pembelian (Rp   20.000)&lt;br /&gt;Potongan pembelian           (Rp   10.600)&lt;br /&gt;Pembelian bersih                          Rp   499.400&lt;br /&gt;Harga Pokok Barang Tersedia Untuk Dijual  Rp   509.400&lt;br /&gt;Dikurangi : Persediaan barang, 31 DesemberRp    60.000&lt;br /&gt;Harga Pokok Penjualan                      Rp  449.400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSEDIAAN AWAL&lt;br /&gt;Persediaan awal sebesar Rp 10.000 diperoleh dari perhitungan fisik periode yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBELIAN&lt;br /&gt;Apabila perusahaan menggunbakan metode persediaan periodic, maka pembelian barang dagangan dicatat dengan mendebet rekening pembelian. Rekening pembelian merupakan sebuah rekening sementara yang digunakan untuk mengumpulkan seluruh harga pokok barang yang dibeli selama periode, sehingga pada tiap akhir peeriode rekening ini harus ditutup.&lt;br /&gt;Misalkan pada tanggal 5 Januari perusahaan membeli barang dagangan secara kredit (2/10, n/30) seharga Rp 530.000. Transaksi ini dicatat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Januari  Pembelia           Rp 530.000&lt;br /&gt;               Hutang Dagang            Rp 530.000&lt;br /&gt;           ( untuk mencatat pembelian barang dagangan dengan termin (2/10,n/30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekening pembelian hanya digunakan untuk mencatat pembelian barang dagangan, apabila perusahaan membeli barang yang digunakan untuk keperluan sendiri misalnya membeli lemari untuk dipakai sendiri, maka yang didebet adalah rekening aktiva yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RETUR DAN POTONGAN PEMBELIAN&lt;br /&gt;Seperti halnya transaksi penjualan, dalam transaksi pembelian terdapat juga retur pembelian. Apabila barang yang dibeli dari pemasok ternyata rusak atau tidak memuaskan, maka biasa pembeli mengembalikan barang tersebut dan utang kepada pemasok menjadi berkurang. Kemungkinan lain adalah barang tersebut tidak dikembalikan oleh pembeli tapi ia meminta potongan harga. Untuk mencatat kejadian ini biasanya digunakan rekening Retur dan Potongan pembelian.&lt;br /&gt;Misal Pada tanggal 6 Januari dikembalikan barang sebesar Rp 20.000 yang dibeli pada tanggal 5 Januari. Maka jurnalnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Januari    Hutang Dagang          Rp 20.000&lt;br /&gt;                   -Retur Pembelian           Rp 20.000&lt;br /&gt;         (untuk mencatat pengembalian barang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transaksi retur pembelian sebenarnya dapat dicatat dengan mengkredit rekening pembelian. Namun banyak perusahaan menyukai rekening retur dan potongan pembelian, karena dari rekening ini dapat diketahui jumlah retur pembelian yang terjadi selama periode.&lt;br /&gt;Rekening retur dan potongan peembelian merupakan rekening lawan terhadap rekening pembelian. Saldo reking retur dan potongan pembelian harus dikurangkan terhadap jumlah pembelian kotor, sehingga dapat diketuhi pembeelian bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POTONGAN TUNAI PEMBELIAN&lt;br /&gt;Apabila barang dagangan dibeli secara kredit maka syarat pembayarannya ditulis pada faktur peembelian. Pemasok biasanya memberikan potongan kepada pembeli yang membayar dalam waktu yang telah ditentukan. Jika penjual memberikan potongan tunai, maka potongan tersebut oleh pembeli dinamakan potongan tunai pembelian.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan contoh sebelumnya yaitu pada tanggal 5 Januari perusahaan membeli barang dagangan secara kredit (2/10, n/30) seharga Rp 530.000 Kemudian tanggal 6 Januari dikembalikan barang sebesar Rp 20.000 yang dibeli pada tanggal 5 Januari. Seandainya tanggal 14 Januari perusahaan melunasi semua hutangnya. Maka jurnalnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Januari     Hutang dagang      Rp  530.000&lt;br /&gt;              Potongan pembelian Rp   10.600&lt;br /&gt;                  - Kas                      Rp 519.400&lt;br /&gt;                     (Jurnal untuk mencatat saat pembayaran atas pembelian&lt;br /&gt;                      barang tanggal 5 Januari, dengan potongan 2%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POTONGAN RABAT&lt;br /&gt;Biasanya pembelian dalam jumlah yang besar bisanya mendapat potongan khusus dari harga resmi yang tercantum. Potongan semacam ini disebut RABAT. Rabat tidak dama dengan potongan tunai. Potongan tunai adalah potongan yang diterima karena perusahaan membayar dalam waktu yang telah ditentukan dalam syarat pembelian, sedangkan rabat adalah potongan yang diterima berupa pengurang harga dari harga resmi. Rabat biasanya ditentukan dalam tarif. Misalnya Barang dengan harga menurut daftar sebesar Rp100.000 dijual dengan rabat 30% . Harga jual sesungguhnya menjadi Rp 70.000 ( 100.000- (30% x Rp 100.000). Rabat tidak dicatat dalam pembukuan, baik dalam pembukuan pembeli maupun penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIAYA ANGKUT&lt;br /&gt;Perjanjian antara penjual dan pembeli mencakup ketentuan mengenai pihak manakah yang harus menanggung biaya angkut barang ke gudang pembeli. Bila pembeli yang menanggung biaya tersebut, ketentuan ini disebut franco gudang penjual (FOB Shipping point), bila biaya angkut ditanggung oleh penjual, ketentuan ini disebut franco gudang pembeli ( FOB Destination).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Angkut bagi Pembeli&lt;br /&gt;Bila barang dibeli dengan syarat franco gudang penjual, maka biaya angkut yang telah dibayar oleh pembeli hendaknya didebet ke perkiraan Pembelian dan dikredit ke rekening Kas. Beberapa perusahaan menggunakan perkiraan yang diberi judul Angkos Angkut. Saldo perkiraan ini ditambahkan ke saldo perkiraan pembelian untuk menetapkan jumlah harga pokok barang yang dibeli.&lt;br /&gt;Dalam bebrapa hal, penjual mungkin membayar dimuka biaya angkut dan menambahkannya ke Faktur, walaupun dalam perjanjiannya dinyatakan bahwa pembeli yang menanggung biaya angkut tersebut (franco gudang penjual). Bila penjual membayar lebih dulu biaya angkut, pembeli akan memasukkan biaya itu dalam debet pembelian dan kredit hutang dagang. Misalnya tanggal 15 Januari Amazon Co. membeli barang dari Bill Co. secara kredit seharga Rp 5.000.000 dengan syarat franco gudang penjual, (2/10,n/30) ditambah biaya angkut yang telah dibayar lebih dahulu oleh penjual sebesar Rp50.000yang ditambahkan ke faktur. Ayat jurnalnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Januari  Pembelian          Rp 5.050.000&lt;br /&gt;              - Hutang dagang              Rp 5.050.000&lt;br /&gt;                (mencatat pembelian barang dagangan dengan franco gudang pembeli)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam perjanjian dicantumkan adanya potongan harga untuk pelunasan lebih awal, maka potongan itu dihitung dari jumlah penjualan dan bukan dari total jumlah dalam faktur. Misalkan Amazon Co. membayar hutang tanggal 20 Januari , maka perhitungannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktur dari Bill   termasuk biaya angkut  Rp 50.000 yang telah dibayar lebih dulu oleh penjual     Rp 5.050.000&lt;br /&gt;Dasar menghitung potongan Rp 5000.000 &lt;br /&gt;Tarif potong 2%&lt;br /&gt;Jumlah potongan (5.000.000 x 2%)  Rp    100.000&lt;br /&gt;Jumlah pembayaran    Rp 4.950.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amazon akan menjurnal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Januari     Hutang dagang        Rp 5.050.000&lt;br /&gt;                 - Kas                         Rp 4.950.000&lt;br /&gt;                 - Potongan pembelian          Rp   100.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Angkut bagi penjual&lt;br /&gt;Bila dalam perjanjian dinyatakan bahwa penjual menanggung biaya angkut (franco gudang pembeli), maka biaya angkut yang dibayar oleh penjual didebet ke perkiraan Biaya transport. Total biaya ini dilaporkan dalam perhitungan rugi laba sebagai biayapenjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSEDIAAN AKHIR&lt;br /&gt;Pada akhir periode akuntansi, perusahaan yang menggunakan metoda periodic harus melakukan perhitungan atas jumlah fisik persediaan yang belum terjual. Jumlah fisik persediaan ini kemudian dikalikan dengan harga pokok yang sesuai, sehingga dapat ditentukan harga pokok persediaan akhir periode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LABA KOTOR&lt;br /&gt;Laba kotor yang dimiliki oleh perusahaan berasal dari Penjualan neto dikurangi dengan Harga Pokok Penjualan. Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan bersih       Rp    9.590.000&lt;br /&gt;Harga Pokok Penjualan  Rp      449.400&lt;br /&gt;Laba Kotor             Rp    9.140.600&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIAYA OPERASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya operasi perusahaan dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dan subjek. Pada perusaaah pengecar umumnya cukup membagi beban operasi menjadi dua kelompok, yaitu biaya penjualan dan biaya umum.&lt;br /&gt;Biaya yang timbul secara langsung dan seluruhnya berhubungan dengan penjualan barang dagangan, digolongkan sebagai biaya penjualan (selling expenses). Contoh biaya gaji pegawai bagian penjualan, perlengkapan gudang yang digunakan, penyusutan [eralatan gudang dan beban iklan.&lt;br /&gt;Beban yang timbul dalam operasi umum perusahaan digolongkan sebagai biaya umum atau biaya administrasi. Contoh gaji pegawai kantor, asuransi dan pajak biasanya dilaporkan dalam biaya umum.&lt;br /&gt;Biaya yang reletif kecil jumlahnya dan tidak dapat diindentifikasi ke perkiraanutama umumnya dikumpulkan dalam perkiraan biaya penjualan rupa-rupa dan biaya umum rupa-rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LABA DARI OPERASIONAL&lt;br /&gt;Selisih antara laba kotor dengan total biaya operasi disebut laba dari operasi. Jumlah laba operasi dan hubungannya dengan investassi modal serta penjumlahan bersih merupakan faktor penting untuk menilai efisiensi manajemen dan tingkat profitabilitas perusahaan. Bila biaya operasi lebih besar dari laba kotor, selisih ini disebut kerugian dari operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur-prosedur akhir periode pada perusahaan dagang dengan Metode Pisik&lt;br /&gt;1. Pembuatan jurnal penyesuaian&lt;br /&gt;2. Penyusunan Neraca Lajur&lt;br /&gt;3. Penyusunan Laporan Keuangan&lt;br /&gt;4. Pembuatan jurnal penutup pada akhir periode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYESUAIAN&lt;br /&gt;Penyesuaian diperlukan pada akhir periode didalam suatu perusahaan dagang, pada umumnya tidak berbeda dengan penyesuaian-penyesuaian dengan perusahaan jasa.&lt;br /&gt;Perusaah yang menggunakan metode periodik sangat sederhana, namun metode ini tidak dapat menyediakan informasi mengenai dua hal yang sangat diperlukan dalam laporan keuangan, yaitu informasi tentang :&lt;br /&gt;1. Persediaan yang ada pada setiap saat diperlukan&lt;br /&gt;2. Harga pokok barang yang sudah dijual ( harga pokok penjualan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan karena dalam metode persedian periodik rekening persediaan barang dagangan tidak digunakan untuk mencatat pertambahan persediaan karena adanya transaksian pembelian dan sebaliknya juga tidak mencatat pengurangan persediaan karena adanya transakssi penjualan sehingga dalam buku besar rekening persediaan hanya menunjukkan saldo persediaan barang dagangan pada awal periode. Rekening ini tidak dapat memberi informasi mengenai jumlah persediaan yang ada pada saat-saat tertentu. Pada akhir periode perusahaan melakukan perhitungan atas jumlah fisik persediaan yang ada digudang (belum terjual) pada akhir periode. Informasi tentang persediaan akhir yang diperoleh melalui perhitungan fisik ini harus dimasukkan dalam pembukuan perusahaan, agar pembukuan dapat memberikan informasi sesuai dengan keadaan keadaan yang sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Proses untuk memasukkan data persediaan akhir ini kedalam pembukuan perusahaan dilakukan dengan membuat jurnal penyesuaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan rumus diatas maka jurnal penyesuaian untuk mecatat harga pokok peenjualan dan persediaan akhir pada perusahaan yang menggunakan persediaan periodic adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dalam buku besar terdapat rekening-rekening yang berpengaruh atas pembelian, seperti rekening biaya angkut pembelian, Retur dan Potongan Pembelian, dan Potongan Tunai Pembelian, maka saldo rekening-rekening tersebut harus dipindahkan juga kerekening Harga Pokok Penjualan.&lt;br /&gt;Apabila jurnal-jurnal penyesuaian tersebut diatas dibukukan ke buku besar, maka saldo rekening Persediaan Barang Dagangan akan menunjukkan jumlah persediaan yang ada pada akhir periode dari rekening Harga Pokok Penjualan untuk periode yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperjelas, dibawah ini data-data untuk penyesuaian pembukuan Perusahaan Dagang MUTIARA pada akhir bulan Desember 2002 (dalam ribuan ):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Persediaan barang dagangan per 31 Desember 2002 Rp 40.000&lt;br /&gt;2. Asuransi Dibayar Dimuka Rp 1.800&lt;br /&gt;3. Depresiasi Gedung 10% pertahun&lt;br /&gt;4. Gaji Pegawai yang masih harus dibayar Rp 5.000&lt;br /&gt;5. Sewa yang masih harus dibayar Rp 4.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data diatas, jurnal penyesuaian yang harus dibuat Perusahaan Dagang MUTIARA pada tanggal 31 Desember 2002 adalah (dalam ribuan ) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JURNAL PENYESUAIAN&lt;br /&gt;Tanggal Keterangan                             Jumlah&lt;br /&gt;                                                D                K&lt;br /&gt;Des 31 Harga Pokok Penjualan                 Rp 36.000&lt;br /&gt;              - Persediaan Barang Dagangan                      36.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Harga Pokok Penjualan                      325.000 &lt;br /&gt;               -Pembelian                                      325.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Harga Pokok Penjualan                      12.200&lt;br /&gt;               -Biaya Angkut Pembelian                          12.200&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Retur dan Potongan Pembelian               10.400&lt;br /&gt;               -Harga Pokok Penjualan                          10.400&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Potongan tunai pembelian                    6.800&lt;br /&gt;               -Harga Pokok Penjualan                          6.800&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Persediaan barang dagangan                  40.000&lt;br /&gt;               -Harga Pokok Penjualan                          40.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Biaya Asuransi                              2.000&lt;br /&gt;               -Asuransi dibayar dimuka                        2.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Biaya Depresiasi Gedung                     8.000&lt;br /&gt;              -Akum. penyusutan gedung                         8.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Biaya Gaji                                  5.000&lt;br /&gt;              -Hutang gaji                                     5.000&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;31 Biaya sewa                                  4.000&lt;br /&gt;             -Hutang sewa                                      4.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan telah selesainya disusun pembuatan Neraca lajur, maka penyususnan lapran keuangan dapat dilakukan dengan mudah karena data yang diperlukan dalam pembuatan laporn keuangan telah tersedia di nerac lajur. Namun demikian dalam menyusun laporan keuangan harus dilakukan dengan memperhatikan cara-cara penyajian yang lazim.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah laporan keuangan Perusahaan Daganga MUTIARA terdiri dari&lt;br /&gt;1. Laporan Laba rugi&lt;br /&gt;2. Laporan Perubahan ekuitas&lt;br /&gt;3. Neraca&lt;br /&gt;4. Laporan arus kas&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://baskoro-akuntansi.blogspot.com"&gt;http://baskoro-akuntansi.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-9094878154810115083?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/9094878154810115083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/akuntansi-perusahaan-dagang.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/9094878154810115083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/9094878154810115083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/akuntansi-perusahaan-dagang.html' title='Akuntansi Perusahaan Dagang'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-5779865983372423030</id><published>2009-10-25T21:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T22:00:08.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silabus'/><title type='text'>Silabus MYOB (Made Your Own Business)</title><content type='html'>&lt;b&gt;Tujuan Pembelajaran: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan mengikuti pembelajaran ini diharapkan peserta dapat memiliki kemampuan :&lt;br /&gt; &lt;ol&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;li&gt; Dapat menggunakan Perangkat Lunak MYOB sbg perangkat lunak Aplikasi Komputer Akuntansi &lt;/li&gt; &lt;li&gt; Dapat mengoptimalkan penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam kegiatan pencatatan,pengelompokan &amp;amp; pembuatan laporan Akuntasi &lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persyaratan Peserta : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Peserta memiliki pengetahuan dalam menggunakan sistem operasi Windows. &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Peserta memiliki pengetahuan konsep Siklus Akuntasi. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pokok Bahasan : &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;  Pengantar MYOB&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pengertian Komputer Akuntasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aplikasi Komputer Akuntasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengenalan &amp;amp; memulai menggunakan MYOB&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;  Memulai dengan MYOB&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Mengisikan Nama Perusahaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memasukan kelompok Perusahaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memasukan periode pembukuan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Membuat data cadangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Membuka data cadangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;  Pengaturan penggunaan MYOB&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Setup&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Proses Backup, Verifikasi data &amp;amp; mengaktifkan modus Edit data&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Setting multi Currency&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menambah/mengedit perkiraan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memasukkan data saldo Awal&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; General Account&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Account Payable&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Account Receivable&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Mengubah &amp;amp; menambah Currency&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengubah dan menambah daftar Pajak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Datacard&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Mengisi data Customer&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengedit data Customer&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghapus data Customer&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengisi data Supplier&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengedit data Dupplier&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghapus data supplier&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengisi data karyawan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengedit data karyawan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghapus data karyawan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Inventory&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengedit data produk&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghapus data produk&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memasukkan saldo awal barang yang dijual&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Time Billing&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Memasukkan jenis &amp;amp; tariff jasa yang dijual &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengedit data&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghapus data&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;  Jenis Transaksi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; General Ledger&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Memasukkan transaksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Melihat Journal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Cheque Book&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Transaksi Pengeluaran (expenses)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Transaksi Penerimaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Melihat transaksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Rekonsiliasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Sales&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Penjualan jasa&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penjualan produk&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penerimaan penjualan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Purchases&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pembelian Barang&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pembayaran&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Payroll&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Penggajian&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt; Report (Laporan)&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pembuatan Laporan Keuangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-5779865983372423030?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/5779865983372423030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/silabus-myob-made-your-own-business.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5779865983372423030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5779865983372423030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/silabus-myob-made-your-own-business.html' title='Silabus MYOB (Made Your Own Business)'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-6877302267616894929</id><published>2009-10-25T21:55:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T22:08:00.714-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><title type='text'>Apa itu MYOB Accounting</title><content type='html'>Myob ( Mind Your Own Businnes) Accounting merupakan software komputer pengolah data akuntansi yaitu proses pencatatan data transaksi akuntansi yang dilakukan dengan cara memasukkan data transaksi ke dalam computre,kemudian computer akan mengolahnya menjadi laporan.Biasanya myob accounting di gunakan dalam beberapa perusahaaan seperti perusahaan jasa,dagang dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal menggunakan Myob Accounting:&lt;br /&gt;1.  Klik Start&lt;br /&gt;2.  Klik Program&lt;br /&gt;3.  Pilih Program Myob Accounting, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-2vCRdPcI/AAAAAAAAABA/VF0SoXGEMn0/s1600-h/12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-2vCRdPcI/AAAAAAAAABA/VF0SoXGEMn0/s320/12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336685002637524418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian pilih "Create" apabila kita akan membuat transaksi baru.Tetapi apabila kita telah membuat sebelumnya maka kita pilih "Open".&lt;br /&gt;5. Saat kita akan membuat transaksi baru maka akan muncul tampilan:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-7_13RVXI/AAAAAAAAABI/4afLtEyhMUU/s1600-h/14.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-7_13RVXI/AAAAAAAAABI/4afLtEyhMUU/s320/14.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336690788922381682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6.  Lakukan langkah selanjutnya dengan memasukkan Nama Perusahaan,Alamat dsb.&lt;br /&gt;7.Kemudian akan tampil command center,yaitu gabungan dari seluruh modul yang ada pada program Myob accounting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tampilan awal Myob Accounting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan awal Myob Accounting dapat di lihat seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-xKZ7fEBI/AAAAAAAAAA4/ArSgg8hmjuU/s1600-h/13.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-xKZ7fEBI/AAAAAAAAAA4/ArSgg8hmjuU/s320/13.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336678875774521362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada tampilan diatas kita melihat:&lt;br /&gt;1. Account&lt;br /&gt; digunakan untuk membuat daftar perkiraan dan melakukan jurnal umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Banking&lt;br /&gt;untuk mencatatperkiraan yng berhubungan dengan transaksi bank,selan menjual dan membeli barang dagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sales&lt;br /&gt;untuk mencatat penjualan barang,termasuk penerimaan piutang dan segala hal yang berhubungan dengan penjualan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Time Billing&lt;br /&gt;untuk mencatat dan mengatur waktu yang di set secara otomatis untuk pembayaran baik untuk klien maupun aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Purchase&lt;br /&gt;untuk mencatat pembelian barang,termasukpembayaran hutang dan segala hal yang berhubungan dengan pembelian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Payroll&lt;br /&gt;untuk mencatat tentang gaji,upah,pajak,dan lain sebagainya yang berhubungan dengan karyawan dan pegawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Inventory&lt;br /&gt;untuk mencatat persediaan barang dagang,khususnya perusahaan dagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Card File&lt;br /&gt;untuk mencatat dan mengatur data pelanggan,pemasok,pegawai dan pihak lain yang berhubungan dengan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;sumber : &lt;a href="http://ghadhisaneh.blogspot.com/"&gt;http://ghadhisaneh.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-6877302267616894929?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/6877302267616894929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/apa-itu-myob-accounting.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6877302267616894929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6877302267616894929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/apa-itu-myob-accounting.html' title='Apa itu MYOB Accounting'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GTAGjWDTLaw/Sg-2vCRdPcI/AAAAAAAAABA/VF0SoXGEMn0/s72-c/12.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2187280060475535491</id><published>2009-10-25T21:54:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:55:25.761-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><title type='text'>MYOB: Tahap Data Baru</title><content type='html'>TAHAP PEMBUATAN DATA BARU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bukalah program MYOB Accounting Plus Versi 13&lt;br /&gt;*Proses – Introduction&lt;br /&gt;*Kliklah tombol Create New Company File&lt;br /&gt;2. Masukkan nama dan identitas perusahaan&lt;br /&gt;3. Tentukan periode akuntansinya&lt;br /&gt;4. Pilihlah opsi yang menunjukkan bahwa anda hendak membuat daftar akun&lt;br /&gt;   (Cart of Account /    Account List)&lt;br /&gt;a. I would like to start with one of list provided by MYOB&lt;br /&gt;   Accounting.&lt;br /&gt;   ( Keterangan ini untuk menampilkan beberapa jenis bagan akun sesuai dengan&lt;br /&gt;    jenis  perusahaan. Saudara dapat memilih salah satu di antaranya.)&lt;br /&gt;b. I would like to import a list of accounts provided by my&lt;br /&gt;   accountant after I’m done creating my company file&lt;br /&gt;   (mengimpor dari bagan akun yang pernah Saudara buat).&lt;br /&gt;c. I would like to build my own accounts list one I begin&lt;br /&gt;  using MYOB&lt;br /&gt;  (Membuat sendiri bagan akun untuk laporan keuangan yang akan dibuat, Saudara&lt;br /&gt;   dapat  menambahkan sendiri jenis akun sesuai dengan yang diperlukan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tetapkanlah nama file untuk data yang anda buat. Bila ingin mengubah nama dan lokasi&lt;br /&gt;   file  ketikanlah CHANGE. Setelah selesai klik tombol next.&lt;br /&gt;6. Kliklah Command Centre&lt;br /&gt;7. Hilangkanlah tampilan mata uang rupiah untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;* Klik menu Setup – Preferences – Windows.&lt;br /&gt;* Hilangkanlah tanda ceck list pada pilihan Show Currency Symbol in Windows dengan cara mengklik sekalli pada kotak yangberisi tanda centang.&lt;br /&gt;* Hapuslah juga tanda ceck list Currency yang terdapat pada bagian Reports &amp;amp; Forms.&lt;br /&gt;8. Buatlah daftar akun (Chart of Account / Account List ), dengan langkah berikut:&lt;br /&gt;  8.1 Klik tanda minus di pojok kanan atas jendela MYOB&lt;br /&gt;  8.2 Bukalah program Excel, kemudian ketikanlah “Daftar Akun”.&lt;br /&gt;  8.3  Setelah selesai, simpanlah dengan mengklik File Save As&lt;br /&gt;  8.4   Menyimpan hasil ketikan: simpanlah di Microsoft Office Excel Workbook dan&lt;br /&gt;           juga dalam   bentuk Tex (Tab Delimited)&lt;br /&gt;  8.5 Setelah penyimpanan selesai anda harus keluar dari program excel (Exit)&lt;br /&gt;LANGKAH IMPORT:&lt;br /&gt;* Bukalah program MYOB, Lalu Klik menu File – Import Data – Accounts.&lt;br /&gt;* Pilih dan Klik Update Existing Record – Klik Continue&lt;br /&gt;* Lihat di Look In – pilih dan Klik File akun anda ( Akun LPK Griya........), File of type ( Text File&lt;br /&gt;( “TXT )&lt;br /&gt;* Kemudian Klik Open , kemudian Match all , Kemudian Import&lt;br /&gt;* Tunggu Prosesnya&lt;br /&gt;* Keterangan:&lt;br /&gt;PROSES IMPORT HARUS MENUNJUKKAN ANGKA “0” PADA BARIS RECORD SKIPPED. JIKA ADA ANGKA LAIN, BERARTI ADA AKUN IMPORT YANG GAGAL DAN HARUS DIPERBAIKI TERLEBIH DAHULU. BILA DEMIKIAN HALNYA, COBALAH UNTUK MENGIMPOR KEMBALI.&lt;br /&gt;* Tampilan Daftar Akun (ACCOUNT LIST) yang kita import dapat dilihat dengan mengklik   Account List.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;sumber : &lt;a href="http://yudi-erwanto.blogspot.com/"&gt;http://yudi-erwanto.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2187280060475535491?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2187280060475535491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/myob-tahap-data-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2187280060475535491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2187280060475535491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/myob-tahap-data-baru.html' title='MYOB: Tahap Data Baru'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2142031035671614358</id><published>2009-10-25T21:53:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:54:39.848-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><title type='text'>MYOB: Tahapan Proses Impor Data</title><content type='html'>Untuk melakukan impor data ke dalam file data MYOB, anda harus melakukannya dalam tahapan yang sesuai dan mempersiapkan file data sesuai dengan struktur data yang akan di impor.&lt;br /&gt;Data yang harus diimpor pertama kali adalah data Daftar Perkiraan (CoA), karena beberapa data dasar bergantung pada keberadaan data CoA ini untuk menjalani proses impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melakukan proses impor, anda sebaiknya menghapus perkiraan-perkiraan yang ada pada daftar standar, sehingga daftar perkiraan yang diimpor tidak akan bercampur dengan perkiraan standar yang telah ada. Untuk menghapus beberapa perkiraan tertentu (yang memiliki link account) anda harus menghilangkan link account yang ada.&lt;br /&gt;Menghilangkan Link Account&lt;br /&gt;• Langkah pertama adalah dengan membuat 2 (dua) perkiraan baru pada nomor perkiraan yang tidak terpakai pada Daftar Perkiraan yang akan diimpor (Mis. 1-9998 dan 1-9999), pilih tipe ‘Detail Cheque Account’ untuk memberi cheque privilege pada nomor perkiraan tersebut.&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• Berikutnya Buka ‘Link Account : Account and Banking Account’, melalui menu Setup &gt; Link Accounts &gt; Account and Banking Account.&lt;br /&gt;• &lt;br /&gt;• Ubah Link Account seperti gambar di atas.&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• Buka Link Account lainnya (Sales Account/ Purchases Account), dan ubah Link Account–nya ke perkiraan yang telah anda buat (mis. 1-9999).&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• Buka Link Account terakhir pada daftar pajak dan ubah (dijelaskan pada Manual Implementasi selanjutnya).&lt;br /&gt;Sekarang Daftar Perkiraan baru anda telah siap untuk di impor.&lt;br /&gt;Follow up:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimpor Data Perkiraan&lt;br /&gt;• Gunakan menu File &gt; Import Data &gt; Account, dan anda akan mendapatkan layar Import Accounts, tentukan pilihan seperti pada contoh di bawah ini.&lt;br /&gt;• &lt;br /&gt;• &lt;br /&gt;• Tekan tombol ‘continue’ dan anda akan mendapat layar Import Data, seperti di bawah ini, pasangkan masing-masing field, pada daftar Import Field dan daftar MYOB Premier Field.&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;• Tekan Tombol ‘Import’, dan data Daftar Perkiraan anda telah masuk ke File Data MYOB.&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;• Ubah Link Account kembali ke nomor perkiraan yang sesuai (dibahas kemudian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimpor Data Karyawan&lt;br /&gt;Dalam melakukan impor data karyawan, hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah daftar filter, yang digunakan dalam daftar karyawan yang akan diimpor. Misalnya : filter yang akan digunakan adalah Departemen, Grup Penjualan dan Wilayah Pemasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama buat nama ketiga filter tersebut melalui menu Lists &gt; Custom List &amp;amp; Field Names &gt; Employees dan masukkan data seperti pada contoh di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang anda telah memiliki nama filter yang diperlukan, untuk dapat mengimpor data secara benar anda harus membuat daftar untuk masing-masing filter sama persis dengan data pada masing-masing kolom filter dari data yang akan diimpor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan Menu Lists &gt; Custom Lists &gt; Employees, kemudian lengkapi masing-masing filter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh data filter yang digunakan dalam data yang akan diimpor harus diinput secara sama persis, termasuk penggunaan huruf kapital. Setelah seluruh data selesai diinput anda dapat melakukan impor. Perhatikan pesan yang diberikan MYOB setelah proses impor selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimpor Data Pelanggan / Supplier&lt;br /&gt;Proses impor data pelanggan, terutama bila data pelanggan yang diimpor menyertakan data salesman per pelanggan, harus dilakukan setelah data karyawan (salesman) telah diimpor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengimpor data pelanggan selain mempersiapkan nama dan data filter seperti yang dilakukan pada proses impor data karyawan di atas, anda harus memastikan bahwa nama salesman pada data pelanggan yang akan diimpor sama persis dengan nama salesman pada data karyawan, atau data pelanggan tersebut akan ditolak (reject).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada proses impor data supplier hanya data filter supplier yang harus anda persiapkan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimpor Data Item / Persediaan&lt;br /&gt;Tahapan yang sama anda lakukan dalam proses impor data persediaan, hanya tidak seluruh informasi pada data persediaan dapat anda impor. (untuk beberapa versi terakhir telah dapat dilakukan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Bill of Material (BOM), tidak dapat diimpor, sehingga setelah data item selesai diimpor anda harus menginput data BOM satu per satu secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk melalui tab Auto-build pada data item, dan lengkapi komponen produksi yang digunakan beserta jumlah item yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 78%;"&gt;sumber : &lt;a href="http://yudi-erwanto.blogspot.com/"&gt;http://yudi-erwanto.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2142031035671614358?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2142031035671614358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/myob-tahapan-proses-impor-data.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2142031035671614358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2142031035671614358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/myob-tahapan-proses-impor-data.html' title='MYOB: Tahapan Proses Impor Data'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-5542340949778714057</id><published>2009-10-25T21:52:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:53:14.465-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Myob Accounting'/><title type='text'>MENGENAL MYOB ACCOUNTING</title><content type='html'>A. Pengertian MYOB Accounting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 13 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, laba rugi dan sebagainya.&lt;br /&gt;Follow up:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Membuat Data Perusahaan pada MYOB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah – langkah yang harus dilakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik tombol start&lt;br /&gt;2. Pilih all program&gt; MYOB Accounting v13&gt; MYOB Accounting v13&lt;br /&gt;3. Didalam kotak dialog yang terbuka terdapat 5 tombol akses&lt;br /&gt;a. Open, untukmembuka data MYOB yang telah ada&lt;br /&gt;b. Create, untuk membuat data perusahaan baru&lt;br /&gt;c. Explore, untuk menampilkan data contoh yang telah disediakan&lt;br /&gt;d. What’s New, untuk menampilkan file.html yang terhubung dengan internet, yang berisi berita terbaru dalam versi 12 ini&lt;br /&gt;e. Exit, untuk mengakhiri program MYOB&lt;br /&gt;4. Klik tombol create new company file, klik next&lt;br /&gt;5. Klik company information lalu masukkan data perusahaan. Setelah itu klik next&lt;br /&gt;6. Lalu masukkan periode akuntansi, dan klik next bila sudah selesai&lt;br /&gt;7. Klik tombol save. Klik next&lt;br /&gt;8. Selanjutnya akan tampil informasi proses telah selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Mengenal Area Kerja MYOB Accounting v 13&lt;br /&gt;Setelah anda membuat data perusahaan pada MYOB, Anda perlu mengenal area kerja pada MYOB Accounting v15 sebelum anda memindahkan data perusahaan ke dalam MYOB Accounting.&lt;br /&gt;D. Mengakhiri Program MYOB Accounting v 13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengakhiri anda ikuti langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Klik file &gt; Exit&lt;br /&gt;2. Kotak dialog konfirmasi akan tmapil, klik tombol yes&lt;br /&gt;3. MYOB akan menampilkan kotak informasi lagi, kemudian tandai option backup all data dan check company file for errors, klik tombol continue&lt;br /&gt;4. Kotak konfirmasi MYOB accounting ditampilkan, yang memberitahukan bahwa tidak terjadi kesalahan dalam data anda. Klik ok&lt;br /&gt;5. Kotak dialog backup ditampilkan, ketik nama file absolute pada kotak file name, klik save&lt;br /&gt;6. Proses backup dilakukan setelah selesai aplikasi MYOB accounting akan langsung tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMINDAHKAN DATA PADA MYOB&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;A. Membuka File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka program MYOB Accounting v13&lt;br /&gt;2. Pada kotak informasi klik tombol open your company file&lt;br /&gt;3. Pada bagian look ini pilih drive di mana file disimpan&lt;br /&gt;4. Pilih file dokumen dan klik tombol open&lt;br /&gt;5. Akan tampil kotak dialog sign-on,kemudian klik ok&lt;br /&gt;6. Klik pilihan enter later untuk menunda pengisian nomor registrasi selanjutnya klik tombol ok&lt;br /&gt;7. Selanjutnya pada kotak dialog konfirmasi akan menunjukkan perifikasi data, klik tombol no&lt;br /&gt;8. Selanjutnya file akan tampil.&lt;br /&gt;Follow up:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Persiapan Data Akuntansi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Saldo Rekening&lt;br /&gt;Data Pelanggan&lt;br /&gt;Data Pemasok&lt;br /&gt;Data Barang Dagangan&lt;br /&gt;C. Daftar Perkiraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengganti Nama Perkiraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik modul perkiraan (account), kemudian pilih account list&lt;br /&gt;2. Pastikan tab asset dalam keadaan terpilih kemudian klik ganda pada perkiran assets, muncul kotak dialog edit account, ganti account name menjadi aktiva kemusian klik ok&lt;br /&gt;3. Dengan mengulangi langkah diatas untuk hasil penggantian nama perkiraan lakukan untuk perkiraan lainnya.&lt;br /&gt;4. Langkah terakhir adalah tutup jendela account list dengan tombol close&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membuat Nama Perkiraan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Buka jendela account list dengan klik modul perkiraan kemudian pilih naccount list&lt;br /&gt;2. Ada klik tombol new bawah layar&lt;br /&gt;3. Pastikan kelompok perkiraan anda adalah asset, kemudian kerikkan nomor perkiraan pada account number, selanjutnya tekan tombol tab, isi account name dengan nama perkiraan yang baru&lt;br /&gt;4. Selesai klik tomol ok&lt;br /&gt;5. Utnuk membuat nama perkiraan yang lain ikuti langkah diatas tadi&lt;br /&gt;6. Langkah terakhir klik close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghapus Perkiraan&lt;br /&gt;1. Klik modul perkiraan, kemudian pilih account list&lt;br /&gt;2. Setelah Setelah itu klik tanda panah yang terletak sebelah kiri nama perkiraan misal perkiraan undeposit Funds&lt;br /&gt;3. Kemudian akan tampil kotak edit account, karena perkiraan yang dicontohkan perkiraan linked atau terhubung maka kita harus menggantikan posisi untuk perkiraan ini. Untuk itu klik tanda panah linked accounts for&lt;br /&gt;4. Ubah nomor dan nama perkiraan dengan mengkil kolom isian tersebut&lt;br /&gt;5. Kemudian kotal dialog tampil dan nama perkiraan tampil misalkan kita ingin menganti dengan perkiraan bank solo (1-1130), kemudian klik tombol use account&lt;br /&gt;6. Selanjutnya klik yes pada kotak informasi&lt;br /&gt;7. Klik Ok&lt;br /&gt;8. Untuk menghapus klik menu edit dan klik delete account&lt;br /&gt;9. Untuk menghapus nama perkiraan lain ikuti langkah diatas.&lt;br /&gt;10. Klik close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Link Transaksi&lt;br /&gt;Link transaksi merupakan hubungan otomatis antar perkiraan satu dengan perkiraan lain. Contoh perkiraan piutang dan kas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link Transaksi Perkiraan Buku Besar dan Kas/Bank&lt;br /&gt;1. Klik setup, linked account, account &amp;amp; Banking accoaunts&lt;br /&gt;2. Selanjutnya tampil kotak dialog yang mana anda akan mnegiisi nomor perkiraan yang menghubungkan perkiraan dan kas&lt;br /&gt;3. Contoh kita akan mengganti nama perkiraan untuk perkiraan link pembayaran elektronik&lt;br /&gt;4. Selanjutnya tampil kotak dialog pilih perkiraan Bank Permata, terakhir klik tombol use account&lt;br /&gt;5. Pilih Yes&lt;br /&gt;6. Lakukaan langkah diatas selanjutnya untuk mengganti perkiraan yang lain&lt;br /&gt;7. Klik ok&lt;br /&gt;Link Transaksi Perkiraan Penjualan&lt;br /&gt;1. Klik setup, linked accounts, sales account&lt;br /&gt;2. Sales linked accounts akan tampil&lt;br /&gt;3. Isilah transaksi perkiraan penjualan untuk akun perkiraan untuk penerimaan piutang dengan bank permata&lt;br /&gt;4. terakhir Klik Ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link Transaksi Perkiraan Pembelian&lt;br /&gt;1. Klik menu setup, linked account, purchase account&lt;br /&gt;2. Selanjutnya kotak dialog purchases linked accounts akan tampil&lt;br /&gt;3. Selanjutnya ganti perkiraan untuk pembayaran hutnag ke link Bank Solo (1-1130)&lt;br /&gt;4. Terakhir klik Ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kode Pajak&lt;br /&gt;Menghapus Kode Pajak&lt;br /&gt;1. Klik list, tax code&lt;br /&gt;2. Tax Code akan tampil&lt;br /&gt;3. Pilih nama kode pajak yang akan dihapus, setelah itu kotak dialog akan tmapil, kemudian baris menu anda pilih menu edit delete tax code&lt;br /&gt;4. Klik Ok&lt;br /&gt;5. Klik close untuk menutup kotak dialog tax code list&lt;br /&gt;6. Klik close untuk menutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat Kode Pajak&lt;br /&gt;1. Klik menu list, tax code&lt;br /&gt;2. Klik tombol new&lt;br /&gt;3. Kemedian isi kode pajak PPn padakolom isian tax kode&lt;br /&gt;4. Kemudian klik tab, isi pajak pertambahan nilai pada description&lt;br /&gt;5. Lalu pilih tipe pajak good &amp;amp; service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type&lt;br /&gt;6. Klik 10%&lt;br /&gt;7. Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop down pilih 2-1310 (PPN Keluaran) pada kotak dialog select from list klik tombol use account dan 2-1320 (PPN Masukkan) pada kolom isisan linked account for tax paid&lt;br /&gt;8. Pada linked card for tax authority masukkan nomor pajak yang tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat anda kosongkan&lt;br /&gt;9. Klik ok&lt;br /&gt;10. Klik close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Membuat Card File&lt;br /&gt;1. Pada jendela command center klik card file&lt;br /&gt;2. Klik card list&lt;br /&gt;3. klik tombol new&lt;br /&gt;4. Pastikan check box inactive card dalam keadaan uncheck, kemudian isi kolom dalam tab profile dengan data sebelumnya&lt;br /&gt;5. Untuk melihat hasil klik Profile&lt;br /&gt;6. Klik card details untuk masuk step berikutnya&lt;br /&gt;7. Untuk menyisipkan gambar pelanggan dapat dilakukan dnegan klik ganda picture information&lt;br /&gt;8. Klik tombol link&lt;br /&gt;9. Lalu klik file bitmap, open&lt;br /&gt;10. Selanjutnya klik ok&lt;br /&gt;11. Isi informasi tambahan untuk kartu pelanggan&lt;br /&gt;12. Klik tab selling details&lt;br /&gt;13. Dalam tab ini anda mengisi informasi detail penjualan yang berlaku untuk pelanggan&lt;br /&gt;14. Klik tab payment details untuk tab berikutnya, dan isi seluruh informasi yang tampil&lt;br /&gt;15. Lalu klik tab contag log untuk masuk ke tampilan berikutnya, kotak ini menampilkan jadwal kegiatan pelanggan&lt;br /&gt;16. Klik tab jobs, kotak dialog akan tmapil anda diminta untuk mengisi daftar jobs dengan pelanggan&lt;br /&gt;17. Klik tab history untuk menampilkan total penjualan bulanan tahun terdahulu dan tahun yang sedang berjalan&lt;br /&gt;18. Klik ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Mengubah Kartu File&lt;br /&gt;1. Pastikan jendela card list dalam modul card file&lt;br /&gt;2. Pilih dan klik ganda kartu file yang akna diubah&lt;br /&gt;3. Lalu lakukan perubahn jika layar tmapilan telah nampak.&lt;br /&gt;4. Klik Ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Daftar Persediaan&lt;br /&gt;1. Modul Inventory, aktifkan kotak dialog item list&lt;br /&gt;2. Klik tombol new&lt;br /&gt;3. Kemudian isi A-001 pada kolom isian item number, klik tab isi stop map pada name&lt;br /&gt;4. Aktifkan kotak periksa I buy this item, klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost, untuk menampilan kotak select from list tekan tombol new&lt;br /&gt;5. Kotak dialog edit account akan ditmapilkan, pastikan kolom account classification berisi cost of sales, jika tidak klik tombol drop down disebelahnya pilih cost of sales, isi nomor perkiraan 1000 pada kolom account number, tekan tab kemudian isi harga pokok penjualan pada kotak isian account name kemudian klik ok&lt;br /&gt;6. Kemudian tampil kotak information klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost pilih harga pokok penjualn dari kotak dialog select from list klik use account&lt;br /&gt;7. Aktifkan kotak a sell this item, masukkan nomor perkiraan 4-1000 untuk perkiraan penjualan&lt;br /&gt;8. Aktifkan kotak inventory this item jika barang tersebut akan dicatat dalam perkiraan persediaan. Masukkan no. perkiraan 1-1400 untuk perkiraan persediaan barang dagang pada kotak asset account for item inventory&lt;br /&gt;9. Kli buying details, kotak dialog item information dalam tab buying details&lt;br /&gt;10. Isi pack dalam kotak isian buying unit of measure, klik tab 2 kali kemudian isi PPN&lt;br /&gt;11. Klik tab selling details isi Rp 30.000&lt;br /&gt;12. Klik Ok&lt;br /&gt;13. Klik Close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengisi Harga Jual dan Jumlah Persediaan&lt;br /&gt;1. Dalam modul inventory, aktifkan kotak dialog adjust inventory dengan menekan tombol adjust inventory&lt;br /&gt;2. Isi tanggal transaksi 01/01/05 kemudian isi memo dengan persediaan awal barang&lt;br /&gt;3. Klik tab 2 kali kemudian select from list&lt;br /&gt;4. Pilih item misalnya StopMAp klik Use Item&lt;br /&gt;5. Tekan tab kemudian isi jumlah persediaan yaitu 500 pack&lt;br /&gt;6. Lalu masukkan item perunit Rp 25.000&lt;br /&gt;7. Terakhir tekan tab 2 kali untuk mengisi nama perkiraan pada kotak dialog select from list, pada kolom look for isi nomor perkiraan 1-4000. Kemudian klik use account, nama perkiraan persediaan barang dagang&lt;br /&gt;8. Apabila telah terisi semua klik record&lt;br /&gt;9. Klik cancel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Mencatat Saldo Awal&lt;br /&gt;Saldo Awal Perkiraan&lt;br /&gt;1. Klik setup, balances, account opening balance&lt;br /&gt;2. Ketik saldo untk perkiraan kas yaitu Rp 2.750.000 (tanpa Rp)&lt;br /&gt;3. Tekan enter isi saldo awal berikutnya&lt;br /&gt;4. Klik Ok&lt;br /&gt;5. Klik modul account klik account list untuk mengaktifkan kotak dialog, maka tampil keseluruhan saldo awal.&lt;br /&gt;6. Klik close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saldo Awal Piutang Dagang&lt;br /&gt;1. Klik menu setup, balances, customer opening balance&lt;br /&gt;2. Kemudian pilih dan klik satu pelanggan, lalu klik tombol add sale&lt;br /&gt;3. Selanjutnya tekan tab untuk sampai pada kolom date dan totalincluding tax isilah bagian kolom tersebut&lt;br /&gt;4. Pastikan kode pajak adalah N-T, jika tidak klik drop down select from list pilih N-T use tax code&lt;br /&gt;5. Klik record&lt;br /&gt;6. Lalu kita berada pada kotak customer opening balance klik option customer summary&lt;br /&gt;7. Lakukan langkah tasi untuk pelanggan lainnya.&lt;br /&gt;8. Klik Ok&lt;br /&gt;9. Klik close&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saldo Awal Hutang Dagang&lt;br /&gt;1. Pada jendela command center. Klik menu setup, balance, supplier opening balance&lt;br /&gt;2. Kemudian pilih dan klik salah satu pemasok, klik tombol add purchase&lt;br /&gt;3. Selanjutnya klik tab untuk sampai pada kolom date dan tab totalincluding tas, maka masukkan data sesuai dengan informasi&lt;br /&gt;4. Pastikan tax code dalam keadaan N-T&lt;br /&gt;5. Lalu klik tombol record&lt;br /&gt;6. Selanjutnya semua data pemasok dimasukkan dengan cara tadi.&lt;br /&gt;7. Apabila telah selesai klik OK&lt;br /&gt;8. Klik close&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://yudi-erwanto.blogspot.com"&gt;http://yudi-erwanto.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-5542340949778714057?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/5542340949778714057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/mengenal-myob-accounting.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5542340949778714057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5542340949778714057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/mengenal-myob-accounting.html' title='MENGENAL MYOB ACCOUNTING'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-6608074263120198035</id><published>2009-10-25T21:43:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:48:07.174-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar-Dasar Akuntansi'/><title type='text'>Dasar-Dasar Akuntansi</title><content type='html'>&lt;h4&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;A. DEFINISI AKUNTANSI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Fungsi dan Kegunaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Proses Kegiatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi dan Tata Buku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi lebih luas dari Tata Buku sebab Tata Buku hanyalah pencatatan secara sistimatis transaksi/kejadian yang dinyatakan dengan nilai uang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Cabang Akuntansi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Terdapat 3 (tiga) cabang akuntansi yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi keuangan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern seperti investor, kreditor, dan Bapepam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi manajemen&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern organisasi atau manajemen.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Akuntansi Pemerintah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Adalah cabang akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk kepentingan pihak-pihak yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;B. SIKLUS AKUNTANSI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Berdasar gambar di atas dapat kita uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pencatatan Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penjurnalan, yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Melakukan posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke rekening Buku Besar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penyusunan Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek keseimbangan Buku Besar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Membuat ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat penutup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba, Laporaan Perubahan Modal dan Neraca.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;C. PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h5&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Aktiva         = harta yang dimiliki perusahaan yang merupakan sumber&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 63pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;     ekonomi. Contoh: kas, piutang, gedung dsb.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Hutang     = kewajiban yang menjadi beban perusahaan. Contoh:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   hutang pembelian kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Modal         = hak atau klaim pemilik atas aktiva perusahaan. Contoh:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   Setoran modal oleh pemilik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;D. ANALISIS TRANSAKSI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Transaksi yang mempengaruhi Aktiva&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembellian aktiva/aset secara tunai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan seharga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   Rp. 100.000.000,- secara tunai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis    = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 70pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   perusahaan berkurang sebesar Rp. 100.000.000,- dan  kendaraan bertambah senilai Rp. 100.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembelian aktiva/aset secara kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = suatu perusahaan membeli mesin foto kopi seharga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   Rp.50.000.000,- secara kredit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 69pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;peralatan bertambah senilai Rp. 50.000.000,-dan Hutang bertambah senilai Rp. 50.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penjualan aktiva/aset secara tunai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = suatu perusahaan menjual kendaraan seharga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   Rp.80.000.000,- secara tunai .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 70pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   perusahaan bertambah sebesar Rp. 80.000.000,- dan   kendaraan perusahaan berkurang senilai Rp.80.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penjualan aktiva/aset secara kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh    = suatu perusahaan menjual kendaraan seharga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;  Rp.150.000.000,- secara kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 70pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   kendaraan berkurang senilai Rp. 150.000.000,- dan piutang perusahaan bertambah sebesar Rp.150.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Transaksi yang mempengaruhi Hutang&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembelian aktiva/aset secara kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = suatu perusahaan membeli sebuah mesin secara kredit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   seharga Rp. 200.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi hutang yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;hutang perusahaan bertambah sebesar Rp.200.000.000,- dan peralatan bertambah sebesar Rp.200.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembayaran hutang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = suatu perusahaan membayar hutang sebesar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;   Rp.50.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut mempengaruhi hutang yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Hutang perusahaan berkurang sebesar Rp. 50.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 50.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Transaksi yang mempengaruhi Modal&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penambahan investasi pemilik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = Mr. X melakukan penyetoran sebesar Rp. 75.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;ke kas perusahaan sebagai tambahan modal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;modal perusahaan bertambah sebesar Rp. 75.000.000,- dan kas perusahaan bertambah sebsesar Rp. 75.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pengurangan investasi pemilik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Contoh     = Mr. T melakukan penarikan uang perusahaan untuk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;keperluan pribadi sebesar Rp. 25.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 72pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;modal perusahaan berkurang sebesar Rp. 25.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 25.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan 1&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Transaksi yang mempengaruhi Aktiva:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisislah transaksi-transaksi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembelian aktiva tetap secara tunai senilai Rp. 2.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penerimaan kas atas piutang perusahaan senilai Rp. 200.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan 2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Transaksi yang mempengaruhi Hutang:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisislah transaksi-transaksi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembelian aktiva tetap secara kredit senilai Rp. 4.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pembayaran hutang senilai Rp. 100.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan 3&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Transaksi yang mempengaruhi Modal:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Analisislah transaksi-transaksi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Penambahan investasi oleh pemilik sbesar Rp. 3.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Pengambilan untuk pribadi sebesar Rp.300.000,-&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 21pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;E. BASIS AKUNTANSI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Basis akuntansi menyatakan saat pengakuan atas transaksi yang merupakan dasar pencatatan transaksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 21pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Terdapat 2 (dua) basis akuntansi yaitu basis kas dan basis akrual.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;h6&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Basis Kas&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Suatu transaksi yang diakui dan dicatat berdasarkan saat kas diterima dan dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;strong&gt;Basis Akrual&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Suatu transaksi diakui dan dicatat berdasarkan pengaruh transaksi pada saat kejadian dan dicatat serta dilaporkan pada periode yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan 4&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Hotel SEPITRUS pada tanggal 30 Desember 2002 menerima pembayaran dimuka sewa kamar dari seorang tamu hotel sebesar Rp. 1.000.000,- untuk sewa kamar selama 4 hari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut dengan basis kas dan basis akrual?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 21pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; margin-left: 21pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan 5&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Pada tanggal 1 Januari 2000 telah dilakukan pembayaran biaya iklan untuk periode 24 bulan sebesar Rp. 24.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut dengan basis kas dan basis akrual?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;…………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;…………………………………………………………………………………………&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-6608074263120198035?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/6608074263120198035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi_739.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6608074263120198035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6608074263120198035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi_739.html' title='Dasar-Dasar Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-5527888000115488987</id><published>2009-10-25T21:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:43:46.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar-Dasar Akuntansi'/><title type='text'>Dasar-dasar Akuntansi</title><content type='html'>Pengertian Akuntansi&lt;br /&gt;Akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan dilakukannya penilaian dan pengambilan keputusan secara jelas dan tegas bagi pihakpihak yang menggunakan informasi tersebut.&lt;br /&gt;Dari pengertian di atas terkandung tujuan utama akuntansi adalah menghasilkan atau menyajikan informasi ekonomi (economic information) dari suatu kesatuan ekonomi (economic entity) kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu informasi akuntansi itu pada dasarnya menyajikan informasi ekonomi kepada banyak pihak yang memerlukan, sehingga akuntansi juga sering disebut dengan bahasa dunia usaha. Mengapa demikian? Karena akuntansi merupakan alat komunikasi dan informasi bagi pihak-pihak yang memerlukannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Perkembangan Akuntansi&lt;br /&gt;Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung dan membuat suatu catatan, yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun menurut tingkat kebudayaan manusia waktu itu. Pada abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagang-pedagang Venesia. Perkembangan perdagangan ini menyebabkan orang waktu itu memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik, sehingga dengan demikian akuntansi juga mulai berkembang.&lt;br /&gt;Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang yang bernama Lucas Pacioli pada tahun 1494, ahli matematika mengarang sebuah buku yang berjudul Summa de Aritmatica, Geometrica, Proportioni et Propotionalita, di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris yang memperkenalkan dan mengajarkan sistem pembukuan berpasangan yang disebut juga dengan sistem kontinental.&lt;br /&gt;Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debet dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang. Cara seperti ini menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu, karena perusahaan mendapatkan gambaran tentang laba rugi usaha, kekayaan perusahaan serta hak pemilik.&lt;br /&gt;Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula perkembangan akuntansi, di mana waktu itu para manajer pabrik misalnya, ingin mengetahui biaya produksinya. Sebab dengan mengetahui berapa besar biaya produksi mereka dapat mengawasi efektifitas proses produksi dan menetapkan harga jual. Sejalan dengan itu berkembanglah akuntansi dengan bidang khusus yaitu akuntansi biaya. Akuntansi biaya memfokuskan diri pada pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana perkembangan akuntansi di Indonesia?&lt;br /&gt;Akuntansi di Indonesia pada awalnya menganut sistem kontinental, seperti yang dipakai di Belanda saat itu. Sistem ini disebut juga dengan tata buku yang sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi, di mana tata buku menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan, peringkasan, penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan pada data. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dan analitikal seperti kegiatan analisis dan interpretasi berdasarkan informasi akuntansi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembukuan merupakan bagian dari akuntansi.&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia disebabkan adanya penanaman modal asing di Indonesia yang membawa dampak positif terhadap perkembangan akuntansi, karena sebagian besar penanaman modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat (Anglo Saxon). Penyebab lain sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan perkembangan akuntansi menyelesaikan pendidikannya di Amerika, kemudian menerapkan ilmu akuntansi itu di Indonesia.&lt;br /&gt;Saat ini sistem Anglo Saxon semakin populer di Indonesia baik dalam pendidikan akuntansi maupun dalam praktek dunia bisnis. Sekarang dapatkah Anda menjelaskan perbedaan antara sistem kontinental dengan sistem Anglo Saxon? Apakah perbedaannya? Untuk lebih jelasnya, mari perhatikan tabel berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Akuntansi&lt;br /&gt;Dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi dan semakin kompleksnya masalah perusahaan yang didorong kemajuan teknologi, bertambahnya peraturan pemerintah terhadap kegiatan perusahaan, maka para Akuntan dituntut untuk mengkhususkan keahliannya dalam bidang akuntansi. Bidang khusus akuntansi itu, apa saja? Baik, mari kita lihat bidang-bidang khusus akuntansi berikut ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)&lt;br /&gt;Akuntansi keuangan disebut juga Akuntansi Umum (General Accounting), yaitu akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan transaksi perusahaan dan penyusunan laporan keuangan secara berkala yang berpedoman kepada prinsip akuntansi. Laporan keuangan itu bisa digunakan sebagai informasi intern maupun ekstern perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing Accounting)&lt;br /&gt;Akuntansi pemeriksaan merupakan kegiatan akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan keuangan atau akuntansi umum. Akuntansi publik melakukan pemeriksaan terhadap catatan-catatan yang mendukung laporan keuangan dengan menyatakan kelayakan dan dapat dipercayainya suatu laporan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)&lt;br /&gt;Titik sentral dalam akuntansi manajemen adalah informasi untuk pihak-pihak di dalam perusahaan. Kegunaan akuntansi manajemen antara lain, mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor arus kas, dan menilai alternatif dalam pengambilan keputusan. Misalnya dalam hal penetapan harga jual, pembelajaan, metode produksi dan investasi. Bidang akuntansi ini juga mengolah masalah-masalah khusus yang dihadapi para manajer perusahaan dari berbagai jenjang organisasi dengan menggunakan data historis maupun data tafsiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)&lt;br /&gt;Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang menekankan kegiatan pada penetapan biaya dan kontrol atas biaya. Terutama yang berhubungan dengan biaya produksi suatu barang. Di samping itu salah satu fungsi utama akuntansi biaya adalah pengumpulan dan menganalisa data mengenai biaya, baik yang telah maupun yang akan terjadi untuk digunakan oleh pemimpin perusahaan sebagai alat kontrol atas kegiatan yang telah dilakukan serta alat untuk membuat rencana di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)&lt;br /&gt;Bidang akuntansi perpajakan mencakup penyusunan surat pemberitahuan pajak serta mempertimbangkan konsekuensi perpajakan dari transaksi usaha yang direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Akuntansi Anggaran (Budgeting Accounting)&lt;br /&gt;Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu di masa mendatang serta analisa dan pengontrolannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan selesainya pembahasan materi tentang bidang-bidang akuntansi tadi, tentunya telah membuka wawasan Anda bahwa perkembangan akuntansi juga sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan dunia usaha. Di mana secara tidak langsung menuntut sumber daya yang berkualitas dan profesional bidang akuntansi, ya bukan? Kemudian persoalannya sekarang akan timbul lagi pertanyaan baru, yaitu apakah tenaga ahli bidang akuntansi itu termasuk tenaga profesional, layaknya seorang yang berprofesi sebagai dokter, pengacara dan notaris? Jawabnya adalah benar! Seseorang yang memiliki keahlian di bidang akuntansi yang berlatar belakang pendidikan minimal Diploma 3 jurusan Akuntansi. Baiklah sekarang mari kita lanjutkan bahasan tersebut dengan profesi akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakai Akuntansi&lt;br /&gt;Pemakai Intern&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pemakai (pihak) intern adalah pihak yang menyelenggarakan usaha, seperti rumah tangga konsumen (RTK) dan rumah tangga produksi (RTP) yang dalam hal ini adalah pimpinan perusahaan (manajer) yang bertanggung jawab dalam pengambilan suatu keputusan.&lt;br /&gt;Setiap rumah tangga konsumen dan rumah tangga produksi memerlukan informasi keuangan untuk mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai laba maksimal dengan pengorbanan tertentu. Oleh karena itu memerlukan suatu cara pencatatan yang sistematis agar dapat menaganlisis transaksi keuangan menjadi informasi ekonomi yang berguna. Dapatkah Anda memberi contoh rumah tangga konsumen? Baiklah, contohnya pemilik toko, setiap hari membuat catatan tentang pengeluaran uang dan pemasukan uang. Dengan adanya kegiatan pencatatan (akuntansi) tadi maka pemilik toko dapat mengetahui informasi keadaan keuangan dari usahanya pada saat tertentu.&lt;br /&gt;Kemudian bagaimana dengan contoh rumah tangga produksi? Sebenarnya peranan akuntansi jauh lebih penting, lebih-lebih lagi dalam usaha yang sudah berbadan hukum, misalnya manajer produksi memerlukan akuntansi sewaktu ia ingin mengetahui berapa besar harga pokok barang, jumlah biaya produksi barang yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakai Ekstern&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan pihak ekstern adalah pihak-pihak yang berkepentingan dengan suatu usaha atau perusahaan, tetapi merupakan pihak luar perusahaan. Contohnya, bank sebagai pemberi kredit (pinjaman). Jadi bank perlu memastikan apakah debiturnya (perusahaan) yang diberikan fasilitas kredit ini dapat melunasi seluruh pinjamannya pada waktu yang telah ditetapkan, sehingga bank terhindar dari permasalahan kredit macet. Bagaimana pihak bank mendapatkan data atau informasi yang berhubungan dengan perusahaan sebagai debiturnya? Bank memperoleh data dan informasi berdasarkan catatan akuntansi yang dibuat berupa laporan keuangan dari perusahaan yang mendapatkan kredit tadi.&lt;br /&gt;Dengan mengulangi lagi membaca materi pemakai akuntansi ini akan memudahkan Anda untuk memahami dan membedakan pihak ekstern yang menggunakan informasi akuntansi. Sekarang mari kita lanjutkan dengan sejarah singkat dari akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan Informasi Akuntansi&lt;br /&gt;Sebenarnya sebelum mempelajari akuntansi, banyak sekali pertanyaan muncul dalam pikiran seseorang. Seperti orang akan bertanya, apa manfaat yang dapat diambil? Kapan akuntansi itu diperlukan? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang dapat dikemukakan.&lt;br /&gt;Akuntansi menyajikan teknik untuk pengumpulan data. Peran tersebut menjadi bahasa komunikasi ekonomi, baik bagi perorangan maupun badan usaha. Proses penggunaan akuntansi dalam menyajikan informasi kepada para pemakainya dapat Anda lihat pada diagram berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda siapa saja yang menggunakan informasi akuntansi? Jawabannya adalah Investor, Kreditur, Pemerintah, Karyawan dan begitu juga Manajer atau Pemimpin Perusahaan. Jadi informasi akuntansi itu berguna bagi mereka sebagai dasar pengambilan keputusan masing-masing, serta dapat memberikan pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik, dan mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;Dengan demikian kegunaan akuntansi yaitu:&lt;br /&gt;a. untuk mendapatkan informasi keuangan perusahaan,&lt;br /&gt;b. untuk mempertanggungjawabkan manajemen kepada pemilik, dan&lt;br /&gt;c. untuk mengetahui perkembangan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi Akuntansi&lt;br /&gt;Perkembangan profesi akuntansi sejalan dengan jenis jasa akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lama semakin bertambah kompleksnya. Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang dengan bobot yang dapat disamakan dengan bidang pekerjaan yang lain. Misalnya bidang hukum atau bidang teknik. Secara garis besar Akuntan dapat digolongkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Akuntan Publik (Public Accountant)&lt;br /&gt;Akuntan publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka ini bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu kantor akuntan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Akuntan Intern (Internal Accountant)&lt;br /&gt;Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Akuntan intern ini disebut juga akuntan perusahaan. Jabatan tersebut yang dapat diduduki mulai dari Staf biasa sampai dengan Kepala Bagian Akuntansi atau Direktur Keuangan. Tugas mereka adalah menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan kepada pihak-pihak eksternal, menyusun laporan keuangan kepada pemimpin perusahaan, menyusun anggaran, penanganan masalah perpajakan dan pemeriksaan intern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Akuntan Pemerintah&lt;br /&gt;Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah, misalnya di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Keuangan (BPK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Akuntan Pendidik&lt;br /&gt;Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, melakukan penelitian dan pengembangan akuntansi, mangajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.&lt;br /&gt;Apa saja persyaratannya bila seseorang ingin memperoleh gelar Akuntan itu? Seseorang itu berhak menyandang gelar Akuntan bila telah memenuhi syarat antara lain: Pendidikan Sarjana jurusan Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi yang telah diakui menghasilkan gelar Akuntan, seperti UI, UGM, UNHAS, USU dan sebagainya, atau perguruan tinggi swasta yang berafiliasi ke salah satu perguruan tinggi yang telah berhak memberikan gelar Akuntan. Selain itu juga bisa mengikuti Ujian Nasional Akuntansi (UNA) yang diselenggarakan oleh konsorsium Pendidikan Tinggi Ilmu Ekonomi yang didirikan dengan SK Mendikbud RI tahun 1976.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban Perusahaan melaksanakan Pembukuan/Akuntansi di Indonesia&lt;br /&gt;Mengapa Perusahaan diwajibkan melakukan pembukuan/akuntansi? Di Indonesia kewajiban melakukan pembukuan setiap perusahaan didasarkan pada Kitab Undang Undang Hukum Dagang (KUHD) pasal 6, yang berbunyi: Tiap-tiap orang yang melakukan/menjalankan perusahaan menyelenggarakan pembukuan perusahaan, sehingga diketahui segala hak dan kewajibannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mendapatkan informasi informasi tentang transaksi keuangan dan transaksi barang agar dapat ditentukan dengan tepat kebijaksanaan selanjutnya. Selain KUHD pasal 6, juga UU Pajak tahun 2000 pasal 28 ayat 1 - 12 yang mewajibkan perusahaan menyelenggarakan pembukuan perusahaan, sehingga diketahui hak dan kewajibannya.&lt;br /&gt;Pembukuan yang baik memudahkan pengusaha menghitung laba rugi dan menentukan besarnya pajak yang harus dibayar. Begitu pula pembukuan yang diselenggarakan dengan baik akan memungkinkan investor melakukan penilaian keadaan perusahaan apakah sehat atau tidak. Untuk menambah pemahaman Anda, dapat kembali melihat dan mempelajari ringkasan materi pelajaran berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Dasar Akuntansi&lt;br /&gt;Konsep dasar akuntansi suatu konsep yang berlaku secara umum tentang suatu asumsi, anggapan, pandangan maupun pendapat dalam menyajikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Seperti konsep kesatuan usaha, konsep harga perolehan, konsep kesinambungan, dan sebagainya. Baiklah, untuk lebih jelasnya mari dilanjutkan beberapa contoh konsep dasar akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Konsep Kesatuan Usaha&lt;br /&gt;Dalam konsep kesatuan usaha ini, perusahaan merupakan suatu kesatuan ekonomi yang terpisah dari pihak yang berkepentingan dengan sumber perusahaan. Artinya keuangan perusahaan terpisah dari pemilik, terpisah dari keuangan karyawan dan terpisah pula dari keuangan pada direksi. Sehingga perusahaan dianggap sebagai satu kesatuan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Konsep Harga Perolehan&lt;br /&gt;Artinya konsep ini adalah setiap transaksi pembelian satu barang harus dicatat sebesar harga perolehan tersebut. Contohnya, dibeli sebuah mesin seharga Rp. 9.500.000,00 sebelum operasi masih diperlukan biaya pemasangan Rp. 400.000,00 maka harga perolehan menjadi Rp. 9.900.000,00 (Rp.9.500.000,00 + Rp. 400.000,00). Sehingga nilai inilah yang dicatat dalam akuntansi. Harga perolehan adalah jumlah uang yang dikeluarkan untuk memperoleh satu unit barang atau jasa dalam pertukaran sampai barang tersebut siap dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Konsep Kesinambungan&lt;br /&gt;Perusahaan dalam melakukan kegiatan usahanya, tentunya berupaya untuk melaksanakan kegiatan perusahaan secara berkesinambungan atau terus menerus. Dalam proses usaha itu, senantiasa dibuat laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang disusun secara berkala dapat dibandingkan sehingga diperoleh informasi tentang kemajuan atau kemunduran usaha. Dengan membandingkan laporan keuangan dari satu periode dengan periode lainnya dapat diperoleh suatu data yang pasti tentang naik turunnya pendapatan dan beban, sebagai dasar dalam membuat suatu kebijaksanaan untuk kemajuan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Konsep Pengukuran dengan Uang&lt;br /&gt;Pengukuran dengan nilai uang artinya seluruh informasi utama dalam laporan keuangan itu diukur dengan satuan ukur uang, karena uang sudah umum digunakan untuk mengukur aktiva, kewajiban perusahaan serta perubahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Periode Akuntansi&lt;br /&gt;Kegiatan perusahaan dipisahkan dalam periode-periode. Penyajian informasi berupa laporan keuangan dibuat secara berkala akan membantu pihak yang berkepentingan dalam mengambil suatu keputusan. Misalnya per tahun, triwulan atau semesteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Penetapan Beban dan Pendapatan&lt;br /&gt;Penetapan beban dan pendapatan perusahaan diakui dalam periode yang bersangkutan, sehingga beban dan pendapatan yang terjadi benar-benar sudah direalisasi. Perhitungan laba/rugi yang dilaporkan menggambarkan keadaan yang sebenarnya dalam suatu periode tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Yusuf haryono, Dasar-dasar Akuntansi, Edisi keempat, Yogyakarya: BP Ilmu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, 1992.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.gudang-info.com/"&gt;http://www.gudang-info.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-5527888000115488987?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/5527888000115488987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi_25.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5527888000115488987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5527888000115488987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi_25.html' title='Dasar-dasar Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-8336833160474981702</id><published>2009-10-25T21:39:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:41:14.861-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Standard Auditing'/><title type='text'>Sepuluh standard auditing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;a. Standar Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis cukup sebagai auditor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan, independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;b. Standar Pekerjaan Lapangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus di supervisi dengan semestinnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan , pengajuan pertanyaan , dan konfirmasi sebagai dasar yang memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;c. Standar Pelaporan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laporan audit harus menunjukkan keadaan yang didalam prinsip akuntansi tidak secara konsisten diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan dalam hubungannya dengan prinsip akuntansi yang diterapkan dalam periode sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai, kecuali dinyatakan lain dalam laporan audit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laporan audit harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan atau suatu asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diberikan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;sumber : &lt;a href="http://ariqreload.blogspot.com"&gt;http://ariqreload.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-8336833160474981702?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/8336833160474981702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/sepuluh-standard-auditing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8336833160474981702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8336833160474981702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/sepuluh-standard-auditing.html' title='Sepuluh standard auditing'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-6598271200637562287</id><published>2009-10-25T21:35:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:36:27.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar-Dasar Akuntansi'/><title type='text'>Prinsip-Prinsip Dasar Akuntansi</title><content type='html'>&lt;a href="http://zonaakuntansi.blogspot.com/"&gt;Akuntansi&lt;/a&gt; telah didefinisikan sebagai, oleh Profesor Akuntansi di University of Michigan William A Paton memiliki satu fungsi dasar: "memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan ekonomi. Fungsi ini terkait erat dengan dua fase: 1) mengukur dan arraying data ekonomi; dan 2 ) mengkomunikasikan hasil proses ini kepada pihak yang berkepentingan". Inilah &lt;b&gt;Prinsip-Prinsip Dasar Akuntansi&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, sebuah perusahaan akuntan secara berkala mengukur laba dan rugi selama satu bulan, seperempat atau tahun fiskal dan mempublikasikan hasil-hasil ini dalam sebuah pernyataan laba rugi itu disebut laporan laba rugi. Pernyataan ini meliputi unsur-unsur seperti piutang (apa yang berhutang kepada perusahaan) dan utang dagang (perusahaan apa yang berutang). Ini juga bisa sangat rumit dengan subyek seperti laba ditahan dan &lt;i&gt;depresiasi&lt;/i&gt; dipercepat. Ini pada tingkat yang lebih tinggi akuntansi dan dalam organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak &lt;a href="http://zonaakuntansi.blogspot.com/2009/09/apa-itu-accounting.html"&gt;akuntansi&lt;/a&gt; meskipun, juga berkaitan dengan pembukuan dasar. Ini adalah proses yang mencatat setiap transaksi; setiap tagihan dibayar, setiap sen berutang, setiap dolar dan sen menghabiskan dan diakumulasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi para pemilik perusahaan, yang dapat individu pemilik atau jutaan pemegang saham yang paling berkaitan dengan ringkasan dari transaksi ini, yang terkandung dalam laporan keuangan. Meringkas laporan keuangan aset perusahaan. Nilai aset adalah apa biaya ketika pertama kali diperoleh. &lt;b&gt;Laporan keuangan&lt;/b&gt; juga mencatat apa sumber aset itu. Beberapa aset dalam bentuk pinjaman yang harus dibayar kembali. Keuntungan juga merupakan aset bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam apa yang disebut &lt;i&gt;double-entry pembukuan&lt;/i&gt;, kewajiban juga diringkas. Jelas, sebuah perusahaan ingin menunjukkan jumlah yang lebih tinggi untuk mengimbangi aset kewajiban dan menunjukkan keuntungan. Pengelolaan kedua elemen adalah inti dari akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sistem untuk melakukan hal ini; tidak setiap perusahaan atau individu dapat merancang sistem mereka sendiri untuk akuntansi; hasilnya akan kekacauan!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://zonaakuntansi.blogspot.com"&gt;http://zonaakuntansi.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-6598271200637562287?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/6598271200637562287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-prinsip-dasar-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6598271200637562287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6598271200637562287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-prinsip-dasar-akuntansi.html' title='Prinsip-Prinsip Dasar Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-5565202139672299944</id><published>2009-10-25T21:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:34:07.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dasar-Dasar Akuntansi'/><title type='text'>Dasar-Dasar Akuntansi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pengertian Dan Prinsip Akuntansi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuntansi berkaitan dengan cara-cara atau teknik pencatatan, penggolongan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;merangkum, dan melaporkan transaksi keuangan suatu perusahaan/organisasi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;dalam periode tertentu yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;penilaian kinerja. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan paparan mengenai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;kegiatan-kegiatan akuntansi tersebut di atas, prinsip akuntansi, laporan keuangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;dan analisisnya. Rasanya sulit merangkum semua paparan dalam suatu tulisan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;pendek, tapi fokus dari tulisan ini adalah mencoba memberikan pedoman umum &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;mengenai akuntansi dan bagaimana membaca kinerja suatu perusahaan/organisasi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;yang tercermin dalam laporan keuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Apa sebenarnya perbedaan antara pembukuan dan akuntansi? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Pembukuan: hanya kegiatan pencatatan dari kejadian ekonomi/&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;transaksi bisnis (salah satu dari proses akuntansi) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;Akuntansi: melibatkan seluruh proses akuntansi (pencatatan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;penggolongan, peringkasan, penyiapan laporan keuangan) &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Siklus, persamaan, dan metode pencatatan Akuntansi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya siklus akuntansi dimulai dari adanya transaksi bisnis (business &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;transaction) dan penyiapan dokumen yang berkaitan dengan transaksi tersebut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;(documents of source). Dari dokumen ini kita melakukan penjurnalan dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;penggolongan (posting) ke dalam buku besar (general ledger) sesuai dengan jenis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;transaksinya. Dari buku besar, kita melakukan kompilasi ke neraca percobaan (trial &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;balance). Neraca percobaan merupakan sumber untuk membuat laporan keuangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"&gt;(financial statement) dalam bentuk laporan laba-rugi dan neraca. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ilustrasi Proses Akuntansi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnal (Journal)&lt;br /&gt;Jurnal bisa berbentuk dua-kolom ataupun multi-kolom. Kegunaannya sama, dan keduanya memuat debit dan kredit. Perbedaannya hanya pada layout-nya. Jurnal dua-kolom digunakan untuk jurnal umum. Multi-kolom umumnya digunakan untuk pengeluaran/penerimaan kas, karena satu kolom untuk kredit/debit yang selalu sama dan kolom-kolom lainnya adalah biaya/sumber penerimaan yang bermacam-macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Laporan keuangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Keuangan memberikan informasi mengenai kinerja keuangan yang meliputi laporan laba-rugi, neraca, dam laporan arus kas, yang berguna dalam pengambilan keputusan. Tujuan pembuatan laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi mengenai prospek arus kas, kondisi keuangan, kinerja dan laba, dan pembiayaan. Disamping itu, laporan keuangan dapat digunakan untuk membuat keputusan dan menilai kinerja manajemen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-5565202139672299944?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/5565202139672299944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5565202139672299944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/5565202139672299944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/dasar-dasar-akuntansi.html' title='Dasar-Dasar Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2096578408284720446</id><published>2009-10-25T21:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:33:00.070-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip akuntansi'/><title type='text'>Prinsip-Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Layaknya laporan yang baik, tentunya harus mengikuti standar baku yang sudah ditetapkan. Bahwa ada berbagai perbedaan antara perusahaan satu dan perusahaan lain dalam menyampaikan akun-akun di laporan keuangan, namun secara umum, tetap mengikuti aturan baku yang ditetapkan secara umum. Standar baku ini, di Negeri Paman Sam, dikenal dengan istilah prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;generally acceptance accounting principles&lt;/span&gt;= GAPP), sedangkan di Indonesia dikenal dengan Pernyataan Standar Akuntansi Indonesia (PSAK). Tujuannya jelas, sebagai standar untuk dapat membandingkan kinerja dan posisi keuangan perusahaan satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan baku ini penting kerena memberikan standar. Ilustrasinya begini, anggaplah kita membandingkan dua buah apel. Apel yang satu hanya diketahui beratnya sebesar 2 ons, sedangkan apel yang satu lagi hanya diketahui bahwa kandungan airnya 60%. Akan sangat sulit membandingkan keduanya. Untuk membandingkan keduanya, harus digunakan satu standar yang diberlakukan sama pada kedua apel tersebut. Dalam kasus ini standar yang dipakai misalnya satuan berat (misalnya: ons). Dengan demikian kedua apel tadi lebih mudah untuk dibandingkan. Begitu juga dengan membandingkan posisi dan kinerja keuangan perusahaan, perlu adanya standar pengukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks standar akuntansi yang berlaku umum, ada dua konsep yang harus dipenuhi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsep entitas usaha&lt;/span&gt;, membatasi data ekonomi dalam sistem akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha. Perusahaan dianggap sebuah entitas yang terpisah dari pemilik, kreditur, dan pihak yang berkepentingan lainnya. Misalnya, seorang konsultan perorangan yang sekaligus sebagai seorang kepala keluarga, harus memisahkan antara perusahaannya sebagai konsultan dan keuangan keluarganya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsep biaya&lt;/span&gt;. Bahwa nilai suatu aset dicatat berdasarkan nilai perolehannya. Bukan berdasarkan nilai pasar, atau nilai penawaran. Konsep biaya ini didukung dengan dua konsep lain, yaitu:&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Konsep objektivitas, yang melandaskan pencatatan dan pembukuan laporan akuntansi pada bukti objektif. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsep unit pengukuran yang mensyaratkan data ekonomi dicatat dalam satuan mata uang. Bila di Indonesia kita menggunakan rupiah (Rp.) tetapi di negara lain tentunya disesuaikan dengan jenis mata uang yang dipegang negara yang bersangkutan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.keuanganpraktis.com"&gt;http://www.keuanganpraktis.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2096578408284720446?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2096578408284720446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-prinsip-akuntansi-yang-berlaku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2096578408284720446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2096578408284720446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-prinsip-akuntansi-yang-berlaku.html' title='Prinsip-Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-6911300927529938157</id><published>2009-10-25T21:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:29:36.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip akuntansi'/><title type='text'>Prinsip Akuntansi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_RZnO-3zbv0g/SpOQuxrgHtI/AAAAAAAAAEI/x1b96gwuky8/s1600-h/Akuntansi+6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373797913667313362" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 113px; height: 125px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_RZnO-3zbv0g/SpOQuxrgHtI/AAAAAAAAAEI/x1b96gwuky8/s200/Akuntansi+6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di bidang akuntansi dan keuangan terutama audit di Indonesia, dikenal istilah “prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia” (merupakan padanan dari frasa “generally accepted accounting principles”) adalah suatu istilah teknis &lt;a title="Akuntansi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi"&gt;akuntansi&lt;/a&gt; yang mencakup konvensi aturan, dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi &lt;a title="Standar praktik akuntansi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Standar_praktik_akuntansi"&gt;praktik akuntansi&lt;/a&gt; yang berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu. Prinsip akuntansi yang berlaku umum di suatu wilayah tertentu mungkin berbeda dari prinsip akuntansi yang berlaku di wilayah lain. Oleh karena itu, untuk laporan keuangan yang akan didistribusikan kepada umum di &lt;a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;, harus disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Sesuai standar pelaporan pertama dari &lt;a class="mw-redirect" title="Standar auditing" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Standar_auditing"&gt;standar auditing&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" title="Laporan auditor (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laporan_auditor&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;auditor dalam laporannya&lt;/a&gt; akan mengungkapkan dalam apakah laporan keuangan yang diaudit telah disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-6911300927529938157?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/6911300927529938157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-akuntansi_25.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6911300927529938157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6911300927529938157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-akuntansi_25.html' title='Prinsip Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_RZnO-3zbv0g/SpOQuxrgHtI/AAAAAAAAAEI/x1b96gwuky8/s72-c/Akuntansi+6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-9211060711089458429</id><published>2009-10-25T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:13:09.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistim Akuntansi'/><title type='text'>Kerangka Sistim Akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;System informasi akuntansi (SIA) adalah suatu fungsi yang melaksanakan tugas pengolahan data financial menjadi informasi yang dibutuhkan bagi pemakai di dalam maupun di luar perusahaan. SIA bertanggungjawab menyediakan informasi  keuangan bagi tiap elemen lingkungan kecuali pesaing. Sehubungan dengan kebutuhan informasi keuangan adalah kebutuhan manajemen level atas sehingga SIA hanya melayani informasi yang berorientasi kepada manajemen level  atas tersebut. &lt;span id="more-45"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem Komputer akuntansi berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan dimana yang dibutuhkan bukan hanya financial melainkan juga operasional (non financial) dan yang membutuhkan informasi bukan hanya manajemen level atas melainkan semua level manajemen. System Akuntansi komputer mendukung manajemen terbuka, Namun masih banyak organisasi yang menerapkan manajemen tertutup. &lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/tugas-pengolahan-data.html"&gt;Tugas Pengolahan Data&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/persamaan-akuntansi.html"&gt;Persamaan Akuntansi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-akuntansi.html"&gt;Prinsip Akuntansi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/buku-besar.html"&gt;Buku Besar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;System akuntansi pokok terdiri dari klasifikasi rekening Buku besar, Jurnal dan bukti transaksi. Masing-masing unsur tersebut saling terkait membentuk suatu prosedur pencatatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut ini adalah hubungan masing-masing unsur dengan prosedur lainnya&lt;/p&gt; &lt;table style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" class="MsoTableGrid" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;System dan Prosedure&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Jurnal&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Bukti transaksi&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Buku Besar&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;1. Penjualan&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Penjualan&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Faktur penjualan&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Rekening Piutang, penjualan&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;2. Penerimaan Kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Bukti Penerimaan kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Rekening piutang, dan kas&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;3. Pembelian&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Pembelian&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Faktur Pembelian&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Rekening Persediaan barang&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;4. Pengeluaran Kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Bukti Pengeluaran Kas&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Rekening Utang dan Kas&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 1.45in;" valign="top" width="139"&gt;5. Payroll&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 63pt;" valign="top" width="84"&gt;Umum&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 117pt;" valign="top" width="156"&gt;Daftar Gaji/ Faktur biaya&lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 153pt;" valign="top" width="204"&gt;Rekening Gaji &amp;amp; Upah, Potongan, Utang gaji&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; Tabel di atas menunjukan bahwa dari setiap prosedure akan menghasilkan bukti transaksi. Catatan  dalam jurnal akan diposting ke rekening buku besar.  Tabel tersebut adalah sekedar untuk menunjukan hubungan antar elemen, dalam pelaksanaanya dapat bervariasi, tergantung dari metode yang dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-9211060711089458429?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/9211060711089458429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/kerangka-sistim-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/9211060711089458429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/9211060711089458429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/kerangka-sistim-akuntansi.html' title='Kerangka Sistim Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-475334874189833486</id><published>2009-10-25T21:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:10:04.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntasni'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku besar'/><title type='text'>Buku besar</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 8px; margin-left: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Buku besar adalah catatan akhir yang merupakan kumpulan rekening neraca dan rugilaba yang merangkum catatan akuntansi. Jumlah rekening yang digunakan oleh perusahaan tergantung pada jenis perusahaan, Besar kecilnya perusahaan dan informasi yang dibutuhkan. Bila ruang lingkup&lt;span id="more-49"&gt;&lt;/span&gt; perusahaan sudah cukup luas, akan terdapat jumlah transaksi yang cukup besar. Dalam hal ini &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;catatan dalam rekening buku besar perlu keterangan lebih rinci maka dilakukan dengan cara membuat buku pembantu yang berbentuk rekening-rekening, sehingga dapat dikatakan buku pembantu adalah rincian rekening-rekening dalam buku besar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 8px; margin-left: 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;contoh beberapa buku Besar Buku Besar Kas, Piutang, Persediaan, mesin dan perlengkapannya, utang, Biaya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;contoh beberapa buku Besar pembantu biaya Pembantu overhead, biaya administrasi umum, biaya penjualan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal; font-size: 10.9pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Tidak semua rekening buku besar perlu dibuat buku pembantu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-475334874189833486?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/475334874189833486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/buku-besar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/475334874189833486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/475334874189833486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/buku-besar.html' title='Buku besar'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-8042093093637179367</id><published>2009-10-25T21:08:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:09:10.677-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prinsip akuntansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Prinsip akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dalam “Prinssip Akuntansi Indonesia” yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia  disebutkan maksud laporan akuntansi antara lain :  (telah diperbaharui dengan Standar Akuntansi Keuangan namun prinsip dasarnya adalah sama).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perusahaan terpisah dengan pemilik dan perusahaan lainnya, maksudnya akuntansi membedakan asset yang menjadi asset perusahaan dan asset milik pribadi pemilik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memenuhi keperluan, yaitu informasi yang dihasilkan akuntansi mempunyai tujuan yang jelas. Tidak asal dibuat. Hal ini menyebabkan sistem akuntansi suatu perusahaan tidak sama dengan sistem akuntansi perusahaan lainnya, karena setiap perusahaan mempunyai kebutuhan berbeda sesuai dengan pengaruh lingkungannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memberikan informasi keuangan secara  kwantitatif mengenai perusahaan tertentu agar pemakai/manajemen dapat mengambil keputusan ekonomi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya  sehingga membantu pemakai/manajemen dalam menaksir kemampuan perusahaan memperoleh laba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyajikan informasi mengenai perubahan-perubahan harta dan kewajiban serta informasi lainnya yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bermutu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Relevan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelas dan dapat dimengerti&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat diuji&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat dibandingkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lengkap&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Netral&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-8042093093637179367?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/8042093093637179367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8042093093637179367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/8042093093637179367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/prinsip-akuntansi.html' title='Prinsip akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-6545742025247183617</id><published>2009-10-25T21:06:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:08:13.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Persamaan Akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pada dasarnya semua pekerjaan akuntansi  berkisar pada pengetahuan dasar akuntansi yaitu “Persamaan Akuntansi”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ASSETS = EQUITIES&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Assets   =    Semua harta (kekayaan ) yang dimiliki oleh suatu perusahaan seperti uang tunai, Gedung, tanah dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Equities =   klaim atas kepemilikan kekayaan  tersebut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber kekayaan suatu perusahaan dapat berasal dari pemilik perusahaan (modal) dan pinjaman  dari pihak tertentu (hutang)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehingga persamaan akuntansi  menjadi :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ASSETS = HUTANG + MODAL (ASSETS = LIABILITIES + CAPITAL)&lt;/p&gt; Setiap transaksi yang dicatat ke dalam persamaan akuntansi tidak akan mempengaruhi keseimbangan  ruas kiri dan ruas kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-6545742025247183617?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/6545742025247183617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/persamaan-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6545742025247183617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/6545742025247183617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/persamaan-akuntansi.html' title='Persamaan Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-3371828264036286484</id><published>2009-10-25T21:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T21:05:25.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengolahan Data'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Tugas Pengolahan Data</title><content type='html'>&lt;p&gt;Tugas pengolahan data yang dilakukan SIA meliputi 4  tugas dasar  sbb :&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;strong&gt;Pengumpulan data. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Setiap tindakan dijelaskan oleh suatu catatan data. Bila tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan disebut transaksi. Pelaku bisnis dan accounting umumnya hanya memperhatikan transaksi yang mempunyai nilai finansial.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;strong&gt;Manipulasi Data. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Data perlu dimanipulasi untuk dapat diubah menjadi informasi  yang berguna. Operasi manipulasi data meliputi pengklasifikasian, Penyortiran, Perhitungan, dan pengikhtisaran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;strong&gt;Penyimpanan data. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Terdapat banyak transaksi pada setiap perusahaan. Setiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data. Data tersebut perlu disimpan di suatu tempat dan harus dapat ditemukan dengan mudah bila data tersebut dibutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;strong&gt;Penyiapan Dokumen. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;SIA menghasilkan output untuk perorangan maupun organisasi di dalam maupun di luar perusahaan.  Output tersebut dipicu dengan dua cara :&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#800080;"&gt;Oleh suatu tindakan&lt;/span&gt;  Output dihasilkan bila sesuatu terjadi. Seperti contoh tagihan disiapkan pada saat terjadi pesanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:#993366;"&gt;Oleh Jadwal&lt;/span&gt;  Output dihasilkan pada suatu saat tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umumnya output berupa dokumen, namun semakin banyak pemakai menggunakan visual (tampilan layar) untuk memperoleh informasi yang tepat waktu dan tepat guna, tanpa harus menunggu laporan rutin dari bagian akuntansi yang diterbitkan sesuai jadwal. akses informasi dapat dilakukan secara local maupun global dengan menggunakan fasilitas umum.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan uraian di atas dapat di katakan bahwa tanggungjawab mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data serta membuat laporan transaksi keuangan merupakan bagian dari tanggung jawab bagian akuntansi. Bagian lain seperti bagian penjualan, bagian pembelian, bagian keuangan adalah  bagian operasional yang menyiapkan bukti-bukti transaksi, sedangkan bagian IT adalah bagian yang mensupport fasilitas pengolahan data mencakup sofware, hardware termasuk pemilihan tekhnologi serta memegang tanggung jawab terhadap keamanan sistem data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akuntansi komputer adalah sistem akuntansi yang mengautomatisasi transaksi bisnis dengan menerapkan manajemen terbuka, sehingga  informasi akuntansi dapat diperoleh langsung melalui terminal yang tersebar dilingkungan perusahaan. Dengan tersediaanya fasilitas ini  memungkinkan manajemen mendapat informasi melalui media visual pada monitor yang tersedia  diruangannya sendiri tanpa harus menunggu laporan rutin yang diterbitkan bagian akuntansi.&lt;/p&gt; Pada akuntansi manual, semua tanggungjawab pengolahan data dan pelaporan baik laporan keuangan maupun laporan operasional adalah tugas bagian akuntansi. Pada akuntansi komputer Laporan-laporan yang bersifat operasional dapat langsung diterbitkan oleh bagian terkait, sehingga tanggungjawab bagian akuntansi menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-3371828264036286484?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/3371828264036286484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/tugas-pengolahan-data.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/3371828264036286484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/3371828264036286484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/tugas-pengolahan-data.html' title='Tugas Pengolahan Data'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-2373245760011671908</id><published>2009-10-25T20:50:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T20:51:19.299-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntansi'/><title type='text'>Perkembanganan Sistim Akuntansi</title><content type='html'>&lt;p&gt;System akuntansi berkembang seiring dengan pekembangan perusahaan, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengetahuan karyawan dan penggunaan teknologi. Dengan munculnya komputer, semakin banyak data yang dapat diolah menjadi informasi baik yang bersifat finansial maupun non finansial, Pengolahan data dapat dilakukan baik secara terpusat maupun terdistribusi. Namun bannyak fakta menunjukan kehadiran komputer tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku bisnis. Keterlambatan laporan masih saja merupakan kendala yang dihadapi, bahkan banyak pelaku bisnis terjebak dalam kesemrawutan informasi. Hal ini terjadi karena kurangnya pengendalian dan pemahaman akuntansi, sehingga menghasilkan banyak informasi yang tidak berguna, dan tidak memenuhi prinsip akuntansi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokumen dasar yang digunakan sebagai bukti transaksi pada suatu system sangat menentukan tingkat pencapaian tujuan perusahaan. Kekurangan atau dokumen dasar kurang berkualitas menyebabkan tidak berjalannya informasi sesuai dengan yang dibutuhkan, sebaliknya kelebihan dokumen dasar dapat menimbulkan keruwetan dalam pengolahan data sehingga memicu terjadinya kesalahan entry data yang menyebabkan terjadinya kesalahan berantai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dokumen dasar yang berkualitas dapat dihasilkan berbagai bentuk informasi yang akurat. Perubahan yang dilakukan pada dokumen dasar akan menyebabkan perubahan pada procedure pengolahan data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Walaupun pada dasarnya setiap perusahaan mengolah data dengan cara yang sama namun besar kecil perusahaan, jenis usaha dan teknologi yang digunakan serta pengaruh sumber daya lainnya menyebabkan system akuntansi satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;System yang disusun oleh suatu perusahaan belum tentu dapat diterapkan pada perusahaan lain sekalipun jenis usahanya sama karena dalam prakteknya system akuntansi sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Pertumbuhan ekonomi memicu perkembangan bidang usaha semakin kompleks. Hal demikian mengharuskan akuntan untuk memperoleh keahlian yang tinggi dalam spesialisasi. Menurut jenis kegiatannya akuntansi dapat diklasifikasi menjadi beberapa golongan yang saling berkaitan satu dengan lainnya :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;A. Akuntansi financial (financial accounting)&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;· Auntansi Biaya (cost Accounting)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· Akuntansi anggaran (Budgetary Accounting)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· Akuntansi pajak (tax accounting)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· Pemeriksaan akuntansi (auditing)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;B. Akuntansi manajemen&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;· Akuntansi strategis (planning)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· Akuntansi pemerintahan dan lembaga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· System Akuntansi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· System distribusi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· System Inventory&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· System Penjualan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;· System Komputer akuntansi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  System Akuntansi komputer adalah suatu system akuntansi yang mengalami perubahan akibat pengaruh penggunaan teknologi komputer. System ini menciptakan banyak kemudahan dalam menyelesaikan persoalan akuntansi namun tetap memenuhi prinsip-prinsip akuntansi. Sebaliknya system komputer akuntansi dapat menimbulkan banyak masalah bila tidak diikuti peningkatan sumberdaya manusianya. Dalam terapan teknologi, tingkat kemampuan pemakai dalam menggunakan teknologi komputer sangat menentukan. Tingkat pengetahuan karyawan dan kecenderungan personal untuk mempertahankan kebiasaannya merupakan hambatan utama dalam pengembangan system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com/"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-2373245760011671908?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/2373245760011671908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/perkembanganan-sistim-akuntansi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2373245760011671908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/2373245760011671908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/perkembanganan-sistim-akuntansi.html' title='Perkembanganan Sistim Akuntansi'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1544059479362396878.post-3666998740591463444</id><published>2009-10-25T20:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T20:45:48.176-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akuntasni'/><title type='text'>Beda System Akuntansi manual dengan System Akuntansi Komputer</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sampai saat ini masih banyak akuntan yang menggunakan komputer tetap mempertahankan prosedur-prosedur akuntansi manual. Akibatnya proses akuntansi tetap menjadi hal yang membosankan. Banyak mereka yang menggunakan komputer hanya sebagai pengganti mesin tik. Akuntansi semacam ini belumlah dapat dikatakan sistem akuntansi komputer.&lt;span id="more-264"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karakteristik Akuntansi System Manual&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;Berfungsi sebagai filter&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakai informasi akuntansi hanya dapat memanfaatkan informasi akuntansi setelah fungsi akuntansi menyajikan Laporan Keuangan kepada pemakai laporan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdimensi tunggal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data akuntansi dicatat dalam buku besar dan buku pembantu dan buku catatan ini dijaga dengan ketat di satu tempat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meninggalkan jejak audit yang mudah diperiksa kembali&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Proses pengolahan data akuntansi banyak melibatkan manusia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengendalian terhadap personal dilaksanakan melalui pemberlakuan banyak aturan dan penggunaan jenjang organisasi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Karakteristik Akuntansi Sistem Akuntansi Komputer&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;div&gt;Menghasilkan buku besar yang berfungsi sebagai gudang data&lt;/div&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakai informatika akuntansi terdapat memanfaatkan informasi akuntansi dengan akses secara langsung ke shared database&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghasilkan informasi dan Laporan keuangan multidimensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data akunting dicatat dalam buku besar dan buku pembantu yang di selenggarakan secara elektronik dalam bentuk shared database&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Informasi dapat ditampilkan secara visual screen maunpun print-out.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sangat mengandalkan pada berfungsinya kapabilitas perangkat keras dan perangkat lunak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jejak audit dalam sistem informasi akuntansi komputer menjadi tidak terlihat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi keterlibatan manusia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengubah kekeliruan yang bersifat acak kekeliruan yang bersistem&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rentan tehadap akses tanpa izin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menimbulkan risiko kehilangan data&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menuntut pengintegrasian fungsi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghilangkan sistem otorisasi tradisional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menuntut pengetahuan pekerja untuk menjalankan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MukhlizulHamdi, SE, MSi, Ak&lt;br /&gt;pada &lt;a href="http://zulidamel.wordpress.com"&gt;http://zulidamel.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1544059479362396878-3666998740591463444?l=akkomp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akkomp.blogspot.com/feeds/3666998740591463444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/beda-system-akuntansi-manual-dengan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/3666998740591463444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1544059479362396878/posts/default/3666998740591463444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akkomp.blogspot.com/2009/10/beda-system-akuntansi-manual-dengan.html' title='Beda System Akuntansi manual dengan System Akuntansi Komputer'/><author><name>H4r1</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-RVrhw4QEdjE/TZ3loKFDBUI/AAAAAAAAAj4/btsDn9MIm6w/s220/Hariyono21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
